Uniknya Citayam Fashion Week ala Warga Majalengka, Digelar di Atas Jembatan Sungai

Terlihat warga Kampung Keputren begitu lincah berlenggak-lenggok, bak model yang tengah berjalan di catwalk. Uniknya, busana yang dikenakan merupakan pakaian sehari-hari yang dilengkapi dengan peralatan bekerja.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Uniknya Citayam Fashion Week ala Warga Majalengka, Digelar di Atas Jembatan Sungai
Cimanuk Fashion Week di Majalengka. ©2022 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Demam peragaan busana Citayam Fashion Week mulai merambah ke berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Majalengka misalnya, fenomena tersebut baru-baru ini digelar secara tak biasa yakni di atas jembatan kayu Sungai Cimanuk.

Terlihat warga Kampung Keputren begitu lincah berlenggak-lenggok, bak model yang tengah berjalan di catwalk. Uniknya, busana yang dikenakan merupakan pakaian sehari-hari yang dilengkapi dengan peralatan bekerja.

Acara panggung modeling yang diberi nama “Cimanuk Fashion Week” ini turut diikuti oleh semua kalangan, baik dari ibu-ibu, bapak-bapak hingga anak-anak dan remaja di sana. Berikut selengkapnya.

Menurut warga setempat, acara peragaan busana sederhana itu membawa kebahagiaan tersendiri. Mereka begitu antusias menampilkan keunikan pakaiannya masing-masing secara bergantian.

Tidak ada rasa malu,npara warga percaya diri menunjukkan kebolehannya berjalan di jembatan. Bahkan, warga juga turut ketagihan menjadi model dadakan.

“Kalau disuruh berjalan seperti model begitu saya paling suka, rasanya pengen diulangi lagi,” kata seorang warga Kemantren, Siti Badriah, dilansir dari kanal YouTube Fokus Indosiar, Jumat (5/8).

Di atas jembatan sepanjang kurang lebih 125 meter itu, warga di sana menampilkan berbagai kreasi pakaian unik. Tak lupa, mereka juga memeragakan alat kerja sehari-hari seperti pancingan ikan, pikulan buah, hingga cangkul untuk berladang di sawah.

Selain itu, terlihat para pria juga mengenakan pakaian ala petugas keamanan hansip, hingga kaum ibu yang memerankan penjual jamu gendong.

“Nggak ada malu, dan nggak ada takut. Saya malah senang ikutan ini. Malahan sudah tiga kali berganti kostum,” tambah Siti.

Selain digelar karena mengikuti tren peragaan busana jalanan yang tengah viral di mana-mana itu, acara “Cimanuk Fashion Week” ini menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya lokal Kabupaten Majalengka.

Acara tersebut diikuti oleh puluhan warga di jembatan penghubung antara Keputren dengan desa tetangga di Kabupaten Majalengka. Digelar di atas sungai tersebut, cukup menjadi pembeda dari acara serupa di tempat-tempat lain.

Rekomendasi