6 Gejala Sinusitis yang Biasa Muncul, Wajib Diperhatikan

Secara medis sinus dikenal sebagai rinosinusitis. Infeksi sinus terjadi ketika rongga hidung Anda terinfeksi, bengkak, dan meradang. Sinusitis biasanya disebabkan oleh virus dan sering berlanjut bahkan setelah gejala pernapasan lainnya hilang.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
6 Gejala Sinusitis yang Biasa Muncul, Wajib Diperhatikan
Ilustrasi hidung. www.health.com

Secara medis sinus dikenal sebagai rinosinusitis. Infeksi sinus terjadi ketika rongga hidung Anda terinfeksi, bengkak, dan meradang. Sinusitis biasanya disebabkan oleh virus dan sering berlanjut bahkan setelah gejala pernapasan lainnya hilang.

Dalam beberapa kasus, bakteri, atau bahkan terkadang jamur, dapat menyebabkan infeksi sinus. Kondisi lain seperti alergi, polip hidung, dan infeksi gigi juga dapat berkontribusi terhadap nyeri dan gejala sinus.

Ketika seseorang terkena sinusitis, biasanya akan muncul beberapa gejala yang menyertainya. Dilansir dari Healthline, berikut ini gejala sinusitis yang biasa muncul pada penderitanya.

Nyeri

Gejala sinusitis yang pertama adalah nyeri. Nyeri adalah gejala umum pada sinusitis. Anda memiliki beberapa sinus berbeda di atas dan di bawah mata Anda serta di belakang hidung Anda.

Peradangan dan pembengkakan akan menyebabkan sinus Anda terasa sakit. Anda mungkin juga akan merasakan sakit di dahi, di kedua sisi hidung, di rahang dan gigi bagian atas, atau di antara mata Anda. Kondisi ini juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Nasal Discharge

Gejala sinusitis yang kedua adalah nasal discharge. Ketika terkena infeksi sinus, Anda mungkin akan sering meniup hidung untuk mengeluarkan cairan dari hidung.

Cairan ini berasal dari sinus Anda yang terinfeksi dan mengalir ke saluran hidung Anda. Cairan ini juga dapat melewati hidung dan mengalir ke belakang tenggorokan Anda.

Sehingga bisa menyebabkan rasa gatal, atau bahkan sakit tenggorokan. Kondisi ini disebut postnasal drip dan dapat menyebabkan Anda batuk pada malam hari ketika Anda berbaring untuk tidur, dan di pagi hari setelah bangun. Ini juga dapat menyebabkan suara Anda terdengar serak.

Hidung Tersumbat

Gejala sinusitis yang ketiga adalah hidung tersumbat. Sinus yang meradang juga membatasi kemampuan bernapas melalui hidung.

Infeksi ini menyebabkan pembengkakan pada sinus dan saluran hidung. Karena hidung tersumbat, Anda mungkin tidak akan bisa mencium atau merasakan seperti biasa. Suara Anda juga mungkin akan terdengar “pengap.”

Sakit Kepala

Gejala sinusitis yang keempat yaitu sakit kepala. Tekanan tanpa henti dan pembengkakan pada sinus Anda dapat memberi Anda gejala sakit kepala. Nyeri sinus juga bisa membuat Anda merasakan sakit telinga, sakit gigi, dan sakit pada rahang dan pipi.

Sakit kepala sinus sering kali terasa lebih buruk ketika pagi hari, karena cairan telah terkumpul sepanjang malam. Sakit kepala Anda juga bisa bertambah buruk ketika tekanan barometrik lingkungan Anda tiba-tiba berubah.

Iritasi Tenggorokan dan Batuk

Gejala sinusitis yang kelima adalah iritasi tenggorokan dan batuk. Ketika cairan sinus Anda mengalir ke bagian belakang tenggorokan Anda, dapat menyebabkan iritasi, terutama dalam jangka waktu yang lama.

Kondisi ini dapat menyebabkan batuk secara terus-menerus, yang bisa menjadi lebih buruk ketika Anda berbaring atau setelah bangun di pagi hari. Gejala ini juga dapat membuat Anda kesulitan tidur.

Tidur tegak atau dengan kepala terangkat dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas batuk Anda.

Sakit Tenggorokan dan Suara Serak

Gejala sinusitis yang terakhir adalah sakit tenggorokan dan suara serak. Kondisi postnasal drip dapat membuat Anda merasakan sakit pada tenggorokan.

Meskipun awalnya menggelitik, kondisi ini bisa menjadi lebih buruk. Jika infeksi Anda berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, lendir dapat mengiritasi, yang mengakibatkan sakit tenggorokan dan suara serak yang menyakitkan.

Rekomendasi