KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Anggota TNI ditusuk celurit peserta sahur on the road di Kemayoran

Minggu, 18 Juni 2017 15:35 Reporter : Ronald
Ilustrasi Penusukan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Satu anggota TNI jadi korban kebrutalan aksi peserta sahur on the road di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (18/6) dini hari tadi. Prada Ananda Puji Santosi warga Komplek Kodam, Pesanggrahan, Jakarta Selatan mengalami luka setelah ditusuk pinggang kiri bagian belakang. Penusukan ini terjadi sebelum pengemudi Ayla menyerang dan menabrak sekelompok orang yang tengah duduk di dekat patung ondel-ondel kemayoran.

Kapolres Jakarta Pusat Suyudi Ario Seto menuturkan, dari keterangan saksi, peristiwa itu bermula dari kelompok peserta sahur on the road menghampiri Muhammad Zaenudin Nagara, anggota TNI yang sedang ngopi di belakang patung ondel-ondel. Kelompok remaja itu berteriak dan memaki.

"Kemudian Prada Ananda menghampiri pihak sahur on the road menanyakan maksudnya apa teriak kasar. Tetapi ada dua orang dari mereka mengeluarkan celurit," ujar Kapolres melalui keterangan tertulis yang diterima merdeka.com.

Melihat itu, Ananda melarikan diri. Namun dia dikejar dari belakang oleh kelompok tersebut. Ananda ditusuk dari belakang dan mengenai pinggang kiri bagian belakang. "Selanjutnya Prada Ananda tetap melarikan diri dan terjatuh," jelasnya.

Muhammad Zaenudin Nagara bersama Kanit Intel Polsek Kemayoran AKP Ninggor Gultom melihat kejadian itu dan langsung membawa korban ke RS Hermina Kemayoran. Setelah membawa korban ke RS, Muhammad Zaenudin Nagara bersama 11 anggota TNI AD dan TNI AL menuju ke depan Polsek Kemayoran untuk menanyakan keberadaan kondisi Ananda. Tetapi saat hendak masuk ke Polsek Kemayoran dia menerima SMS dari salah satu rekannya yang menyebut keberadaannya di Polsek Kemayoran dianggap mau menyerang Polsek.

"Berdasarkan keterangan saksi 1 (satu) bahwa ada korban lain berjumlah 3 orang dari TNI, diantaranya mengalami luka robek di dengkul kaki kanan, jatuh dari motor diduga disabet menggunakan bambu. Namun sebenarnya hanya ada 1 korban anggota TNI yaitu Prada Ananda Puji Santoso," jelasnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.