Branding adalah Strategi Pemasaran Modern, Ketahui Manfaatnya

Branding pada dasarnya merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membangun dan membesarkan identitas sebuah brand/merek dengan cakupan yang sangat luas, meliputi nama dagang, logo, karakter, dan persepsi konsumen akan brand tersebut.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Branding adalah Strategi Pemasaran Modern, Ketahui Manfaatnya
Ilustrasi laptop. ©2012 Shutterstock/Dmitriy Shironosov

Branding pada dasarnya merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membangun dan membesarkan identitas sebuah brand/merek dengan cakupan yang sangat luas, meliputi nama dagang, logo, karakter, dan persepsi konsumen akan brand tersebut. Brand juga menjadi strategi bagi perusahaan untuk mendapatkan dan mempertahankan konsumen.

Istilah "brand" yang menjadi kata dasar branding pertama kali digunakan oleh orang-orang Inggris abad ke-19 sebagai bentuk memberi tanda kepada hewan-hewan ternak dan budak dengan memberi cap besi panas pada tubuh mereka. Sampai pada akhirnya kata "brand" populer digunakan orang Jerman dengan makna sama.

Dalam perkembangannya hingga kini, branding masih menjadi sesuatu yang penting yang banyak digunakan sebagai strategi pemasaran modern oleh para pengusaha. Fenomena tersebut dapat dilihat dari begitu banyak jenis komoditas yang dijual dengan menggunakan merek.

Berikut informasi lengkap mengenai branding adalah strategi pemasaran modern yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan indonesia.sae.edu pada Jumat, (05/11/2021).

Pengertian Branding Menurut Para Ahli

1. Kotler dan Amstrong (1997)
Pengertian nya menurut mereka adalah janji penjual untuk menyampaikan kumpulan sifat, manfaat, dan jasa spesifik secara konsisten kepada pembeli.

2. Bilson Simamora (2001)
Pengertian Brand menurut Bilson Simamora adalah nama, tanda, istilah, simbol, desain atau kombinasinya yang ditunjukan untuk mengidentifikasi dan mendiferensiasi (membedakan) barang atau layanan suatu penjual dari barang atau layanan penjual lain.

3. Lamb, Hair, dan Mc. Daniel (2001)
Pengertian Brand menurut Lamb, Hair, Mc. Daniel adalah istilah, simbol, desain, atau gabungan keempatnya, yang mengidentifikasi produk para penjual dan membedakannya dari produk pesaing.

4. Janita (2005)
Pengertian Brand menurut Janita adalah ide, kata, desain grafis dan suara/bunyi yang mensimbolisasikan produk, jasa, dan perusahaan yang memproduksi produk dan jasa tersebut.

Manfaat Branding

1. Mudah Dikenali
Memiliki merek atau brand akan menguntungkan usaha kita karena lebih mudah dikenali oleh calon pelanggan. Sehingga juga akan lebih mudah untuk dipilih pelanggan karena produknya bermerek yang artinya kualitasnya tidak diragukan lagi dibandingkan dengan produk yang tidak bermerek (belum dikenal). Memiliki merek atau brand bisa menguntungkan usaha karena membuatnya terlihat berbeda dan mudah dikenali oleh target pasar.

2. Membedakan Produk Satu dengan Lainnya
Apapun produknya fungsi branding adalah memberikan ciri khas dan menjadi penanda bagus suatu produk. Dengan ini, produk akan terus diingat oleh pelanggan begitu mereka selesai dengan transaksi jual beli. Sehingga akan memperbesar kunjungan pelanggan yang kembali lagi untuk membeli produk yang sudah memiliki brand karena mudah diingat.

3. Mempengaruhi Psikologi Pembeli
Branding juga mampu menyihir psikologis seorang pembeli. Sebab dengan memberikan merek akan membuat pelanggan berpikir jika produk tersebut terlihat bagus dan profesional.

Cara Membangun Branding Bisnis

1. Logo dan Warna Merek

Kedua hal ini sangat penting untuk kegiatan promosi produk. Dengan memiliki logo dan warna khas, produk kamu memiliki keunikan yang berarti akan dengan mudah dikenal oleh masyarakat. Ketika orang melihatnya, mereka akan tahu siapa kamu.

Lakukanlah sejak awal membuka bisnis agar memiliki identitias visual yang jelas. Di samping itu, juga untuk membangun sebuah merek agar dikenal oleh masyarakat.

Kamu bisa membuat logo misalnya dari gambar yang menginspirasi dan mencerminkan visi kamu. Hal ini akan membuat pengembangan identitas visual lebih intuitif dan jitu. Mungkin kamu bisa mengonsultasikannya dengan desainer grafis untuk membahas masalah logo dan warna ini.

2. Penggunaan Psikologi Warna
Selain logo, pemilihan warna pun tak kalah penting. Warna dapat memengaruhi perilaku dan keputusan sebagai bagian dari proses branding. Bahkan telah terbukti jika warna memiliki efek emosional dan psikologis sehingga penting untuk memilih warna yang tepat dan menarik untuk menyampaikan pesan yang ingin kamu komunikasikan.

Misalnya warna biru tua sering dipandang sebagai rona tradisional, andal, dan praktis. Sedangkan warna hijau limau memancarkan getaran futuristik dan teknologi maju, mungkin bisa menjadi pilihan untuk perusahaan perangkat lunak.

3. Desain Situs Web
Pikirkan desain sebagai real estate virtual bisnis kamu di web. Pastikan semua konten dan produk saling memperkuat dan melengkapi satu sama lain, dari foto hingga font yang digunakan. Hal ini berguna agar para pengunjung yang melihat web bisnis kamu dapat merasakan brandingnya.

Kamu harus bisa mendesain web dengan tampilan yang menarik dan informatif. Rancanglah desain yang sekiranya nyaman dipandang oleh pengunjung, itu kuncinya.

4. Konten Media Sosial
Saat ini ada banyak platform media sosial yang sering digunakan masyarakat, seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, Pinterest, atau LinkedIn.

Manfaatkanlah konten media sosial untuk memperkuat promosi produk kamu. Cara ini pun dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat agar mereka ingin tahu apa produk yang Anda tawarkan. Dengan adanya konten media sosial, kamu pun bisa memberi gambaran mengenai produk kamu secara virtual.

5. Konsistensi adalah Kuncinya
Idenitas merek harus sangat jelas dalam segala bentuk periklanan dan pemasarannya. Semakin mudah dikenal, semakin mudah para pelanggan mengingat siapa kamu dan apa produknya. Konsistensilah yang diperlukan supaya semua ini berjalan dengan baik.

Rekomendasi