Seiring dengan melonjaknya kasus pandemi Covid-19, pasien Covid-19 umumnya mengalami penurunan nilai saturasi oksigen. Saturasi merupakan jumlah kadar oksigen yang ada dalam darah. Dalam keadaan normal atau sehat, angka batas minimal saturasi oksigen adalah 95-100 persen. Ini artinya hampir semua sel darah merah mengangkut oksigen dan tidak ada hambatan dalam sistem peredaran darah.
Kadar ini bisa diukur dengan menggunakan alat bernama oksimeter. Pengukurannya pun dilakukan dengan cara sederhana yakni dengan menjepitkan oksimeter pada jari tangan. Jika saturasi oksigen dalam darah kurang dari 95 persen, seseorang bisa mengalami gangguan atau kesulitan bernapas. Hal ini dikarenakan sirkulasi oksigen pasien terhambat akibat adanya infeksi virus pada paru-paru.
Kondisi tersebut mengakibatkan penumpukan cairan yang menyulitkan oksigen masuk ke tubuh. Namun, tak perlu khawatir jika saturasi oksigen turun di bawah 95 persen. Bagi penderita Covid-19 yang sedang isolasi mandiri, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengimbau pasien Covid-19 untuk melakukan proning.
Berikut ini rangkuman tentang cara meningkatkan saturasi oksigen bagi pasien Covid-19, seperti dilansir dari Instagram Kementerian Kesehatan, Rabu (28/7).
Cara meningkatkan saturasi oksigen
Proning merupakan cara meningkatkan saturasi oksigen pada pasien yang mengalami sesak napas secara efektif. Dalam dunia medis, dilakukan dengan posisi tengkurap. Untuk meningkatkan saturasi oksigen dilakukan dengan posisi tengkurap karena pada posisi tersebut oksigenasi.
Berikut cara meningkatkan saturasi atau kadar oksigen dalam darah dengan teknik proning:
1. Pertama, berbaring tengkurap di atas alas. Pastikan menggunakan bantal di bawah leher, panggul, dan kaki. Lakukan posisi ini selama 30 menit.
2. Pada posisi kedua, berbaring menyamping ke kanan. Pastikan alas dan bantal di bawah leher, panggul, dan dijepit di antara kedua kaki. Lakukan posisi ini selama 30 menit.
3. Selanjutnya, duduk dengan kaki selonjor lurus ke depan dan badan menempel dinding. Gunakan penyangga bantal dalam posisi duduk. Sama seperti dua posisi sebelumnya, lakukan ini selama 30 menit.
Catatan: selama melakukan teknik tersebut, upayakan berada di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Apabila teknik tersebut sudah sering dilakukan, tetapi belum bisa meningkatkan saturasi oksigen dalam tubuh, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Reporter: Azizta Laksa Mahardikengrat