6 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Sayur, Variasikan Menu Hingga Memberi Contoh

Sayur merupakan bahan makanan yang baik untuk kesehatan tubuh karena akan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, tidak semua orang menyukai sayur begitu pun dengan anak-anak. Bagi sebagian besar orang membuat anak mereka menyukai sayur merupakan pekerjaan yang sulit.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
6 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Sayur, Variasikan Menu Hingga Memberi Contoh
Ilustrasi anak makan sayur. Shutterstock/Sergey Novikov

Sayur merupakan bahan makanan yang baik untuk kesehatan tubuh karena akan kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, tidak semua orang menyukai sayur begitu pun dengan anak-anak. Bagi sebagian besar orang membuat anak mereka menyukai sayur merupakan hal yang sulit. Pasalnya, rasa sayuran tidak seenak daging, ayam, ataupun buah. Padahal, pada masa pertumbuhannya anak sangat membutuhkan konsumsi sayuran.

Kandungan serat yang terdapat dalam sayur bermanfaat untuk melancarkan saluran cerna dan dapat mencegah kontipasi pada anak. Kontipasi merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak. Jika kamu termasuk orang tua yang sedang kesulitan menghadapi anak yang tak suka sayur dan merasa bingung bagaimana solusinya. Tidak perlu panik, sebenarnya ada banyak cara sederhana yang bisa kamu coba untuk membuat anak menyukai sayur.

Berikut ini informasi lengkap mengenai 6 cara mengatasi anak susah makan sayur, mulai dari variasikan menu hingga memberi contoh telah dirangkum melalui Liputan6.com:

1. Membuat Kreasi Menu Makan dari Sayur

Cara mengatasi anak susah makan sayur yang pertama adalah dengan membuat kreasi menu makan dari sayur. Kamu bisa mengkreasikan sayur menjadi bentuk-bentuk benda unik yang menarik sehingga anak tertarik untuk memakannya. Misalnya, kamu bisa gunakan brokoli, asparagus, wortel, dan juga paprika.

Satukan semua sayuran menggunakan tusuk sate. Panggang sate sayuran, dan tambahkan saus kesukaan anak. Bentuk atau sajian yang unik dapat membuat anak jadi mau makan sayur. Kamu juga bisa memotong kentang dan wortel menggunakan cetakan khusus dengan bentuk yang lucu.

2. Padukan Sayuran dengan Makanan Kesukaan

Cara mengatasi anak susah makan sayur berikutnya adalah memadukan sayuran dengan makanan kesukaan. Anak mungkin tidak suka makan sayur yang direbus atau dikukus karena rasanya pahit atau hambar. Namun, bila dipadukan dengan makanan favoritnya, sayur akan terasa lebih enak dan anak-anak mungkin akan menyukainya.

Misalnya, blender sayuran, lalu campurkan ke dalam daging ayam dan tepung untuk dibuat nugget atau bakso. Secara tidak langsung ia akan makan sayur dalam wujud yang berbeda. Sementara untuk anak yang masih balita, kamu dapat memberikan bubur dengan campuran sayur dan bahan-bahan lain, seperti daging ayam atau keju agar rasanya enak.

3. Membujuk dengan Sayuran Kesukaan

Selain itu, orang tua juga bisa membujuk anak makan sayur dimulai dari jenis yang paling disukainya. Pada awalnya, berikan anak jenis sayur yang ia senangi misalnya bayam atau wortel, serta masak sayur sesuai yang ia senangi, misalnya dengan direbus atau ditumis.

Hindari sayuran yang jika dimakan memiliki rasa pahit atau teksturnya keras dan alot, karena biasanya anak tidak suka. Selanjutnya jika anak sudah mulai suka makan sayur, barulah kamu dapat memberikan jenis atau olahan sayur lainnya.

4. Menjelaskan pada Anak Manfaat Sayur

Menjelaskan pada anak mengenai manfaat sayur untuk kesehatan tubuhnya juga bisa jadi salah satu cara mengatasi anak susah makan sayur. Hal ini penting dilakukan agar anak mengerti apa saja manfaat makan sayur.

Contohnya, kamu bisa jelaskan kalau makan sayur bisa mencegah ia dari sembelit dan bermanfaat baik untuk kesehatan tubuhnya. Jelaskan juga makan sayur bisa membuat badannya lebih kuat serta makin pintar saat bermain dan belajar.

5. Mengajaknya saat Memilih dan Memasak Sayur

Selanjutnya, kamu juga perlu melibatkan anak memilih dan mengolah sayur. Misalnya kamu bisa mengajak anak untuk membeli sayuran ke pasar, dan biarkan dia memilih sayuran yang menarik perhatiannya.

Kemudian, mintalah anak untuk membantu mencuci dan memotong sayur, kemudian libatkan dia saat memasak. Dengan begitu, ia akan dengan bangga memakan sayur yang dipilih dan diolahnya sendiri. Memasak bersama juga dapat menggugah selera makannya.

6. Memberikan Contoh

Selain melibatkan anak saat memilih dan mengolah sayur, hal lain yang perlu kamu lakukan untuk membuatnya menyukai sayur adalah dengan memberi contoh dengan makan sayur bersama anak. Saat anak makan, dampingi ia dan berikan contoh bahwa kamu juga makan sayuran yang sama.

Kamu juga bisa membuat anak tergiur, misalnya dengan mengatakan bahwa sayurannya punya rasa lezat. Tentunya anak tidak akan berminat mengonsumsi sayur jika ia melihat ayah dan ibunya juga tidak suka makan sayur. Anak juga bisa termotivasi untuk makan sayur saat ia melihat teman-temannya juga makan sayur.

Rekomendasi