Penyebab Cantengan Sejak Dini, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya

Istilah cantengan cukup populer di tengah masyarakat, penyakit ini dapat menimpa siapa pun terutama bagi mereka yang sering kontak dengan air dan memiliki trauma mekanis.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Penyebab Cantengan Sejak Dini, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya
Cantengan. ©2020 Merdeka.com

Istilah cantengan cukup populer di tengah masyarakat, penyakit ini dapat menimpa siapapun terutama bagi mereka yang sering kontak dengan air dan memiliki trauma mekanis. Cantengan adalah sebutan bagi kuku kaki yang tumbuh ke dalam, di mana pertumbuhan yang salah tersebut dapat menyebabkan infeksi. Dalam dunia medis cantengan disebut paronikia yaitu reaksi inflamasi yang melibatkan lipatan kulit di sekitar kuku jari.

Cantengan pada umumnya dapat membuat kulit di sekitar kuku mengalami peradangan hebat yang dapat memicu nyeri yang luar biasa. Rasa sakit tersebut bahkan dapat membuat kamu mengalami kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Jika terlanjur mengalaminya segera konsultasikan pada dokter. Setelahnya lakukan perawatan untuk menjaga kebersihan kulit kaki di rumah.

Lebih jauh berikut ini informasi mengenai penyebab cantengan sejak dini, lengkap dengan gejala dan cara mengatasinya telah dirangkum dari healthline.com:

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kamu mengalami cantengan, beberapa di antaranya mungkin tak sengaja kamu lakukan. Berikut ini termasuk penyebab cantengan yaitu sebagai berikut:

  • Memotong kuku secara tidak benar seperti memiringkan sisi kuku, hal tersebut tentu dapat mendorong kuku tumbuh ke dalam kulit. Maka dari itu sebaiknya potong kuku secara lurus.
  • Pertumbuhan kuku kaki yang tidak beraturan dan melengkung.
  • Alas kaki yang kekecilan sehingga memberi banyak tekanan pada jempol kaki atau kaos kaki dan stoking yang terlalu ketat.
  • Cedera kuku kaki, termasuk juga jari kaki yang tersandung, menjatuhkan sesuatu yang berat di kak, atau menendang bola berulang kali.
  • Kebersihan kaki yang tidak dijaga
  • Faktor genetik

Selain mengetahui penyebabnya, berikut ini adalah gejala yang sering dirasakan orang-orang yang mengalami cantengan.
Yaitu berikut ini:

  • Mulanya kulit di sebelah kuku terasa lunak, bengkak, atau keras.
  • Kuku juga akan mengalami sakit luar biasa karena terjadi peradangan.
  • Keluarnya darah dan nana berwarna putih atau kuning.
  • Kemerahan, nyeri, dan bengkak di sudut kuku bisa terjadi dan infeksi bisa terjadi kemudian.

Cara Mengatasi Cantengan

Ada beberapa pengobatan untuk mengatasi cantengan, pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dengan pemeriksaan fisik. Jika dokter mendiagnosis kuku kamu mengalami cantengan atau infeksi biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan bedah agar bisa memotong kuku yang terlanjur tumbuh ke dalam.

Pasca mendapatkan tindakan tersebut, kamu bisa melakukan sisa pengobatannya di rumah dengan menjaga kebersihan kaki dengan maksimal. Adapun perawatan kuku cantengan yang bisa kamu lakukan di rumah yaitu sebagai berikut:

  1. Merendam kaki kamu dengan air hangat selama kurang lebih 15-20 menit tiga sampai empat kali sehari.
  2. Pastikan kondisi sepatu dan kaki kamu tetap dalam keadaan kering.
  3. Mendorong kulit dari tepi kuku dengan bola kain kasa yang dibasahi minyak zaitun.
  4. Konsumsi obat-obatan pereda nyeri sesuai dengan resep dokter atau apoteker.
  5. Mengoleskan antibiotik topikal seperti polimiksin dan neomisi di mana keduanya ada dalam Neosporin atau krim steroid untuk mencegah infeksi.

Cobalah perawatan tersebut di rumah selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Jika rasa sakit semakin parah atau kamu merasa kesulitan berjalan atau melakukan aktivitas lain karena kuku segera konsultasikan lebih lanjut pada dokter.

Rekomendasi