Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip Keelokan Nanggung, Tempat Wisata Baru di Bogor dengan Kebun Teh Luas

Mengintip Keelokan Nanggung, Tempat Wisata Baru di Bogor dengan Kebun Teh Luas Kebun Teh Nirmala Nanggung Bogor. ©2021 Youtube Silaru Adventure/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Hamparan kebun teh Nirmala menjadi salah satu destinasi incaran wisatawan. Terletak di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kebun teh Nirmala tak boleh dilewatkan para pengunjung.

Suasananya yang asri dan berada di dataran tinggi sayang untuk dilewatkan. Terlebih saat kita berkunjung ke kawasan Cisarua.

Di sana, bukan hanya keelokan kebun teh peninggalan Belanda yang bisa kita nikmati. Tetapi terdapat ragam wisata penunjang yang diproyeksi bakal menjadi pesaing kuat wisata puncak yang lebih dahulu kesohor namanya.

“Bahkan kalau jaraknya tidak terlalu jauh, orang akan berbondong-bondong datang ke sini mengalahkan wisata Puncak," ujar Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Munawaroh Yasin, Senin (20/9), mengutip Antara.

Kebun Teh Berada di Ketinggian

kebun teh nirmala nanggung bogor

©2021 Youtube Silaru Adventure/editorial Merdeka.com

Hamparan kabut amat terasa saat memasuki kawasan kebun hijau seluas 900 hektare dengan tinggi 900-1000 mdpl tersebut. Dinginnya suhu di sana justru menjadi obat yang mujarab, untuk mengobati lelahnya rutinitas sepekan ke belakang.

Menurut Ade Yasin, kawasan tersebut masuk ke wilayah Desa Malasari, Kecamatan Nanggung yang juga berada di kaki Gunung Salak, kabupaten Bogor.

"Nanggung itu memiliki pesona alam Gunung Salak yang indah, apalagi masuk ke wilayah Desa Malasari, ada pemandangan kebun teh yang cukup besar.” terang Ade.

Ada Green Canyon Mini

curug love nanggung bogor

curug love nanggung bogor

©2021 Youtube Sallacca95/editorial Merdeka.com

Salah satu curug yang tak boleh dilewatkan saat ke wilayah Nanggung adalah Curug Love, atau warga lokal biasa menyebutnya ‘Green Canyon’ mini.

Bukan tanpa alasan curug tersebut disebut demikian. Hal ini dikarenakan strukturnya yang menyerupai ngarai besar, dengan dikelilingi tebing-terjal dan aliran sungai jernih. Uniknya bebatuan air terjun di sana menyerupai bentuk hati sehingga olah para pengunjung disebut Curug Love.

Selain itu, disebut Ade juga terdapat wisata curug lain yang tak kalah indah yakni Curug Sawer, Leuwi Bongbang, Setu Nirmala, dan Curug Macan. Semuanya merupakan Geo Heritage eks pertambangan bawah tanah milik Antam.

Terdapat Wisata Budaya

Selain wisata curug, bagi pengunjung yang mendambakan suasana tradisional dengan kearifan lokal Sunda di Kecamatan Nanggung juga terdapat Cultural Heritage.

Di lokasi itu, pengunjung bisa mendatangi Pendopo Bupati, Situs Pasir Jambu, Situs Kramat Mbah Kudung dan Mbah Langgar, Kampung atau Desa Wisata Malasari, serta Kampung Malani seni pencak silat dan pertanian.

Kemudian ada juga Bio Heritage yang terdiri dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak, pengamatan elang, pengamatan Owa, habitat anggrek raksasa, hutan hujan tropis, Perkebunan Teh Nirmala, Agromedika, dan persawahan terasering.

Tersedia Tanaman Obat hingga Produk Logam

Di luar itu, pesona Nanggung juga dilengkapi dengan adanya komoditas unggulan khas warga setempat. Beberapa di antaranya yakni cengkih, tanaman obat, manggis, produk logam, dan lain-lain.

Ade menambahkan, kawasan tersebut saat ini masuk ke dalam strategi pembangunan pariwisata Strategis Pariwisata Daerah (KSPD)

“Ini masuk ke wilayah Halimun-Salak bersama-sama dengan Tenjolaya, Leuwiliang, Leuwisadeng, Pamijahan, Sukajaya, Jasinga, bertema utama alam, budaya dan geopark serta tema pendukung edukasi,”  ujar Ade.

Alternatif Wisata Puncak

Sebagai salah satu wisata alternatif puncak yang direkomendasikan, kawasan tersebut masih harus dikembangkan agar lebih tertata.

Bahkan saking uniknya, di kawasan tersebut terdapat wisata heritage seperti Geopark Pongkor dan lokasi tambang yang pada 2018 lalu sempat diresmikan. Namun wisata eks pertambangan tersebut belum bisa dibuka, karena kegiatan pertambangan di wilayah tersebut masih diperpanjang. "Karena masih ada kegiatan penambangan, bahaya jika dipaksakan dibuka saat ini, akan tetapi dengan memanfaatkan potensi wisata sekelilingnya tanpa harus masuk ke dalam wilayah Pongkor, seperti Curug Sawer, Leuwi Bongbang, Setu Nirmala, Curug Macan, dan lainnya," katanya pula.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP