Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Penjaga Pompa Waduk Pluit Kaget 'Digeruduk' Jokowi

Cerita Penjaga Pompa Waduk Pluit Kaget 'Digeruduk' Jokowi Operator Pompa Air Waduk Pluit. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek fasilitas pompa air di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Kehadiran Jokowi untuk melihat kondisi debit air serta mesin pompa air.

Hengky Kurniawan, salah seorang Operator Pompa Air Waduk Pluit ini mengaku sangat terkejut dengan kedatangan Jokowi tersebut. Sebab menurut dia, kehadiran Presiden Jokowi tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu.

"Jadi Pak Jokowi datang tanpa konfirmasi ke kita terlebih dahulu. Awalnya kita aktifitas seperti biasa teman-teman, bebersih, lalu pengecekan pompa, setiap hari kita lakukan seperti itu," kata Hengky kepada merdeka.com di lokasi, Jakarta, Jumat (3/1).

"Nah ketika kita lakukan seperti itu, tiba-tiba ada ajudan (presiden) masuk, enggak lama Pak Jokowi datang," tambahnya.

Kedatangan Jokowi untuk melihat kondisi pompa air. Terlebih setelah ibu kota dilanda banjir sejak awal tahun kemarin.

"Pak Jokowi datang ke sini ingin melihat kondisi di sini, pompa di sini ini seperti apa. Apakah baik-baik saja dan kondisi ketinggian air waduknya udah sejauh mana, Pak Jokowi ingin melihat itu," ujar dia.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi mengecek kondisi pompa waduk pluit selama 30 menit. Menurut dia, saat mengecek Presiden Jokowi mempertanyakan fungsi pompa air.

"Iya (lihat mesin), Pak Jokowi sempat lihat ke dalam ingin tahu seperti apa pompanya. Jadi kita jelaskan, kita semua pompa nyala. Tapi pompa yang nyala kita sesuaikan sama ketinggian air, seperti itu kita jelaskan tadi," jelasnya.

"Mengecek peralatan, melihat kondisi air lautnya sudah surut, baru Pak Jokowi kembali ke aktivitas yang lain," tambahnya.

Tanggapan Warga Waduk Pluit Tak Lagi Banjir

Sementara itu, Saodah (57) merasa senang karena sudah tak ada lagi banjir di tempat tinggalnya dari fasilitas pompa air Waduk Pluit. Terlebih sejak adanya penggalian terhadap Waduk Pluit.

"Alhamdulillah sudah enggak ada banjir lagi di sini," kata Saodah.

Saodah merasakan terakhir banjir pada 2013 lalu. Kala itu, kenang dia, banjir cukup banyak merendam rumah warga sekitaran Waduk Pluit.

Meski hujan deras mengguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) pada sebelum pergantian tahun bari 2020 kemarin. Air tak menggenangi wilayah ia tinggal.

"Terakhir itu tahun 2013 yang banjir, setelah itu udah enggak ada lagi. Kemarin hujan deras Alhamdulillah tempat kita enggak banjir, paling cuma berapa meter doang airnya naik itu. Tapi enggak sampai rumah warga kerendam," ujarnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP