Dikira penculik anak, wanita di Pesanggrahan ternyata gangguan jiwa

Kamis, 25 Oktober 2018 22:01 Reporter : Ronald
Dikira penculik anak, wanita di Pesanggrahan ternyata gangguan jiwa Ilustrasi penculikan anak. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang ibu rumah tangga usia sekitar 40-an diamankan pihak kepolisian. Pasalnya, ibu yang belum diketahui identitasnya itu diduga melakukan penculikan terhadap dua orang bocah lelaki yakni ZAG (5) dan MKA (6) di Jalan Mawar 2, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, siang tadi. Beruntung aksi itu dapat digagalkan oleh orangtua yang curiga terhadap pelaku.

"Warga yang curiga menangkap pelaku dan menduga bahwa pelaku adalah pelaku penculikan anak," kata Kapolsek Pesanggarahan, Kompol Maulana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/10).

Katanya, warga curiga perempuan itu adalah sindikat penculik lantaran berulang kali coba memberikan minuman pada anak-anak di kawasan tersebut selain dua calon korban tersebut. Namun, usai melakukan pemeriksaan alhasil perempuan itu bukanlah sindikat penculik.

"Perempuan itu ternyata mengalami gangguan kejiwaan," ujarnya.

Atas hal tersebut, lanjutnya, lantas ibu itu pun tak ditahan namun diserahkan ke Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk dilakukan pembinaan.

"Setelah melihat proses assesment, pihak keluarga (korban) juga diberikan pemahaman langsung dari Sudinsos dan yakin bahwa hasil assesment sementara menyatakan bahwa orang yang diduga pelaku (penculikan) mengalami gangguan kejiwaan," pungkasnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Penculikan Anak
  2. Gangguan Jiwa
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini