Ahok: 10 tahun lalu orang Betawi udah jual tanah, pindah ke Depok
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kesal disebut sebagai dalang dari banyaknya warga DKI yang menjual tanah ke orang luar dan kemudian seperti 'tersingkirkan' dari ibu kota. Hal ini ditegaskan Ahok dalam menyikapi sejumlah kritikan yang ada selama ini jika dalam kepemimpinannya, banyak orang miskin tersingkirkan dari DKI oleh pembagunan yang ada.
"Ada yang bilang Jakarta sebentar lagi kayak Singapura atau New York tapi orang miskin tersingkir. Kata siape?," ujar Ahok dalam sambutannya di acara deklarasi sekolah AMAN di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).
"Sepuluh tahun yang lalu orang Betawi udah jual tanah lalu pindah ke Depok dan sebagainya. Bukan salah saya dong. Saya kan baru tiba kemarin," tegasnya.
Ahok mengatakan, warga DKI seharusnya tak perlu khawatir oleh pembangunan yang ada sebab ia akan berusaha untuk membuat program yang menjangkau semua orang.
"Yang penting kita udah siap, KJP kita bisa sampai kuliah, pinjaman modal kita bisa naik enam persen dan sebagainya," jelasnya.
Ahok mengklaim jika pembangunan yang sudah ada selama ini sudah berpihak kepada masyarakat kecil dan miskin di DKI. Ketakutan seperti itu, kata dia hanya datang dari para koruptor yang memanfaatkan situasi dan kesempatan untuk menggerus uang rakyat.
"Dari mana alasan orang miskin disingkirkan? Sebenarnya yang takut itu cuma koruptor," pungkas dia. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya