Bang Sani: Pembangunan fisik tak mampu entaskan problem sosial
Merdeka.com - Pernyataan petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang mengklaim memberikan berbagai jaminan kepada penduduk yang direlokasi ke rusunawa, agar dapat mempertahankan tingkat kesejahterannya menuai kritik.
Salah satunya dilontarkan Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana. "Faktanya, mereka justru menghadapi hidup yang semakin sulit, karena biaya hidup yang semakin tinggi," ujarnya.
Dia juga menyampaikan, biaya hidup masyarakat di Jakarta meningkat, karena harus membayar uang sewa serta iuran listrik dan air.
Karenanya, Sani, sapaannya, menyarankan seluruh kontestan Pilkada DKI 2017 harus bercermin pada program yang sudah ada, baik baru atau pun yang sebelumnya tak berhasil membangun karakter masyarakat.
Terlebih, lanjutnya, Jakarta hingga kini masih terbelit berbagai problem sosial, termasuk tingginya gini rasio (tingkat kesenjangan), kriminalitas, narkoba, dan lainnya.
"Masyarakat yang semakin tidak peduli satu sama lain. Ego yang semakin tinggi ditambah dengan persoalan klasik, seperti banjir, kemacetan, dan masalah lingkungan," beber politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Adapun solusi untuk mengentaskan masalah itu, menurut Sani, yakni membangun karakter dan akhlak masyarakat.
"Pembangunan yang berorientasi fisik saja tidak akan mampu mengatasi pesoalan tersebut," tutup pria yang juga menjadi Jubir pasangan Anies-Sandi ini. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya