8 Cara Mengatasi Darah Tinggi secara Alami, Efektif dan Mudah Dilakukan

Untuk mengatasi darah tinggi, Anda perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini, merdeka.com rangkum dari Healthline, beberapa cara mengatasi darah tinggi secara alami yang bisa membantu Anda melawan penyakit ini.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
8 Cara Mengatasi Darah Tinggi secara Alami, Efektif dan Mudah Dilakukan
ilustrasi darah tinggi. ©2016 Merdeka.com

Darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai 'silent killer' karena kita tidak bisa mengetahui penyakit ini kecuali dengan mengukur tekanan darah. Darah tinggi merupakan kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter raksa (mmHG).

Tekanan darah Anda tergantung pada seberapa banyak darah yang dipompa oleh jantung dan seberapa besar resistensi terhadap aliran darah pada arteri Anda. Semakin sempit arteri Anda, semakin tinggi pula tekanan darah.

Kondisi darah tinggi bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti gaya hidup, genetik, ataupun keduanya. Seseorang yang menderita penyakit darah tinggi harus mulai menerapkan pola hidup sehat, karena penyakit ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Untuk mengatasi darah tinggi, Anda perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini, merdeka.com rangkum dari Healthline, beberapa cara mengatasi darah tinggi secara alami yang bisa membantu Anda melawan penyakit ini.

Meningkatkan Aktivitas Olahraga

Cara mengatasi darah tinggi yang pertama adalah dengan banyak beraktivitas dan olahraga. Jika Anda berolahraga secara teratur, jantung akan menjadi lebih kuat dan lebih mudah memompa darah. Ini dapat mengurangi tekanan pada arteri dan menurunkan tekanan darah Anda.

Anda sebaiknya melakukan olahraga selama 40 menit sehari dan lakukan sebanyak tiga hingga empat kali seminggu. Dalam 40 menit tersebut, Anda juga bisa membaginya menjadi tiga atau empat kali latihan sepanjang hari dengan durasi 10 hingga 15 menit. Lebih mudah bukan?

Untuk jenis olahraganya, tidak perlu melakukan aktivitas atau olahraga yang berat. Anda bisa melakukan aktivitas sederhana seperti naik turun tangga, berjalan, melakukan pekerjaan rumah tangga, bersepeda, atau bermain olahraga tim agar lebih menyenangkan.

Kurangi Gula dan Karbohidrat Olahan

Cara mengatasi darah tinggi yang kedua adalah dengan mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan. Banyak penelitian ilmiah menunjukkan bahwa dengan mengurangi gula dan karbohidrat olahan dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan juga tekanan darah.

Sebuah analisis pada 2012 terhadap diet rendah karbohidrat dan risiko penyakit jantung menemukan bahwa diet ini dapat menurunkan tekanan darah rata-rata 3,10 mm Hg diastolik dan 4,81 mm Hg sistolik.

Efek positif lain dari diet rendah karbohidrat dan rendah gula adalah Anda akan merasa kenyang lebih lama karena Anda mengonsumsi lebih banyak protein dan lemak.

Konsumsi Banyak Kalium

Cara mengatasi darah tinggi yang ketiga adalah dengan banyak mengonsumsi kalium. Meningkatkan asupan kalium dan mengurangi garam juga dapat mengatasi darah tinggi.

Kalium memiliki manfaat untuk mengurangi efek garam dan juga meredakan ketegangan di pembuluh darah Anda. Namun, diet yang kaya kalium bisa berbahaya bagi individu yang menderita penyakit ginjal, jadi bicarakan dengan dokter sebelum menambah asupan kalium Anda.

Sangat mudah untuk mendapatkan makanan yang mengandung banyak kalium. Beberapa di antaranya bisa berupa makanan susu rendah lemak, seperti susu dan yoghurt, ikan, buah-buahan seperti pisang, alpukat, dan jeruk, sayuran seperti ubi, kentang, tomat, sayuran hijau, dan bayam.

Berhenti Merokok

Cara mengatasi darah tinggi yang keempat adalah dengan berhenti merokok. Berhenti merokok bukan hanya baik untuk mengatasi darah tinggi, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan seluruh tubuh Anda. Merokok menyebabkan peningkatan langsung pada tekanan darah dan denyut jantung Anda.

Dalam jangka panjang, bahan kimia dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan, dan mempersempit pembuluh darah. Arteri yang mengeras akan menyebabkan tekanan darah menjadi lebih tinggi.

Atasi Stres

Cara mengatasi darah tinggi yang kelima adalah dengan berusaha mengurangi tingkat stres Anda. Tuntutan di tempat kerja, keluarga, hingga lingkungan sosial memiliki potensi untuk meningkatkan risiko stres. Menemukan cara untuk mengurangi stres sangat penting untuk kesehatan dan tekanan darah Anda.

Ada banyak cara berbeda untuk menghilangkan stress. Berolahraga, berjalan-jalan, membaca buku, atau menonton film bisa menjadi pilihan yang baik.

Tidur yang Berkualitas

Cara mengatasi darah tinggi yang keenam yaitu dengan mendapatkan tidur yang berkualitas. Tekanan darah Anda biasanya akan turun ketika tidur. Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak, hal itu bisa mempengaruhi tekanan darah.Orang yang kurang tidur, terutama mereka yang berusia setengah baya, memiliki peningkatan risiko terkena darah tinggi.

Ada banyak cara untuk membantu Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Cobalah mengatur jadwal tidur yang teratur, habiskan waktu bersantai di malam hari, berolahraga di sore atau pagi hari, dan buat kamar tidur Anda nyaman.

Kurangi Kafein

Cara mengatasi darah tinggi yang ketujuh yaitu dengan mengurangi asupan kafein. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah Anda, meskipun efeknya hanya sementara. Biasanya hanya berlangsung sekitar 45 hingga 60 menit dan reaksinya bervariasi dari individu ke individu.

Beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap kafein. Jika Anda termasuk orang yang sensitif terhadap kafein, Anda perlu mengurangi konsumsi kopi atau mencoba menu kopi tanpa kafein.

Menurunkan Berat Badan

Cara mengatasi darah tinggi yang terakhir adalah dengan menurunkan berat badan. Jika anda memiliki berat badan berlebih, menghilangkan 5 hingga 10 pound sudah dapat membantu dalam mengatasi darah tinggi Anda.

Ditambah, Anda juga berpeluang menurunkan risiko terkena penyakit lainnya.

Rekomendasi