KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ahok: Pasukan Merah diberi pelatihan konstruksi dan bersertifikat

Senin, 20 Maret 2017 23:21 Reporter : Fikri Faqih
Megawati di rumah Lembang. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor dua Basuki Tjahaja Purnama rencananya akan merekrut warga sekitar untuk menjadi Pasukan Merah. Nantinya mereka akan menjadi pekerja harian lepas (PHL) di bawah Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, mereka akan bekerja seperti pasukan Penangan Prasarana Sarana Umum (PPSU). Namun, mereka akan mendapatkan pelatihan terlebih dulu agar nantinya memegang sertifikat ahli konstruksi.

"Tukang bangunan yang punya keterampilan bangunan, makanya dia mesti punya sertifikat. Gimana caranya? Misalnya kita mau pasang atap, kita akan kirim dia ke perusahaan atap baja ringan," katanya di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Dia mengungkapkan, tidak semua orang dapat dengan mudah bergabung menjadi Pasukan Merah. Jika pada tahap pelatihan mereka tak mampu memenuhi standar yang ada, maka tidak akan lolos seleksi. Nantinya akan ada tes yang diberlakukan.

"Kita rekrut dari kelurahan, dari orang kampung itu yang dilatih. Artinya orang yang punya keterampilan di bangunan," jelasnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, Pasukan Merah ini nantinya akan berada di bawah naungan Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta. "Nanti dia (Pasukan Merah) akan jadi semacam PHL dinas perumahan," tutupnya.

[noe]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.