Perut mual ketika menjalani ibadah puasa adalah hal yang wajar, karena pola makan kita yang berubah tidak seperti biasanya. Meskipun dinilai wajar, namun perut mual ini tentu akan mengganggu aktivitas kita ketika menjalani ibadah puasa.
Namun, penyebab mual tentu tidak hanya sebatas karena adaptasi dari bagian pencernaan. Ada faktor-faktor lain juga yang menyebabkan kita merasa mual. Bahkan, penyebabnya bisa jadi karena kebiasaan kita ketika berpuasa.
Jika memang benar kebiasaan ini membuat Anda merasa mual, segera hindari agar anda dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang. Berikut dilansir dari Liputan6.com, beberapa penyebab mual saat puasa.
Advertisement
Menu Sahur yang Tidak Sehat
Penyebab mual saat puasa yang pertama adalah menu makan sahur yang kita konsumsi. Ketika sahur, jangan asal mengonsumsi berbagai makanan. Kita juga harus memperhatikan asupan nutrisi makanan kita.
Bila salah dalam memilih makanan, justru aktivitas kita selama berpuasa yang akan mengganggu, karena berbagai masalah kesehatan seperti mual.
Maka dari itu, usahakan untuk menghindari makanan yang berminyak, terutama gorengan. Asupan protein, karbohidrat, serta lemak yang anda konsumsi juga harus seimbang.
Advertisement
Langsung Tidur Setelah Makan Sahur
Penyebab mual saat puasa yang kedua adalah kebiasaan tidur setelah sahur. Langsung tidur setelah makan sahur sudah banyak diketahui sebagai penyebab berbagai masalah kesehatan saat puasa.
Termasuk juga dengan mual. Meskipun sudah banyak yang tahu bahwa ini adalah kebiasaan yang tidak sehat, namun masih banyak yang mengabaikan anjuran untuk tidak tidur setelah sahur.
Tidur dalam kondisi perut kenyang dapat mengakibatkan asam lambung naik dan memicu terjadinya heartburn yang tentunya berbahaya. Hindari tidur setelah makan sahur, karena banyak risiko kesehatan yang bisa menyerang.
Anda perlu mengatur kembali jadwal tidur Anda selama puasa agar mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Dengan begitu, bisa mengurangi rasa kantuk setelah waktu sahur.
Advertisement
Kurang Minum Air Putih
Penyebab mual saat puasa yang ketiga adalah kurangnya asupan air putih dalam tubuh. Minum air putih sangat disarankan ketika anda hendak menjalankan ibadah puasa. Air putih dapat menjaga tubuh untuk terhindar dari dehidrasi di siang hari saat berpuasa.
Kekurangan air putih dapat membuat tubuh menjadi cepat lelah dan kehilangan energi. Hal ini akan menyebabkan bagian bawah perut mengalami tekanan secara berulang dan akhirnya menimbulkan rasa mual.
Advertisement
Konsumsi Kafein
Penyebab mual saat puasa yang keempat adalah kebiasaan mengonsumsi kafein. Usahakan untuk menghindari minuman berkafein saat berpuasa agar tidak mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Dengan mengonsumsi kafein, dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, mudah merasa haus, mudah lelah dalam beraktivitas serta membuat asam lambung menjadi naik.
Mengonsumsi kafein juga akan berdampak pada sistem pencernaan, karena dapat memperlambat sistem pencernaan yang menyebabkan munculnya rasa mual saat siang hari.
Advertisement
Stres
Penyebab mual saat puasa yang terakhir adalah stres. Tanpa disadari, stres juga dapat menyebabkan munculnya rasa mual saat puasa. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan mendapatkan tekanan berulang dan menyebabkan terasa tidak enak di ulu hati.
Dengan kondisi stres yang terus menerus selama bulan puasa dapat membuat perut akan terasa lebih lapar dari biasanya, muncul rasa haus lebih cepat, hingga lambung nyeri secara berulang.
Cobalah untuk berpikir positif dan melakukan sesuatu yang menyenangkan ketika puasa. Atau akan lebih baik jika mengisi waktu berpuasa dengan berbagai amalan ibadah seperti sholat sunnah atau tadarus.