Unik, Pria Malang Ini Jual Kopi Keliling Pakai Sepeda dan Berpakaian Bak Barista
Merdeka.com - Kalau biasanya kedai kopi diam, dan pengunjung yang datang, berbeda dengan kedai kopi di Malang ini. Seorang pemuda bernama Andik, membuat konsep unik kedai kopi miliknya.
Melansir dari Antara, Andik membuka kedai kopi keliling dengan sepeda. Bukan tanpa alasan, pemuda ini mengaku memilih berkeliling dengan sepeda, untuk menyalurkan hobi bersepedanya.
Andik mengaku mendapatkan ide berjualan kopi keliling dengan sepeda ini didapat setelah mengunjungi rekannya. Dari kunjungan itu, dia belajar teknik brewing dan cara meracik kopi. Akhirnya, ia membuka brand-nya sendiri, Himung Kopi.
Berdandan Ala Barista Kafe

Facebook Himung Kopi ©2020 Merdeka.com
Tak hanya unik, karena membawa kedainya dengan sepeda. Saat berjualan, pria bernama lengkap Andik Destanto tersebut juga mengenakan seragam layaknya barista professional. Menurut Andik, berdandan ala barista bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan, terutama anak muda.
Selain itu, cara penyajian kopinya juga terbilang unik. Andik menerapkan sistem manual dengan memilih biji kopi yang sudah diklasifikasikan sesuai rasa dengan pesanan pembeli, lalu menggilingnya di tempat.
Mengenalkan Kopi Nusantara
Andik juga menjelaskan jika tujuannya berjualan dengan cara berkeliling adalah untuk mengenalkan beragam kopi jenis Nusantara. Yang biasanya, jenis-jenis kopi ini dijual terbatas, dan umum ditemui di kafe ternama.
“Saya pengen itu semuanya bisa merasakan kopi enak itu, saya punya ide untuk jualan kopi di daerah daerah yang orang awam gitu, jadi biar bisa merasakan semuanya. Karena kan kopi kopi yang di kafe kafe itu rata rata orang-orang menengah ke atas” katanya dilansir dari makanlagi.com.
Menjual Beragam Varian Kopi

Facebook Himung Kopi ©2020 Merdeka.com
Di kedai kopi 'berjalan' tersebut, Andik menyediakan beragam varian kopi khas Nusantara. Mulai dari Kopi Aceh, Kopi Ijen, Flores, Toraja, Dampit, Peaberry Lanang, Sumawe, hingga yang manual brew seperti kopi tubruk, v60, saring hingga Vietnam drip.
Untuk harga, Andik mematok harga yang terjangkau oleh semua kalangan. Tujuannya agar masyarakat bisa merasakan kenikmatan kopi arabica serta robusta buatannya.
Harga Himung Kopi ini, dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 saja, sesuai dengan varian yang dipesan.
Menerapkan Protokol Kesehatan

Facebook Himung Kopi ©2020 Merdeka.com
Saat berjualan, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Andik selalu mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Andik tak pernah lupa mengenakan faceshield, masker hingga sarung tangan.
Himung Kopi ini, buka setiap hari. Andik mulai berjualan dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, di kawasan pertokoan Mergosono, dekat Gang 5, Malang, Jawa Timut.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya