Advertisement
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Latin dan Artinya, Mudah Diamalkan
Bacaan doa ini akan membantu Anda mengalirkan doa untuk ayah dan ibu.
Kehilangan orang tua adalah salah satu ujian terberat dalam hidup. Namun, kepergian mereka bukan berarti bakti kita juga usai. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjelaskan ketika ditanya tentang kebaikan yang bisa dilakukan untuk orang tua yang sudah meninggal,
“Masih ada kebaikan yang bisa dilakukan. Yaitu, mendoakan keduanya, memohonkan ampunan atas dosa-dosanya, memenuhi janji mereka, menyambung tali silaturrahmi yang tidak mungkin tersambung kecuali melalui perantara keduanya, dan menghormati teman-teman karibnya.” (HR. Abu Dawud).
Selain itu, ada hadis lain tentang kebaikan untuk orang tua yang sudah meninggal yang cukup terkenal,
Advertisement
(HR Muslim)
Ya, mendoakan orang tua yang sudah meninggal memang menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Namun, mungkin masih ada kaum muslimin yang bingung dengan bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal.
Artikel ini akan menuntun Anda kepada bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal yang memiliki banyak kebaikan.
Advertisement
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Artinya: Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.
Advertisement
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.
Artinya: Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ
Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah.
Advertisement
Artinya: Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
Advertisement
Pentingnya Berbakti kepada Orang Tua
Begitu mulianya kedudukan orang tua dalam Islam sampai membuat siapa saja yang durhaka kepada mereka akan mendapat dosa besar sebagai balasannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Maukah kalian kuberitahukan tentang dosa besar yang terbesar?" Maka para sahabat mengatakan, "Tentu mau wahai Rasulullah". Maka beliau mengatakan, "Yaitu mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua." (HR. Bukhari dan Muslim).
Berbakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika mereka hidup di dunia. Saat mereka telah meninggal pun, kita tetap diperintahkan untuk terus berbakti pada kedua orang tua kita.
Mengutip kanal Rumaysho, dalam sebuah hadis dari Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi, ia berkata,
"Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?”
Advertisement
(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)
Melalui hadis yang telah dicantumkan sebelumnya kita juga tahu bahwa doa dari seorang anak adalah amalan yang terus mengalirkan pahala meskipun seseorang telah meninggal. Doa untuk orang tua yang sudah meninggal dari sang anak inilah yang nantinya akan menjadi penyelamat dan juga sesuatu yang diharapkan oleh kedua orang tua ketika mereka telah meninggal.
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh." (HR. Muslim).
Advertisement