Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbedaan Teh Hitam dan Teh Hijau, Dari Proses Pembuatan hingga Manfaatnya

Perbedaan Teh Hitam dan Teh Hijau, Dari Proses Pembuatan hingga Manfaatnya ilustrasi teh. orissapost.com

Merdeka.com - Minum teh di pagi atau sore hari akan membuat tubuh kita terasa rileks. Ternyata tidak hanya kita, ritual minum teh ini, sudah menjadi bagian dari budaya di beberapa tempat, khususnya pada orang-orang Tionghoa, selama ribuan tahun lalu.

Minum teh bahkan dipercaya menjadi bagian dari cara hidup yang sehat. Dilansir dari laman thespruceeats.com, beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa minum teh secara teratur dapat membantu orang menurunkan kolesterol LDL yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat, mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, dan stroke, mencegah diabetes, meningkatkan metabolisme, dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, teh juga dapat mengurangi kemungkinan terkena Alzheimer.

Terdapat dua jenis teh yang paling umum di masyarakat, yaitu teh hitam dan teh hijau. Meski terdapat perbedaan teh hitam dan teh hijau dari sisi tampilannya, namun kedua jenis teh ini berasal dari tanaman yang sama, yang disebut Camellia Sinensis.

Perbedaan teh hitam dan teh hijau yang paling terlihat adalah dari cara pembuatannya. Teh hitam dibuat dari fermentasi, sedangkan teh hijau tidak melalui proses ini. Selama fermentasi, banyak manfaat alami dari teh yang bisa berkurang atau rusak.

Dalam artikel kali ini, kami akan menyampaikan apa saja perbedaan teh hitam dan teh hijau, mulai dari proses pembuatannya hingga manfaat yang ada di kedua jenis teh ini.

Perbedaan Teh Hitam dan Teh Hijau

ilustrasi teh

sirjasonwinters.com

Warna Teh

Perbedaan teh hitam dan teh hijau yang paling mencolok ada pada warna terhnya. Dari simplelooseleaf.com, teh hijau dibuat dengan metode pengolahan yang berbeda dengan teh hitam. Langkah terpenting yang membuat perbedaan teh hitam dan teh hijau adalah oksidasi. Pada teh hijau, proses oksidasi dihentikan segera setelah layu. Ini kebanyakan dilakukan dengan mengukus atau menggoreng daunnya. Sebaliknya, teh hitam mengalami oksidasi dan daun teh berubah warna menjadi merah-coklat tua.

Proses Pembuatan

Perbedaan teh hitam dan teh hijau yang utama adalah dari cara pemrosesannya dan tingkat oksidasi yang dialaminya. Secara sederhana, oksidasi berarti daun teh telah terpapar oksigen selama beberapa waktu. Jika Anda pernah melihat irisan apel menjadi cokelat, berarti apel tersebut mengalami oksidasi.

Dikutip dari laman artfultea.com, segera setelah dipanen, daun teh hijau dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi, biasanya dengan cara dikukus atau dibakar. Hal ini untuk memastikan bahwa teh mengalami oksidasi minimal dan tetap berwarna hijau cerah. Sementara teh hitam dibiarkan teroksidasi sepenuhnya setelah dipanen. Ini berarti daun berubah menjadi coklat atau hitam, dan tidak ada lagi warna hijau pada daun.

Cara Menyeduh Teh

Perbedaan teh hitam dan teh hijau lainnya antara terletak pada cara menyeduh teh. Saat menyeduh teh hitam, sebaiknya gunakan air mendidih dengan suhu sekitar 212 derajat. Secara umum, teh hitam diseduh selama 3-5 menit, meskipun beberapa jenis teh mungkin membutuhkan waktu lebih lama atau lebih sedikit.

Sedangkan teh hijau, harus disiapkan dengan air dengan suhu yang jauh lebih rendah, biasanya pada suhu sekitar 175 derajat. Untuk beberapa teh hijau, seperti teh Jepang yang tumbuh di bawah naungan seperti Gyokuro dan Kabusecha, bisa saja memerlukan suhu yang lebih rendah, atau pada suhu sekitar 140 derajat.

Jika Anda menggunakan air yang terlalu panas saat menyeduh teh hijau, daun dapat melepuh atau terbakar, sehingga menghasilkan rasa pahit yang tidak sedap. Teh hijau juga biasanya diseduh untuk waktu yang lebih singkat daripada teh hitam, sekitar 1-2 menit.

Manfaat Teh Hitam

hitam

greekfood.about.com

Teh hitam berasal dari tanaman Camellia sinensis. Teh ini dikenal karena rasanya yang kuat. Teh hitam memiliki tingkat kafein yang lebih tinggi dibandingkan teh lainnya, tetapi mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan kopi.

Teh hitam mengandung antioksidan. Teh hitam memiliki berbagai manfaat kesehatan dan mengurangi peradangan di tubuh. Selain itu, teh jenis ini memiliki kandungan flavonoid yang diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung. Manfaat lain yang ditawarkan teh hitam adalah meningkatkan kesehatan usus, mengurangi risiko stroke, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan kadar gula darah.

Manfaat Teh Hijau

ilustrasi teh hijau

©Shutterstock

Teh hijau mengandung antioksidan EGCG, yang mengandung khasiat obat yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Teh hijau mengandung kafein, yang dikenal sebagai stimulan yang telah terbukti mampu meningkatkan fungsi otak, termasuk suasana hati yang lebih baik dan fokus. Meski kandungan kafeinnya tidak sekuat kopi, teh hijau juga mengandung asam amino L-theanine yang juga dapat meningkatkan fungsi otak dan mengurangi kecemasan.

Konsumsi teh hijau secara teratur dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan kinerja fisik. Teh hijau juga bagus untuk gigi Anda. Katekin dalam teh hijau dapat membunuh bakteri di mulut Anda dan membantu mencegah Anda terkena influenza.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP