ROM adalah Tempat Penyimpanan pada Komputer, Ini Fungsi dan Jenisnya
Merdeka.com - Komputer saat ini menjadi perangkat yang sangat penting bagi banyak aktivitas manusia. Tak hanya untuk urusan pekerjaan, komputer saat ini juga banyak digunakan untuk keperluan bisnis, mengerjakan tugas sekolah, memudahkan pendataan dan penyimpanan, hingga untuk hiburan.
Peran komputer memang sangat memudahkan kita dalam beraktivitas. Di dalamnya kita bisa menyimpan banyak file-file penting sehingga tidak ada alasan lagi untuk kehilangan berkas penting. Dengan teknologi canggih seperti itu, Anda mungkin berpikir, bagaimana komputer bisa menyimpan begitu banyak data di satu tempat.
Komputer memiliki berbagai komponen untuk menyimpan data dengan hard drive yang menjadi perangkat penyimpanan utama. Di sini, file-file Anda seperti berkas kerja, aplikasi, file OS, video, music dan file lain disimpan.
Selain hard drive, komputer juga memiliki ROM (Read-only memory) dan RAM (Random Access Memory) sebagai tempat penyimpanan data. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan RAM, tapi bagaimana dengan ROM? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, kami akan membahas lebih banyak lagi tentang ROM dalam artikel kali ini.
Apa Itu ROM
Read-only Memory, atau disingkat ROM adalah sebuah media penyimpanan yang digunakan pada laptop, komputer dan perangkat elektronik lainnya.
Dilansir dari thexplorion.com, kata-kata "read only" yang ada pada ROM adalah bahwa setiap informasi yang disimpan dalam ROM hanya dapat dibaca atau dimodifikasi oleh para ahli dengan kesulitan yang luar biasa. Bentuk memori ini biasanya non-volatile yang berarti Anda tidak dapat menulis di atasnya.
Menurut pakar teknologi, ROM adalah tempat untuk menyimpan informasi secara permanen selama pembuatan yang diperlukan untuk memulai komputer dalam operasi yang dikenal sebagai bootstrap. Menariknya, chip ROM juga dapat digunakan pada perangkat elektronik lain seperti oven microwave dan mesin cuci.
ROM konvensional sudah diprogram sebelumnya agar sesuai dengan perangkat keras yang dimaksudkan. Bagian ini sering mengontrol fungsi yang merupakan bagian integral dari utilitas perangkat dan tidak memerlukan modifikasi atau personalisasi.
Salah satu jenis data yang biasanya disimpan dalam chip ROM adalah Basic Input-Output System (BIOS). BIOS akan mengontrol cara perangkat merespons isyarat dari pengguna di tingkat yang paling mendasar, seperti proses "boot-up" komputer yang terjadi saat sistem dihidupkan.
Fungsi ROM
Fungsi utama ROM adalah menyimpan data. Informasi apa pun yang disimpan dalam chip ROM hanya dapat dibaca dan hampir tidak dapat diedit. Tetapi kabar baiknya adalah bahwa data akan tetap utuh bahkan setelah perangkat dimatikan atau ketika daya terputus secara tidak terduga.

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037
Kemudian dari digitalthinkerhelp.com, ROM adalah tempat untuk menyimpan semua program kontrol dan instruksi yang diperlukan untuk pengoperasian sistem komputer Anda dan komponen perangkat kerasnya seperti keyboard, mouse, printer, dan lainnya.
ROM berisi BIOS (Basic Input/output System), dan juga dikenal sebagai "Boot Loader". Ketika, Anda untuk memulai PC Anda kemudian program boot loader dimuat ke dalam RAM, dan ROM akan mengontrol semua aktivasi sistem komputer.
Jenis ROM
Dikutip dari arrow.com, berikut adalah berbagai jenis ROM, mulai dari yang paling dasar hingga yang lebih serbaguna.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya