Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Infeksi Saluran Kemih, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Penyebab Infeksi Saluran Kemih, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya Ilustrasi sakit perut. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyebab infeksi saluran kemih penting untuk diketahui. Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi. Umumnya, ISK terjadi pada kandung kemih dan uretra.

Penyebab infeksi saluran kemih berasal dari bakteri. Berdasarkan bagian yang terinfeksi, ISK terbagi menjadi ISK atas dan ISK bawah. ISK atas merupakan infeksi yang terjadi di bagian atas kandung kemih, yaitu di ginjal dan ureter. Sedangkan ISK bawah adalah infeksi pada kandung kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra.

Infeksi terbatas pada kandung kemih kamu bisa menyakitkan dan menjengkelkan. Namun, konsekuensi serius dapat terjadi jika ISK menyebar ke ginjal kamu. Oleh karena itu, penting mengetahui penyebab infeksi saluran kemih dan cara mengatasinya.

Lebih jauh berikut ini penyebab infeksi saluran kemih lengkap dengan cara mengatasinya telah dirangkum merdeka.com melalui poltekkesjogja.ac.id pada Kamis, (17/2/2022).

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Pada umumnya penyebab infeksi saluran kemih dapat terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak di kandung kemih.

Meskipun sistem kemih dirancang untuk mencegah terjangkitnya bakteri mikroskopis seperti itu, Namun tak jarang pertahanan ini pun gagal. Ketika itu terjadi, bakteri dapat menguat dan tumbuh menjadi infeksi besar di saluran kemih.

ISK yang paling umum terjadi terutama pada wanita dan memengaruhi kandung kemih dan uretra.

Infeksi kandung kemih (sistitis)Penyebab infeksi saluran kemih jenis ini biasanya disebabkan oleh Escherichia coli (E. coli), sejenis bakteri yang biasa ditemukan dalam saluran gastrointestinal (GI). Namun, terkadang bakteri lain yang bertanggung jawab.

Hubungan seksualHubungan seksual dapat menyebabkan sistitis, radang pada kandung kemih. Tetapi tidak harus aktif secara seksual untuk mengembangkannya. Semua wanita berisiko sistitis karena anatomi mereka khususnya meliputi jarak pendek dari uretra ke anus dan pembukaan uretra ke kandung kemih.

Infeksi uretra (uretritis)Penyebab infeksi saluran kemih jenis ini dapat terjadi ketika bakteri GI menyebar dari anus ke uretra. Juga, karena uretra wanita dekat dengan vagina, infeksi menular seksual, seperti herpes, gonore, klamidia dan mikoplasma, dapat menyebabkan uretritis.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Setelah mengetahui penyebab infeksi saluran kemih, kenali juga gejalanya. Infeksi saluran kemih tidak selalu menyebabkan tanda dan gejala, tetapi ketika terjadi, mereka mungkin akan menimbulkan gejala khusus seperti:

  • Keinginan kuat dan gigih untuk buang air kecil
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Sering buang air kecil
  • Air seni yang tampak keruh
  • Urin yang tampak merah, merah muda cerah atau berwarna cola yang merupakan tanda darah dalam urin
  • Urin berbau tajam
  • Nyeri panggul, pada wanita terutama di pusat panggul dan di sekitar area tulang kemaluan
  • Cara Mengatasinya

    Cara mengatasi infeksi saluran kemih dapat dilakukan secara medis antara lain yaitu melalui medikamentosa yaitu pemberian obat-obatan berupa antibiotik secara empirik selama 7-10 hari untuk eridikasi infeksi akut.

    Pemberian analgetik dan anti spasmodik untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan penderita, obata venozopyiridine/pyridium untuk meredakan gejala iritasi pada saluran kemih. Selain itu, terapi farmakologis yang dianjurkan secara empiris disesuaikan dengan pola kuman yang ada di setiap tempat.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP