Kabar duka datang dari dunia kuliner Indonesia. Juara ajang pencarian bakat memasak MasterChef Indonesia musim pertama, Lucky Andreono meninggal dunia pada Selasa (29/3/2022) pukul 19.00 WIB.
Kabar duka ini diketahui dari akun Instagram resmi @masterchefina. Dalam unggahan itu, keluarga besar MasterChef Indonesia menyampaikan ungkapan bela sungkawa mereka atas kepergian salah satu finalis paling berbakat di ajang tersebut.
"Rest in peace. Kami keluarga besar MasterChef Indonesia dan RCTI, turut berduka cita atas meninggalnya Chef @lucky.andreono Winner MasterChef Indonesia season 1. Semoga almarhum mendapatkan tempat di sisi-Nya dan diberi ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan," tulis akun MasterChef Indonesia pada hari yang sama.
Lucky diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di usianya yang menginjak 41 tahun. Berdasarkan beberapa sumber, penyebab Lucky meninggal adalah lantaran penyakit komplikasi yang dideritanya.
Kepergiannya untuk selama-lamanya tentu saja menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Duka atas kepergiannya juga turut dirasakan oleh juri MasterChef Indonesia beserta alumni peserta. Mereka pun turut menuliskan ungkapan belasungkawa lewat Instagram masing-masing.
Berikut selengkapnya,
Advertisement
Satu-satunya juri Mastefchef Indonesia yang masih bertahan sejak awal hingga musim sekarang ini yakni Chef Juna turut menyampaikan ungkapan duka. Bersamaan dengan desain poster kabar meninggalnya Lucky tersebut, Chef Juna menuliskan kalimat bahasa Inggris sebagai ucapan dukacitanya.
“Tuhan berkati jiwamu. Beristirahatlah dalam damai, sang juara,” tulis Juna di Instagram Story pada hari yang sama, sembari memberikan mention akun Chef Vindex Tengker dan Rinrin Marinka.
Sebagaimana diketahui, Chef Juna, Chef Rinrin Marinka dan Chef Vindex merupakan juri MasterChef Sesion 1. Pada saat Lucky mengikuti ajang tersebut, ia kerap bertemu dengan para juri.
Instagram/©2022 Merdeka.com
Rinrin Marinka
Chef Rinrin Marinka juga turut mengungkapkan belasungkawa. Ia membagikan ulang unggahan Chef Juna. Bersamaan dengan itu, wanita yang biasa disapa Chef Marinka ini hanya menambahkan emoji menangis sebagai ungkapan rasa dukanya.
Vindex Tengker
Tak ketinggalan, juri MasterChef Sesion I, Chef Vindex Tengker juga menulsikan ucapan duka. Hal itu disampaikannya bersamaan dengan merespons mention dari Chef Juna. Ia juga tak lupa menuliskan doa untuk almarhum.
“Turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga ia damai di surga,” tulisnya dalam bahasa Inggris.
Advertisement
Advertisement
Beberapa alumni Masterchef juga tampak mengucapkan belasungkawa di media sosial masing-masing. Seperti halnya yang terlihat dalam unggahan Santiana, juara 3 musim pertama.
“Rest in peace papabear,” tulis Santiana di Instagram Story seraya membagikan ulang poster kabar duka tersebut.
Desi Trisnawati
Tak hanya itu saja, kolom unggahan Instagram @masterchefina yang membagikan kabar tersebut juga ramai dibanjiri ungkapan duka dari para alumni. Salah satunya adalah komentar dari Desi Trisnawati. Ia mengaku sangat terkejut mendengar kabar tersebut.
"Shocking.. Shocking new. ???? Rest in peace my dear brother @lucky.andreono . May God comfort the family," tulisnya di kolom komentar.
Juara pertama musim kedua MasterChef Indonesia ini juga membagikan momen ketika mengunjungi rumah duka. Sembari memperlihatkan suasana di rumah duka, ia juga menuliskan kembali ungkapan belasungkawanya.
"good bye my friend chef Lucky, bless the Lord O my soul," tulisnya lagi.
Agus Sasirangan
Begitu pula dengan juara dua MasterChef Indonesia musim pertama, Agus Sasirangan, ia turut kehilangan dan tak lupa menuliskan ungkapan belasungkawa. Bahkan, ia juga menyempatkan datang ke rumah duka.
"Sahabat 1 kamar, 1 panggung Grand Final, rest in peace @lucky.andreono, rest in peace sahabat," tulis Agus Sasirangan.
Advertisement