Tata Cara Shalat Witir, Amalan Penutup Ibadah Malam

Salah satu amalan yang biasa dilakukan pada bulan Ramadhan adalah shalat witir. Shalat ini biasanya dilakukan setelah umat muslim selesai menjalankan ibadah shalat tarawih.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Tata Cara Shalat Witir, Amalan Penutup Ibadah Malam
tata cara sholat tahajud. ©2020 Merdeka.com

Kedatangan bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Pada bulan tersebut, setiap kaum muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa bagi yang mampu. Di bulan ini juga banyak amalan-amalan ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Salah satu amalan yang biasa dilakukan pada bulan Ramadhan adalah shalat witir. Shalat ini biasanya dilakukan setelah umat muslim selesai menjalankan ibadah shalat tarawih. Shalat witir ini bertujuan sebagai shalat penutup untuk shalat sunnah, atau shalat yang dilakukan agar shalat malam menjadi ganjil. Ini sesuai dengan hadits yang berbunyi:

“Ibnu Umar berkata, sungguh ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Saw terkait tata cara shalat malam. Kemudian Rasul menjawab, dua rakaat-dua rakaat, jika sudah mendekati subuh maka ganjilkan dengan shalat satu rakaat.” (HR. Bukhori).

Waktu Pelaksanaan

Shalat witir dilakukan antara setelah Isya hingga terbitnya fajar. Hal ini dilandasi dengan beberapa hadits, antara lain,

"Aisyah Radhiyallahuanhuma, beliau berkata: Dahulu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa salllam shalat antara setelah selesai shalat Isya', yaitu yang disebut oleh orang-orang dengan al-atamah sampai fajar sebelas rakaat dengan salam setiap dua rakaat dan berwitir satu rakaat." (HR. Muslim).

"Rasulullah Shallallahu alaihi wa salllam bersabda: Shalat malam dua rakaat dua rakaat; apabila salah seorang di antara kalian khawatir Subuh, maka ia shalat satu rakaat sebagai witir bagi shalat yang telah dilaksanakannya." (HR. Bukhâri dan Muslim).

Sedangkan waktu pelaksanaannya tergantung pada kemampuan masing-masing. Jika seseorang tidak yakin dirinya mampu bangun di akhir malam, maka dirinya bisa melaksanakan ketika sebelum tidur. Namun, jika dirinya yakin mampu untuk bangun di akhir malam, maka sebaiknya dilakukan di akhir malam.

"Barang siapa yang khawatir tidak bangun di akhir malam, maka witrirlah di awalnya. Dan yang yakin akan bangun di akhir malam, maka witirlah di akhir malam; karena shalat di akhir malam disaksikan dan itu lebih utama." (HR. Muslim).

Niat

Shalat witir dilakukan dengan rakaat ganjil. Bisa 1 rakaat, 3 rakaat, 5 rakaat, bahkan hingga 11 rakaat. Namun, sebagian besar orang lebih banyak melaksanakannya dengan 1 rakaat atau 3 rakaat. Jika ingin dilaksanakan dengan 3 rakaat, anda bisa melakukannya dengan 3 rakaat 1 kali salam, atau di bagi menjadi 2 rakaat kemudian dilanjutkan 1 rakaat.

Untuk bacaan niat, jika anda ingin menunaikan salat witir dengan 1 rakaat saja, ucapkanlah bacaan niat ini dalam hati:

Ushallii sunnatal witri rok 'ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'alaa.
Artinya:
Saya niat salat witir satu rakaat (menghadap qiblat) karena Allah ta'alaa.

Jika anda ingin mengerjakan salat witir 3 rakat dengan 1 kali salam, anda bisa membaca,

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka'aatain (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'alaa.
Artinya :
"Saya berniat salat witir tiga rakaat (menghadap kiblat) karena Allah ta'alaa".

Tata Cara Shalat Witir

Pada dasarnya tata cara shalat witir sama dengan pelaksanaan shalat wajib biasa. Hanya mungkin ada anjuran untuk membaca surat-surat khusus dalam shalat witir.

Tata cara shalat witir yang pertama adalah membaca niat yang dapat dilakukan baik dalam hati maupun secara lisan. Tidak ada peraturan yang memaksa mengenai membaca niat shalat witir. Setelah membaca niat, lakukan takbiratul ikhram.

Takbiratul Ihram

Tata cara shalat witir setelah membaca niat adalah takbiratul ihram. Takbiratul Ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca:

Allaahu akbar

Kemudian kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca doa iftitah.

Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Selesai membaca doa ifititah, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek.

Jika melakukan shalat witir tiga rakaat, disunnahkan membaca surat pendek berupa surat Al Ala pada rakaat pertama dan surat Al Kafirun pada rakaat kedua. Sedangkan pada rakaat ketiga membaca 3 surat yaitu Al Ikhlas, surat Al Falaq dan surat An Nas.

Ruku

Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, tata cara shalat witir selanjutnya adalah ruku. Bacaannya adalah:

Subhaana rabbiyal adziimi wa bihamdih. (3x)

I'tidal

Setelah ruku, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

Samiallaahu liman hamidah.

Rabbanaa lakal hamdu milus samaawati wa mil ulardhi wa mil umaasyita min syaiin badu.

Sujud

Tata cara shalat witir setelah Itidal adalah melakukan sujud. Saat sujud, bacalah tasbih sebanyak tiga kali:

Subhaana rabbiyal alaa wa bihamdih. (3x)

Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua Sujud dan membaca:

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfanii warzuqnii wahdinii waaafinii wafu annii.

Selanjutnya, setelah melakukan sujud, lanjutkan dengan rakaat kedua hingga ketiga seperti urutan yang dijelaskan sebelumnya. Pada rakaat ketiga, lakukan tahiyatul akhir seperti yang akan dijelaskan selanjutnya.

Tahiyatul Akhir

Bacaan doa tahiyatul akhir adalah sebagai berikut:

Attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa waalaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita alaa sayyidinaaibraahiim. waalaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-alaa sayyidinaa muhammad wa-alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa alaa aali sayyidinaa ibraahiim filaala miina innaka hamiidum majiid.

Salam

Selesai Tahiyatul Akhir, akhiri shalat witir dengan salam.

Rekomendasi