Momen Admin Kampus Sediakan Parfum Gratis untuk Mahasiswa Ini Viral, Curi Perhatian

Ada beberapa botol, baik untuk pria maupun wanita. Mahasiswa pun boleh memilih wangi yang mereka sukai.

Astuti Dwi Ramadhani
Oleh Astuti Dwi Ramadhani - Reporter
Momen Admin Kampus Sediakan Parfum Gratis untuk Mahasiswa Ini Viral, Curi Perhatian
Curi perhatian, aksi admin kampus sediakan parfum gratis untuk mahasiswanya ini viral. (© 2024 merdeka.com)

Aroma badan yang tidak sedap memang hal lumrah dan hampir dimiliki setiap orang. Namun, ada cara agar bau badan kita tidak menyengat dan mengganggu orang lain.

Salah satunya dengan memakai parfum. Belum lama ini, aksi seorang admin di FEB Universitas Negeri Yogyakarta viral karena menyediakan parfum gratis untuk mahasiswa.

"Rahasia mahasiswa FEB UNY wangi-wangi: disediain parfum sama bapak admin FEB," tulisnya.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Inilah sosok admin kampus di FEB UNY yang menyediakan parfum gratis untuk para mahasiswa. Meski tampak cuek, ia  menyiapkan beberapa botol parfum gratis untuk dipakai.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Para mahasiswa dan mahasiswi yang ingin memakai parfum pun hanya perlu datang dan memakainya dengan bebas. Bahkan di depan sudah ada tulisan,

"Boleh semprot di sini," di sebuah kertas.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Karena ada beberapa botol baik untuk pria maupun wanita, mahasiswa pun boleh memilih wangi mana yang mereka sukai. Mereka juga harus menyemprot secukupnya di tempat tersebut dan tidak boleh membawa pergi botol parfum yang ada.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Video yang diunggah kemarin (5/3) ini pun viral dan menuai berbagai respons dari warganet.

"Kayaknya itu berawal dari keresahan deh kak," tulis seorang warganet.

"Di fakultas ku wajib semua pake parfum. Demi kenyamanan bersama, smpe di buat di tatip," tulis warganet lain.

"Sekampus wanginya sama semuaa," tulis yang lainnya.

"Program baru admin FEB," ujar warganet.

"Fmipa butuh apalagi di lab," ujar warganet yang berkuliah di Fmipa UNY.

"Ada aja kerandoman di UNY," ujar yang lain.

Rekomendasi