Alex Noerdin, prestasi dan kontroversi

Kamis, 8 Maret 2012 13:51 Reporter : Laurencius Simanjuntak
Alex Noerdin, prestasi dan kontroversi Alex Noerdin. dok/merdeka.com

Merdeka.com - Karier politik Alex Noerdin mulai menanjak saat ia terpilih menjadi bupati Musi Banyuasin (Muba) pada 2001. Mundur di periode kedua masa jabatan bupati, Alex menjajal Pilgub Sumsel 2008 dan akhirnya menang.

Selama lebih satu dasawarsa menjabat kepala daerah di bumi Sriwijaya, sejumlah prestasi pun ditorehkan Alex. Di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jambi itu, Alex menjadi yang pertama menelurkan program sekolah gratis.

Meski mendapat tentangan dari sejumlah pihak karena program itu dianggap terlalu membebani anggaran daerah, waktu membuktikan kebijakan populis itu berhasil. Bahkan keberhasilan sekolah gratis di Muba, sukses dikapitalisasi menjadi kemenangan di Pilgub Sumsel 2008.

Menjabat Sumsel-1 tidak lantas membuat Alex lupa akan janji kampanyenya. Dan benar saja, sejak Maret 2009 seluruh sekolah di Sumsel digratiskan, baik negeri maupun swasta.

Prestasi Alex sebagai pelopor sekolah gratis itulah yang membuat Mendikbud Muhammad Nuh angkat topi. Atas prestasinya itu, Alex bahkan sempat diundang menjadi pembicara sekolah gratis di berbagai forum pendidikan.

Namun, selain deretan prestasi yang membayangi, sempat muncul kabar tidak sedap tentang Alex Noerdin. Pada 2008, media ramai memberitakan pengakuan Azwirdhi Aminudin bahwa istrinya Andria Sisca selingkuh dengan Alex Noerdin. Bahkan, Azwirdhi sempat menggelar jumpa pers tentang pengalaman pahitnya sebagai suami itu.

Publik banyak yang tidak percaya atas pengakuan Azwirdhi. Apalagi saat itu berdekatan dengan momentum pemilihan Gubernur Sumsel di mana Alex Noerdin akan bersaing melawan pasangan Sjahrial Oesman-Helmi Yahya. Dalam sebuah kesempatan di Musi Banyuasin, ketua DPD Golkar Sumsel itu pun membantah tudingan Azwirdhi dan menyebutnya sebagai fitnah serta kebohongan publik. Kabar itu, tidak lagi berhembus sejak Alex menjabat sebagai Gubernur Sumsel.

Terbaru, Alex juga disebut ikut kecipratan proyek Wisma Atlet Palembang. Alex disebut Mindo Rosalina Manulang, mantan anak buah Nazaruddin, meminta fee 2,5 persen dari total proyek Wisma Atlet sebesar Rp 191 miliar. Meski hal itu sudah dibantahnya, keterangan Rosa itu pulalah yang membuat Alex harus bersaksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.

Kini, pria kelahiran Palembang 9 September 1950 itu akan menjajal Pilgub DKI, setelah partai Golkar memilihnya sebagai kandidat calon. Jika terpilih, mampukah Alex meneruskan prestasi dan melenyapkan kontroversi? [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub DKI
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini