Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kawanan Monyet Liar Menyerang Kuningan, Damkar Usir Pakai Cara Unik Ini

Kawanan Monyet Liar Menyerang Kuningan, Damkar Usir Pakai Cara Unik Ini Damkar Kuningan Jawa Barat saat usir monyet liar di permukiman warga. ©2022 Instagram @damkar_kuningan / Merdeka.com

Merdeka.com - Kawanan monyet liar menyerang tempat tinggal warga di Dusun Sampora, Desa Purwasari, Kecamatan Garangwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu terakhir. Tak hanya berada di permukiman dekat hutan, monyet berjenis ekor panjang itu turut terlihat sampai ke wilayah keramaian di dekat kecamatan.

Kasusnya kini telah ditangani petugas UPT Damkar setempat. Mereka menyebar untuk melakukan sejumlah penanganan demi mengembalikan ke habitatnya, Selasa (18/1).

Ada cara unik yang digunakan tim dalam melakukan pengusiran, yakni dengan menggunakan peralatan berupa botol bekas air mineral agar tidak melukai monyet tersebut.

Membuat Ledakan dari Botol Bekas Air Mineral

damkar kuningan jawa barat saat usir monyet liar di permukiman warga

Damkar Kuningan Jawa Barat saat usir monyet liar di permukiman warga

©2022 Instagram @damkar_kuningan / Merdeka.com

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Khadafi Mufti saat berada di lokasi mengatakan bahwa upaya pengusiran dilakukan dengan menggunakan ledakan kecil dari karbit yang dimasukkan ke dalam botol air mineral.

Dari situ monyet yang turun ke permukiman akan terkejut oleh suara ledakan yang ditimbulkan, sehingga bisa kembali ke habitatnya di tengah hutan.

"Kita coba lakukan pengusiran dulu dengan menggunakan karbit yang dimasukkan ke dalam botol air mineral dan itu nanti bisa menimbulkan ledakan" kata Khadafi.

Menggunakan Terasi dan Kamper

Kemudian, ia juga menyarankan masyarakat yang memiliki tanaman palawija agar menggunakan bahan terasi balok dan kamper (kapur barus). Keduanya bisa ditumbuk dan dicampur, untuk selanjutnya ditempatkan di area sekitar tanaman.

Menurutnya cara itu efektif untuk mengusir monyet dari tanaman milik warga, karena menimbulkan aroma menyengat yang kuat.

"Yang kedua, kami pun menyarankan kepada warga masyarakat yang memiliki tanaman palawija agar tidak dirusak. Bisa menggunakan bahan sambal terasi berupa terasi balok dengan kamper, kemudian ditumbuk jadi satu dan ditempelkan ke pepohonan yang dirusak monyet nanti bisa kabur" lanjutnya.

Kawanan Monyet Sebabkan Warga Merugi

Masyarakat sendiri sebelumnya merasa resah akan banyaknya kawanan monyet yang memasuki permukiman. Hal ini dikarenakan mayoritas bekerja sebagai petani.

Sayuran serta tanaman warga banyak yang dirusak dan dimakan monyet, sehingga menimbulkan kerugian karena hasil panen berkurang.

"Mayoritas masyarakat di sini kan para petani dan pekebun, jadi otomatis penghasilan mereka itu dari sana. Dengan hadirnya hama kera seperti ini membuat pendapatan mereka kan berkurang"

Selain merusak tanaman, salah seorang warga di sana juga diketahui menjadi korban kawanan monyet liar. Bahkan ia mengalami luka sobekan bekas cakaran di bagian kaki.

"Waktu itu lagi lewat, nah monyetnya lagi ada di atas (pohon). Tiba-tiba dia turun dan betis saya dicakar dan digigit sampai sobek" kata Sukama.

Sumber YouTube Liputan6 SCTV

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP