Mata merupakan salah satu panca indra yang berfungsi untuk melihat. Tentu saja mata menjadi salah satu bagian penting dalam tubuh manusia, hal ini tak lain karena fungsi yang dimiliki. Penglihatan yang baik dapat membantu kelancaran aktivitas sehari-hari baik itu sekolah, bekerja atau aktivitas lainnya.
Maka dari itu menjaga kesehatan mata sudah seharusnya dilakukan oleh setiap orang agar kondisi penglihatannya tetap dalam keadaan baik. Mengingat mata juga merupakan salah satu organ tubuh yang rentan terserang penyakit. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan mata seperti polusi udara yang semakin meningkat debu, asap kendaraan, asap rokok, kebiasaan buruk, infeksi jamur, virus, dan bakteri.
Salah satu hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengetahui berbagai penyakit mata agar kamu dapat melakukan pencegahannya sedini mungkin. Berikut ini ada 5 jenis penyakit mata yang wajib diketahui:
Advertisement
1. Katarak
Jenis penyakit mata yang pertama adalah katarak yang muncul ketika lensa alami mata menjadi seperti kabur. Hampir semua pasien yang usianya semakin tua mengalami katarak. Penyakit ini dapat terjadi lebih cepat pada pasien yang merokok, sering terkena paparan sinar matahari yang signifikan atau menderita trauma.
Pada umumnya orang yang mengalami katarak akan merasakan gejala yang bertahap mulai dari penglihatan yang kabur, silau atau ada lingkaran cahaya, sensitivitas kontras menghilang atau penglihatan ganda dalam satu mata.
Perlu diketahui bahwa katarak hanya bisa disembuhkan melalui operasi. Operasi modern yang berkembang saat ini hanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil kurang dari 3 milimeter. Jika tidak operasi, maka mata akan semakin menurun penglihatannya dari waktu ke waktu dan operasi akan lebih sulit jika katarak sudah semakin parah.
Advertisement
2. Blefaritis
Jenis penyakit mata berikutnya yaitu blefaritis yang merupakan suatu peradangan pada kelopak mata karena produksi kelenjar minyak yang semakin meningkat. Namun tidak diketahui secara detail penyebab meningkatnya kelenjar minyak yang bersamaan dengan bakteri.
Gejala blefaritis yang sering dikeluhkan penderitanya pun beragam mulai dari mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka pada bagian kelopak mata dan membengkak, bahkan pada beberapa bisa terjadi kerontokan bulu mata. Selain itu, pasien blefaritis umumnya juga menderita mata kering.
Untuk mengontrol gejala dan mencegah komplikasi, pengobatan blefaritis bisa kamu lakukan dengan cara menjaga kebersihan mata, seperti secara teratur membersihkan mata dengan menggunakan kompres air hangat yang dalam hal ini bisa membantu melunakkan kotoran mata sebelum dibersihkan dengan air.
Advertisement
3. Refraksi
Jenis penyakit mata lainnya yaitu refraksi, atau dalam bahasa medis disebut ametropia. Refraksi merupakan kondisi saat bayangan yang terbentuk di retina mata tidak tajam maupun tegas. Hal ini mengakibatkan penglihatan menjadi kabur.
Ada empat jenis kelainan refraksi yakni miopi (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), presbiopia (mata tua), dan astigmatisme (mata silinder).
Kelainan refraksi dapat diakibatkan oleh cacat atau gangguan pada kelengkungan organ mata, yakni kornea dan lensa. Jika kamu memiliki orangtua dan saudara yang menderita kelainan refraksi, maka kemungkinan besar kamu akan mengalaminya.
Advertisement
4. Glaukoma
Glaukoma merupakan salah satu jenis penyakit mata yang merusak saraf optik mata, yang mengirimkan informasi visual ke otak. Berdasarkan data dari WHO, penyakit ini menjadi penyebab kedua kebutaan di dunia.
Glaukoma memang tidak memiliki gejala pada mulanya. Namun, di dalam mata mengalami tekanan yang meningkat dan titik-titik kebutaan berkembang di sisi pandangan. Titik ini bisa tidak terdeteksi sampai saraf optik memiliki kerusakan yang serius atau pemeriksaan mata lengkap oleh dokter.
Untuk mencegah glaukoma, sebaiknya lakukan cek mata sejak usia kamu menginjak 40 tahun. Jika memiliki riwayat penyakit mata di keluargamu, risiko terkena glaukoma akan lebih besar.
Advertisement
5. Pterigium
Pterigium adalah gangguan mata akibat adanya selaput lendir yang menutupi bagian putih mata. Jenis penyakit mata ini sering terjadi akibat terlalu sering terpapar radiasi sinar matahari.
Gejala yang muncul umumnya bisa meliputi mata merah, pandangan kabur, serta mata yang terasa gatal atau panas. Adanya selaput lendir tersebut juga membuat mata seperti kelilipan benda asing.
Pterigium bisa disembuhkan dengan pemberian resep tetes mata kortikosteroid untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut atau dengan operasi.