Batu ginjal merupakan masalah umum yang terjadi pada ginjal. Batu ginjal merupakan hasil dari penumpukan mineral terlarut di lapisan dalam ginjal. Batu ginjal biasanya berasal dari ginjal. Namun, mereka dapat berkembang di mana saja di sepanjang saluran kemih seperti ureter dan kandung kemih.
Penyebab batu ginjal bervariasi sesuai dengan jenis batu yang terbentuk. Tidak semua batu ginjal terbuat dari kristal yang sama. Mengetahui jenis batu ginjal membantu menentukan penyebabnya. Mengetahui penyebab batu ginjal dan gejala yang ditimbulkan juga dapat memberikan kamu petunjuk untuk sedini mungkin melakukan pencegahan.
Berikut 5 penyebab batu ginjal dan gejala yang perlu diwaspadai, yang telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber pada Kamis, (23/4/2020).
Advertisement
1. Konsumsi Garam Berlebihan
Penyebab batu ginjal pertama adalah konsumsi garam berlebihan secara terus menerus. Makanan tinggi garam atau sodium pastinya terasa gurih dan enak, tetapi konsumsi makanan tinggi sodium dapat menjadi penyebab batu ginjal.
Maka dari itu, kurangi penggunaan garam dan konsumsi makanan tinggi garam, seperti makanan kalengan, roti, dan minuman bersoda. Makanan bergaram tinggi dapat meningkatkan risiko pembentukan batu kalsium.
Advertisement
2. Kurang Minum Air
Penyebab batu ginjal berikutnya adalah kurangnya konsumsi air. Padahal sebagian besar tubuh kita terdiri dari air. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan cairan setiap hari sangatlah penting. Kurangnya cairan dalam tubuh dapat menyebabkan mineral mudah mengkristal. Maka, sangat disarankan untuk meminum air putih setidaknya 2 liter per hari.
Tingkatkan asupan air putih kamu, terlebih saat kamu berkeringat, urine berwarna cokelat dan setelah mengonsumsi obat-obatan. Selain air putih, kamu juga dianjurkan untuk mengonsumsi buah jeruk atau lemon karena mengandung senyawa sitrat yang dapat mencegah pembentukan kristal.
Advertisement
3. Tumpukan Kalsium
Selain kurangnya minum air, penyebab batu ginjal lainnya adalah adanya tumpukan kalsium. Dalam hal ini kencing batu sering disebabkan oleh batu ginjal yang mengandung kalsium. Kelebihan kalsium bisa menjadi penyebab batu ginjal. Pasalnya, kalsium yang tidak digunakan oleh tulang dan otot pergi ke ginjal.
Pada kebanyakan orang, ginjal mengeluarkan ekstra kalsium bersamaan dengan sisa urin. Orang yang memiliki batu kalsium menyimpan kalsium dalam ginjal mereka. Kalsium yang tetap berada di belakang bergabung dengan produk-produk limbah lain untuk membentuk batu.
Advertisement
4. Masalah Pada Pencernaan
Penyebab batu ginjal juga bisa karena terdapat masalah pada pencernaan, seperti penyakit Crohn, penyakit peradangan usus besar, dan kolitis ulseratif.
Gangguan pada pencernaan dapat menimbulkan diare dan mengurangi frekuensi buang air kecil. Saat kamu tidak mengeluarkan urine sebanyak biasanya, tubuh dapat menyerap lebih banyak oksalat dari usus yang akan tercampur bersama air seni.
Advertisement
5. Faktor Genetik
Penyebab batu ginjal bisa pula karena adanya faktor genetik. Batu sistin adalah hasil dari kelainan genetik, yang berarti masalah diturunkan dari orangtua ke anak. Gangguan tersebut menyebabkan sistin bocor melalui ginjal dan ke dalam urin.
Advertisement
Gejala Batu Ginjal
Ada beberapa gejala yang dapat ditimbulkan dari batu ginjal, namun meskipun begitu tidak dianjurkan mendiagnosisnya sendiri tanpa pemeriksaan medis. Berikut ini gelaja yang ditimbulkan dari batu ginjal yaitu:
1. Nyeri pada costovertebral angle (sudut pada kedua sisi punggung, di antara iga dua belas dan tulang belakang).
2. Penurunan bising usus, terkadang ditemukan pada nyeri akut yang hebat.
3. Tidak adanya tanda iritasi pada lapisan peritonemun.
5. Berbeda dengan nyeri perut akut di mana seseorang hanya dapat diam berbaring akibat nyeri, penderita batu ginjal akan bergerak untuk mencari posisi yang nyaman.
6. Takikardia (peningkatan denyut jantung)
7. Hipertensi
8. Hematuria (adanya darah pada urine). Dapat dilihat secara secara langsung atau makroskopis maupun mikroskopis.