Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbedaan Resume dan CV yang Perlu Diketahui Para Pencari Kerja

Perbedaan Resume dan CV yang Perlu Diketahui Para Pencari Kerja Ilustrasi wawancara kerja. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/BlueSkyImage

Merdeka.com - Jika Anda adalah seorang pencari kerja, pasti sudah tidak asing lagi dengan Curriculum Vitae, atau yang biasa disingkat dengan CV. CV ini adalah salah satu senjata penting yang harus dipersiapkan para pencari kerja ketika hendak melamar pekerjaan.

Selain CV, ada juga berkas lain yang perlu dipersiapkan, yaitu resume. Ya, CV dan resume adalah dua hal yang berbeda. Meski saling berkaitan keduanya memiliki dan mungkin tampak mirip, keduanya tetap memiliki perbedaan. Perbedaan resume dan CV ini memang terkadang tidak terlalu dipikirkan oleh pencari kerja karena isinya yang tampak mirip.

Lalu, apa perbedaan resume dan CV?

Perbedaan resume dan CV yang utama adalah panjangnya, apa yang disertakan di dalamnya, dan untuk apa masing-masing digunakan. Meskipun keduanya digunakan sebagai berkas lamaran pekerjaan, resume dan CV tidak selalu dapat ditukar satu sama lainnya.

Berikut ini akan kami sampaikan apa perbedaan resume dan CV yang sebaiknya diketahui oleh para pencari kerja.

Perbedaan Resume dan CV

Resume

Dilansir dari livecareer.com, salah satu perbedaan resume dan CV yang paling terlihat adalah resume ditulis dengan sangat ringkas, yang biasanya tidak melebihi satu halaman. Alasan utama mengapa resume tidak dibuat seperti dokumen yang panjang adalah karena mereka tidak dimaksudkan agar pembaca berpikir untuk waktu yang lama. Sebaliknya, tujuan resume adalah untuk membantu kandidat tampak lebih menonjol dari kompetitornya.

Resume juga harus disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar sehingga keterampilan dan kualifikasi utama kandidat dapat disorot. Selain itu, karena resume adalah dokumen yang dapat disesuaikan, isi di dalamnya tidak harus dibuat dalam urutan kronologis atau mencakup seluruh riwayat karier seseorang.

CV

Curriculum Vitae, atau CV, adalah dokumen yang sangat rinci yang terdiri dari satu halaman atau lebih. Dokumen-dokumen ini membahas secara mendalam tentang pencapaian seseorang dan dapat mencakup pendidikan calon karyawan selain pencapaian lainnya, seperti penghargaan atau sertifikasi terkait industri.

Salah satu perbedaan resume dan CV yang utama adalah bahwa CV cenderung diatur secara kronologis sehingga mencakup jejak karir seseorang secara keseluruhan. Selain itu, dokumen ini bersifat statis dan tetap konsisten terlepas dari jenis posisi apa yang ingin dilamar.

Tips Menulis CV dan Resume

Baik Anda menulis CV atau resume, ada beberapa aturan berguna yang harus diikuti. Dilansir dari thebalancecareers.com, penting untuk menunjukkan kepada pihak perusahaan bahwa Anda adalah kandidat yang memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut, apa yang Anda tawarkan kepada organisasi, dan mengapa Anda akan menjadi kandidat yang tepat untuk diwawancarai.

Sesuaikan resume atau CV dengan posisi yang Anda lamar. Ini juga penting saat menulis resume, tapi juga berlaku untuk CV. Pastikan Anda menuliskan pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan Anda yang berkaitan dengan industri atau pekerjaan tertentu.

Dalam CV, misalnya, jika Anda melamar pekerjaan di bidang pendidikan, Anda harus meletakkan pengalaman mengajar Anda di bagian atas CV. Dalam resume, Anda hanya perlu menyertakan pengalaman kerja yang berhubungan langsung dengan pekerjaan yang Anda lamar. Anda juga bisa memasukkan kata kunci dari deskripsi pekerjaan di resume atau CV Anda. Ini akan menunjukkan kepada atasan bahwa Anda adalah orang yang cocok untuk posisi tersebut.

Berikut ini cara mencocokkan kualifikasi Anda dengan pekerjaan yang ingin dilamar:

  • Gunakan template. Anda bisa menggunakan templat untuk menyusun resume atau CV Anda. Ini akan memberi dokumen Anda susunan yang jelas, sehingga membantu manajer untuk dengan cepat melihat ke arah kualifikasi dan pengalaman Anda.
  • Koreksi dan edit. Tidak peduli apakah Anda menggunakan CV atau resume, Anda perlu mengedit dokumen Anda secara menyeluruh. Pastikan tidak ada kesalahan ejaan atau tata bahasa.
  • Cara Menulis Resume dan CV

    ilustrasi menulis

    ©Shutterstock/YURALAITS ALBERT

    Cara Menulis Resume yang Baik

    Pilih format yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Industri, pengalaman, dan peran yang diinginkan akan menginformasikan pilihan format resume. Misalnya, format untuk menggambarkan kronologis, fungsional, atau kombinasi.

    Cara Menulis CV yang Baik

    Ketahui apa yang harus disertakan dan bagaimana menyusun informasi tersebut menjadi lebih enak dibaca. Pilih format yang sesuai. Pastikan Anda memilih format curriculum vitae yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Jika Anda melamar beasiswa, misalnya, Anda tidak perlu menyertakan informasi pribadi yang mungkin disertakan dalam CV pada umumnya.

    Kapan Menggunakan Resume dan CV

    002 tantri setyorini

    ©TODAY.com

    Perbedaan resume dan CV juga bisa kita lihat dari cara penggunaannya. Ketika diberi kesempatan untuk memilih antara resume dan CV, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan oleh pelamar kerja. Terutama, pelamar harus memikirkan jenis pekerjaan apa yang mereka lamar.

    Secara umum, resume paling sesuai untuk pekerjaan nonakademik. Misalnya, jika seorang kandidat melamar pekerjaan sebagai insinyur atau asisten administrasi, dia akan lebih baik mengirimkan resume.

    Sedangkan CV, sebagian besar digunakan saat melamar beasiswa, atau posisi di pemerintahan, akademisi, atau industri. Biasanya, ketika riwayat pendidikan atau pengalaman kerja menjadi salah satu syarat yang diperhitungkan, Anda lebih baik membuat CV untuk diserahkan.

    (mdk/ank)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP