WFH adalah Work From Home, Berikut Cara Tetap Semangat dan Produktif
Merdeka.com - Wabah Virus Corona menyebar di seluruh dunia telah mengubah banyak hal, termasuk metode dan budaya kerja pada banyak instansi, organisasi maupun perusahaan. Fenomena WFH (Work From Home) atau kerja dari rumah merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 pada banyak negara di dunia.
Namun, konsep bekerja dari rumah atau bekerja jarak jauh sebenarnya bukan hal baru, sebab sudah mendapat perhatian sejak akhir abad ke-20, menyertai kemunculan teknologi komunikasi dan komputer pribadi.
Pada tahun 80-an program uji coba jarak jauh dimulai pada berbagai lokasi di Amerika Serikat dan tahun 90-an banyak negara bagian, pemerintah daerah dan perusahaan telah menerapkan sistem bekerja jarak jauh. Didorong oleh perkembangan teknologi informasi dan persaingan bisnis internasional, lebih banyak lagi organisasi yang menerapkan bekerja jarak jauh.
Metode WFH dalam penerapannya membawa manfaat tersendiri, tetapi bisa juga jadi bumerang untuk diri sendiri jadi lebih malas dan tidak produktif. Untuk itu meskipun bekerja dari rumah setiap orang tetap perlu memotivasi diri agar senantiasa semangat bekerja dan menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang sudah menjadi kewajibannya.
Berikut ini informasi lengkap mengenai WFH adalah Work From Home, lengkap dengan cara tetap semangat dan produktif telah dirangkum melalui liputan6.com dan journal.bappenas.go.id:
Manfaat Work From Home
1. Manfaat bagi Pekerja
Secara singkat manfaat Work From Home bagi pekerja adalah sebagai berikut:
2. Manfaat bagi Pemberi Kerja
Dampak Work From Home
Ada beragam manfaat yang diperoleh dari WFH namun bukannya tanpa kendala dan masalah. Berikut ini dampak yang ditimbulkan dari penerapan WFH baik untuk pekerja maupun untuk pemberi kerja yaitu:
1. Dampak bagi Pekerja
2. Dampak bagi Pemberi Kerja
Sementara bagi para pemberi kerja, beberapa kendala yang mungkin timbul di antaranya:
Cara Agar Tetap Semangat dan Produktif Saat WFH

©medicalnewstoday.com
- Buat rencana kerja seperti buat jadwal tugas-tugas apa yang harus dilakukan setiap harinya. Jangan lupa untuk memberikan target waktu pengerjaan berdasarkan skala prioritas dan yang paling penting jangan menunda-nunda.
- Fokus saat bekerja sebab salah satu faktor terbesar yang kerap membuat kita gagal produktif adalah kurang fokus. Ketika kamu fokus, semua akan lebih terasa mudah dan cepat selesai.
- Pastikan istirahat cukup, terlalu keras bekerja juga tidak baik untuk tubuh. Ingat ya menjadi produktif bukan berarti lalai istirahat. Usahakan untuk tidur cukup setiap harinya, idealnya 6-8 jam. Jangan memaksakan hanya tidur 3- 4 jam saja gara-gara mengejar target pekerjaan. Sadari bahaya efek kurang tidur, badan menjadi lebih cepat lelah, imun tubuh gampang turun dan mood kacau.
- Disiplin sebab sehebat apapun kamu dalam perencanaan kerja, semua itu percuma jika tidak disiplin dalam pelaksanaannya. Apapun pekerjaanmu, kamu perlu disiplin.
- Terus-terusan memikirkan pekerjaan akan memicu stres. Solusinya yaitu kamu harus mau mengubah cara atau sistem bekerjamu agar lebih produktif. Sebagai seorang pekerja, milikilah semangat positif untuk menjadi produktif supaya kamu bisa menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa mengganggu waktu atau hari libur.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya