Flu atau influenza adalah infeksi yang terjadi pada hidung, tenggorokan, dan paru-paru, yang merupakan bagian dari sistem pernapasan. Orang yang menderita flu dapat mengalami demam, sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, serta batuk.
Flu merupakan penyakit yang umum terjadi di masyarakat, dan bisa menyerang siapa saja. Penyebab flu adalah paparan virus, dan penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lain. Menjaga ketahanan tubuh dengan pola makan yang baik dan olahraga teratur adalah salah satu cara untuk melawan dan mencegah virus flu.
Tapi selain itu, ada pengobatan rumahan lain yang dipercaya dapat mengatasi flu, salah satunya adalah dengan menggunakan manfaat bawang merah untuk flu. Mudah didapat dan mudah diaplikasikan tentu menjadi alasan banyak orang menggunakan cara ini.
Tapi, bagaimana penelitian tentang manfaat bawang merah untuk flu ini? Berikut kami rangkum penjelasannya dalam artikel kali ini yang dilansir dari laman Healthline.
Advertisement
Manfaat Bawang Merah untuk Flu
Manfaat bawang merah untuk flu sudah banyak diketahui, terutama orang tua yang ingin mengatasi flu pada bayi atau anaknya. Salah satu cara mengobati flu dengan bawang merah adalah dengan meletakkannya di dalam ruangan. Aroma yang keluar dari bawang merah dianggap mampu membersihkan ruangan dengan mematikan virus dan bakteri.
Cara lain untuk mendapatkan manfaat bawang merah untuk flu dengan meletakkan potongan bawang merah di kaki atau menyelipkannya di balik kaos kaki, lalu biarkan semalaman. Metode sudah lama dilakukan dan dianggap memiliki efek refleksologi untuk membantu menyingkirkan racun dari dalam tubuh.
Ada juga yang memanfaatkan manfaat bawang merah untuk flu dengan membalurkan bawang merah yang sudah dihaluskan ke dada dan punggung. Orang tua zaman dulu menganggap bahwa cara ini akan membuat tubuh bayi jadi hangat sehingga dapat meredakan flu. Namun, Anda harus berhati-hati karena bawang di tubuh bayi dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama jika bercampur keringat.
Cara lain yang juga sering dilakukan untuk mengobati flu dengan bawang merah adalah dengan menghirup bawang merah. Biasanya, orang tua akan menorehkan parutan bawang yang sudah dihaluskan pada baju atau selimut yang dikenakan oleh bayi. Tujuannya agar bayi mencium aroma bawang tersebut.
Advertisement
Asal Pengobatan Bawang Merah
Menurut National Onion Association, manfaat bawang merah untuk flu kemungkinan berasal dari tahun 1500-an, ketika banyak orang percaya bahwa dengan menempatkan bawang mentah di sekitar rumah dapat melindungi Anda dari wabah pes.
Di masa itu, diperkirakan bahwa infeksi disebarkan oleh miasma, atau udara beracun yang berbahaya. Teori miasma kemudian digantikan dengan teori kuman berbasis bukti.
Pendapat untuk memasukkan bawang ke dalam kaus kaki juga berasal dari praktik pengobatan Tiongkok kuno, yaitu pijat refleksi kaki. Saraf di kaki sudah menjadi titik fokus pengobatan Timur selama ribuan tahun dan dianggap bertindak sebagai titik akses ke organ internal.
Bawang kaya akan senyawa sulfur, yang memberi mereka bau yang menyengat. Menurut pengakuan masyarakat dulu, ketika diletakkan di kaki, senyawa ini menyusup ke dalam tubuh. Kemudian, membunuh bakteri dan virus dan memurnikan darah. Artikel yang membuat klaim seperti itu juga menyebutkan bahwa menempatkan bawang di sekitar ruangan akan membersihkan udara dari virus, racun, dan bahan kimia.
Advertisement
Manfaat Bawang Merah untuk Flu Menurut Penelitian
Banyak penelitian telah dilakukan untuk menilai praktik refleksi kaki Tiongkok kuno. Sebuah tinjauan studi refleksologi kaki menunjukkan sedikit bukti bahwa pijat refleksi kaki adalah praktik yang efektif untuk mengobati hampir semua kondisi medis. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pijat refleksi kaki justru memperburuk infeksi. Namun, kualitas keseluruhan studi penelitian tentang refleksologi umumnya sangat rendah.
Selain itu, tidak ada penelitian yang dilakukan secara khusus untuk menilai manfaat dari meletakkan bawang di kaus kaki atau di tempat lain di tubuh Anda. Meski banyak artikel di seluruh internet yang menganjurkan penggunaan bawang di kaus kaki, mereka tidak mengutip bukti eksperimental. Mereka hanya mengandalkan klaim dan anekdot.
Tidak ada penelitian yang dilakukan untuk membantah klaim terkait bawang di kaus kaki, tetapi mekanisme bagaimana bawang bekerja di kaus kaki juga dipertanyakan. Bawang sedikit asam, sehingga mungkin memiliki hasil antibakteri jika digosokkan ke benda-benda.
Menurut Dr. Ruth MacDonald, profesor di Departemen Ilmu Pangan dan Nutrisi Manusia di Iowa State University, bawang “kurang efektif jika dibandingkan pemutih atau antibiotik kimia”. Virus juga membutuhkan kontak langsung dengan inang manusia untuk menyebar. Oleh karena itu, bawang merah tidak akan mampu menarik virus dan menyerapnya.
Advertisement
Manfaat Makan Bawang
Jika Anda ingin meningkatkan ketahanan tubuh atau sistem kekebalan Anda, mungkin ide yang lebih baik adalah dengan makan bawang daripada menempelkannya di kaus kaki Anda. Dengan mengonsumsi bawang, yang sama seperti kebanyakan sayuran, akan berpengaruh baik untuk kesehatan Anda.
Misalnya, bawang adalah salah satu sumber flavonoid makanan terkaya, yang dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit radang. Bawang juga merupakan sumber vitamin C, vitamin yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh.
Menurut sebuah tinjauan tahun 2010, konsumsi teratur senyawa organosulfur yang ditemukan dalam bawang merah dan bawang putih juga dapat mencegah perkembangan penyakit kardiovaskular,.