Tom Liwafa Beri Tanggapan soal Kisruh Keluarga Vanessa dan Bibi, Ungkap Punya Tujuan

Sebagai sahabat mendiang Vanessa dan Bibi, pria yang dikenal sebagai Crazy Rich Surabaya ini mengaku kalau dirinya sudah menghubungi kedua belah pihak. Tak hanya itu, Tom Liwafa juga mengaku sudah menelepon kuasa hukum pihak keluarga Vanessa dan Bibi. Ia pun mengungkap bahwa keduanya memiliki keinginan yang sama.

Andriana Faliha
Oleh Andriana Faliha - Reporter
Tom Liwafa Beri Tanggapan soal Kisruh Keluarga Vanessa dan Bibi, Ungkap Punya Tujuan
Diminta Netizen Adopsi Anak Vanessa dan Bibi, Begini Jawaban Tom Liwafa soal Hak Asuh Anak. Instagram/tomliwafa ©2021 Merdeka.com

Kepergian Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah karena kecelakan maut di Tol Jombang arah Surabaya (04/11/2021) hingga kini masih menjadi perhatian publik. Belakangan, keluarga Vanessa dan Bibi ramai diperbincangkan karena perebutan perwalian untuk Gala Sky Andriansyah dan warisan yang ditinggalkan mendiang.

Kisruh antara pihak keluarga mendiang Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah juga semakin memanas karena saling melontarkan pembelaan hingga mengungkapkan kekecewaan terhadap satu sama lain di hadapan publik. Terkait perseteruan tersebut, berbagai pihak tampak turut turun tangan. Salah satunya adalah pengusaha asal Surabaya, Tom Liwafa.

Sebagai sahabat mendiang Vanessa dan Bibi, pria yang dikenal sebagai Crazy Rich Surabaya ini mengaku kalau dirinya sudah menghubungi kedua belah pihak. Tak hanya itu, Tom Liwafa juga mengaku sudah menelepon kuasa hukum pihak keluarga Vanessa dan Bibi. Ia mengungkap bahwa keduanya memiliki keinginan yang sama.

"Buat temen temen yang tag saya hampir setiap menit seputar potongan video , hasil screen shoot atau apapun tentang alm mas bibi , alm mba vaness , gala , serta keluarga. Sore ini saya sudah telepon dengan kedua belah pihak (Om Faisal & Om Doddy) beserta Mas Sandy dan Mas Milano selaku kuasa hukum. Semua saya telepon dan komunikasikan," kata Tom Liwafa di Instastory pada Jumat (26/11/2021).

Sama-Sama Ingin yang Terbaik untuk Gala

Masih dalam unggahan yang sama, Tom berpendapat bahwa keluarga Vanessa dan Bibi sebenarnya hanya menginginkan yang terbaik untuk Gala Sky.

"Dan hasilnya jawaban dari kedua belah pihak ini sebenarnya sangat bijak. Dan keduanya menginginkan yang terbaik untuk Gala," katanya.

Suami dari Delta Hesti ini kemudian menjelaskan bahwa kedua belah pihak setuju tidak akan memperkeruh situasi jika keputusan hakim pada 30 November mendatang telah keluar. Ia juga memastikan bahwa kedua belah pihak tidak mengajukan banding apapun keputusannya.

Keputusan apapun itu nanti yang menentukan persidangan. Dan sudah confirm keduanya jika kedua belah pihak tidak ada banding dengan semua keputusan hakim. Jadi menurut saya setelah tanggal 30 ini tidak akan lagi perang statement di media karena hasil putusan sudah keluar, dan tidak ada yang membuat panjang (baik pihak keluarga maupun kuasa hukum)."

Harapan Tom Liwafa

Tak hanya sampai di situ, Tom Liwafa kemudian mengingatkan publik untuk tidak mengungkit video lama dari Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Karena, menurutnya hal itu hanya memperkeruh masalah.

Mengenai beberapa video dari keluarga yang beredar di sosial media. Saya minta dengan segala hormat kepada siapa pun jangan pernah ada yang ungkit ungkit masa lalu beliau berdua dengan konteks negatif. Karena itu tidaklah sopan dan malah memperkeruh masalah," katanya.

Ia kemudian meminta publik tak berspekulasi macam-macam. Menurutnya saat ini yang perlu dilakukan hanya menunggu keputusan pengadilan dan fokus pada perkembangan Gala. 

Sudah lah, sekarang kita fokus ke Gala saja. Kasian Gala masih kecil, suatu saat pasti akan sedih lihat semua jejak digital ini. Dan semua sahabat sahabat jangan spekulatif, lebih baik kita nunggu keputusan pengadilan," lanjutnya.

Selain itu, Tom Liwafa juga berharap agar awak media tak memberikan pertanyaan yang menjebak, baik untuk keluarga Vanessa Angel atau Bibi Andriansyah.

"Dan buat beberapa temen temen media, dimohon jangan memberikan pertanyaan pertanyaan yang menjebak. Karna dari jawaban yang terpleset itulah akhirnya di bikin konten dimana mana," ujarnya.

Rekomendasi