Warga di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten beberapa hari belakangan tampak memadati lahan milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Mina Lestari 012. Bukan untuk bercocok tanam, melainkan menjajal terapi sauna herbal.
Terapi ini memang belum lama dibuka oleh kelompok wanita tani tersebut, sehingga bisa dinikmati oleh warga sekitar. Mereka bergantian masuk ke sebuah kotak yang mengeluarkan uap hangat berbahan rempah.
Terlihat wajah sumringah dari warga yang menjajalnya. Warga pun bisa menggunakannya selama 10 menit atau lebih, sesuai kebutuhan mereka.
Foto: Pemkot Tangerang
Advertisement
Diberi Nama Leuhang
Menurut Ketua KWT Mina Lestari 012, Tina Maretina, sauna herbal ini memiliki nama Leuhang. Leuhang disebut mampu membuat tubuh siapapun kembali bugar.
Terapi ini merupakan cara orang-orang Sunda zaman dulu untuk mengobati sejumlah penyakit melalui perantara uap berbahan rempah-rempah.
“Keunggulan dari KWT Mina Lestari adalah banyak memiliki tanaman obat. Berawal dari situ, kami memutuskan untuk membuat sauna terapi Leuhang karena bisa memanfaatkan tanaman herbal yang kami tanam,” ujarnya, mengutip laman Pemkot Tangerang, Selasa (5/3).
Advertisement
Uap dari Hasil Rebusan Rempah
Leuhang yang ada di KWT Mina Lestari 012 ini mulanya merupakan hasil swadaya masyarakat sejak 2022 lalu.
Terapi ini memanfaatkan sejumlah rempah yang dibudidayakan di lahan pertanian milik kelompok tersebut, seperti serai merah, daun jeruk, daun kayu putih, jahe, daun sirsak, daun salam, daun alpukat, daun pandan wangi, daun cengkeh, serta kayu manis.
Advertisement
Semuanya kemudian direbus di panci yang panaskan oleh kompor pada sisi ruangan leuhang di lahan kwt tersebut. Setelah 15 sampai 20 menit, rebusan rempah mendidih dan menghasilkan uap yang dialirkan melalui pipa.
Advertisement
Warga Bisa Menikmati Sambil Duduk
Untuk ruangannya sendiri hanya digunakan untuk tubuh mulai dari leher sampai ujung kaki.
Kepala berada di luar ruangan, dengan uap hangat berbahan rempah yang lambat laun menjalar ke seluruh tubuh.
Waktu mandi uap sendiri tidak dibatasi, namun rata-rata pengunjung bisa menggunakannya minimal selama 10 menit sampai setengah jam.
“Cara kerjanya sama seperti sauna pada umumnya yang ada di salon, yakni memanfaatkan uap dari rebusan tanaman herbal. Dimana warga cukup duduk di ruangan yang disediakan selama 10 menit bahkan ada yang lebih, ini sebagai salah satu penyembuhan holistik,” terang Tina.
Advertisement
Dibuka Selama 24 Jam
Terapi leuhang ini selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin menjajal kehangatannya. Pengelola yakni KWT Mina Lestari 012 tidak pernah menutup ruangan leuhang, bahkan warga bisa menggunakannya selama 24 jam.
Leuhang ini biasanya dimanfaatkan warga selepas olahraga saat pagi maupun sore hari, atau bahkan setelah beraktivitas berat di siang sampai malam hari.
“Kami di sini selalu berjaga selama 24 jam, jadi ketika ada warga silahkan untuk menikmatinya bahkan hingga malam hari,” kata Tina, melanjutkan.
Advertisement
Warga Tinggal Datang karena Gratis
Untuk terapi Leuhang di sini, Tina memastikan jika warga bisa memanfaatkan secara gratis. Kelompok tersebut tidak mematok tarif agar seluruh lapisan warga bisa merasakannya.
Tina pun mengajak siapapun untuk merasakan hangat dan sehatnya terapi uap rempah legendaris bernama Leuhang ini.
“Masyarakat bisa datang langsung ke KWT Mina Lestari, Jalan Mina Raya II RW 012, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, jam berapa pun untuk menikmati terapi Leuhang,” tambah Tina.