Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan Pemprov DKI pembangunan loop line di Jakarta sangat diperlukan

Alasan Pemprov DKI pembangunan loop line di Jakarta sangat diperlukan Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Sejumlah hal terkait perbaikan sarana dan prasarana transportasi di Jakarta menjadi salah satu pembahasan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya. Termasuk rencana pembangunan jalur lingkar layang atau loop line.

Anies menjanjikan loop line akan dikerjakan segera. Dijelaskan secara rinci oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, pembangunan loop line menjadi salah satu solusi tepat menekan kemacetan utamanya di perlintasan sebidang rel kereta di Jakarta.

Pembangunan itu sangat penting mengingat jadwal perjalanan kereta yang kian padat. Selain itu, pembangunan loop line juga dapat menghindari kecelakaan.

"Makanya salah satu yang dibahas secara garis besar agar mengatasi permasalahannya ya itu dia pembangunan loop line untuk jalur-jalur kereta api yang ada di Jakarta gitu. Loop line mengatasi kemacetan dan mengatasi kecelakaan," ungkap Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/12).

Pembangunan loop line merupakan amanat dari Peraturan Presiden No 83 Tahun 2011 tentang penugasan PT KAI untuk menyelenggarakan prasarana dan sarana kereta api bandar udara Soekarno Hatta dan jalur lingkar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi.

Pembangunan Loop line ini sangat mendesak, walau begitu harus ada persyaratan yang dilengkapi yakni adanya underpass dan fly over. "Ada jalan alternatif. Kalau ada underpass dan flyover tapi tidak ada jalan alternatif ya tidak bisa," kata Andri.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan diperkirakan pembangunan loop line mencapai Rp 12 triliun - Rp 15 triliun. Namun angka tersebut bisa saja terjadi perubahan. "Untuk proyeksi awal ya Rp 12 triliun - Rp 15 triliun," kata Anies sebelumnya.

Anies mengatakan, sebelum dimulai groundbreaking, lebih dulu akan dibuat Detail Engineering Design (DED) dan itu akan segera dimulai dalam waktu dekat.

"Kita berharap nanti lintasan-lintasan kereta api di Jakarta tidak lagi jadi titik-titik kemacetan ini juga membuat volume atau jumlah penumpang kereta api bisa kita tingkatkan karena kereta apinya nanti sudah bisa elevated, tadi itu yang kita diskusikan salah satu," kata Anies.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP