Merdeka.com - Kerajinan bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak. Ada bahan lunak alami seperti tanah liat, serat alam, dan kulit. Selain itu bisa juga menggunakan bahan lunak buatan seperti bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons dan lain sebagainya.
Produk kerajinan dari bahan lunak jenisnya sangat beragam mulai dari karya kerajinan yang digunakan untuk kebutuhan fungsi pakai dan karya kerajinan untuk hiasan. Beberapa di antaranya barang kali sudah sangat populer di tengah masyarakat seperti gerabah, vas bunga, guci, hingga piring. Selain itu bahan lunak khususnya serat alam dapat menghasilkan tas, dompet, topi, alas meja hingga tempat lampu.
Jika kamu memiliki anak di rumah, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk belajar mengenai kerajinan bahan lunak termasuk cara membuatnya. Tak hanya jadi suatu kegiatan yang menyenangkan dan melatih kreativitas anak tetapi juga bisa kita manfaatkan dengan menjadikannya usaha yang serius.
Lebih jauh berikut ini informasi lengkap mengenai kerajinan bahan lunak, lengkap dengan cara membuatnya telah dirangkum dari Liputan6.com:
Mengenal Kerajinan dari Bahan Lunak
Benda-benda kerajinan dibuat orang dengan penguasaan keterampilan mulai dari keterampilan yang sederhana sampai pada keterampilan yang rumit. Untuk membuat benda kerajinan dibutuhkan penguasaan prosedur dan penguasaan proses langsung.
Salah kerajinan yang banyak diminati masyarakat adalah kerajinan dari bahan lunak yang bisa menggunakan bahan lunak alami bisa juga menggunakan bahan lunak buatan. Bukan hanya suatu hobi membuat sendiri kerajinan dari bahan lunak juga sekaligus dapat melatih ketekunan bekerja dan berkarya.
Salah satu jenis kerajinan dari bahan lunak yang amat sangat populer di Indonesia adalah kerajinan yang terbuat dari tanah liat seperti guci, vas bunga, bahkan barang-barang yang digunakan untuk memasak seperti tungku dan cobek.
Cara Membuat Kerajinan Bahan Lunak, Robot dari Bubur Kertas
Alat dan Bahan:
Kertas koran atau kertas biasa
Tepung kanji
Kawat kasa
Tang
Gunting
Air
Baskom
Cat semprot
Alas kardus atau triplek
Langkah-Langkah
1. Tahap Awal
Siapkan seluruh alat dan bahan.
Rendam kertas ke dalam air.
Selanjutnya, tunggu hingga kertas menjadi lunak.
Sembari menunggu kertas menjadi lunak, buat kerangka dari kawat kasa yang dibentuk sesuai keinginanmu, seperti bentuk hewan, bangunan, atau bentuk lainnya. Penggunaan kawat kasa agar proses pengerjaan lebih mudah, sebab untuk memotong kawat kasa cukup dengan menggunakan gunting dan karakter kawat kasa lebih mudah dibentuk.
Kembali ke kertas yang telah direndam. Jika sudah benar-benar lunak, selanjutnya remas-remas kertas sampai menjadi seperti bubur, biasanya semakin lama kertas direndam maka akan semakin lunak teksturnya.
2. Tahap Pembuatan Lem
Proses selanjutnya, kamu bisa mulai membuat lem dengan menggunakan tepung kanji sebagai bahan dasarnya.
Rebus tepung kanji ke dalam air secukupnya. Sembari direbus, jangan lupa untuk mengaduk adonan tepung kanji terus menerus hingga seluruh adonannya larut merata dan mulai memiliki tekstur layaknya lem. Proses pengadukan tersebut bertujuan agar hasil akhir lem dari tepung kanji tidak menggumpal.
Setelah lem kanji sudah jadi, selanjutnya campurkan lem kanji dan bubur kertas yang telah kamu buat tadi. Pastikan kedua bahan dicampur sampai merata. Sebab, jika terlalu banyak lem kanji akan membuat patung menjadi susah untuk kering. Dan apabila lem penggunaan lem kanji terlalu sedikit, maka akan membuat patung tersebut menjadi mudah retak.
3. Tahap Pelumuran Kerangka
Selanjutnya, lumuri kerangka dengan seluruh bahan campuran lem kanji dan bubur kertas tersebut. Dan pastikan semua kerangka yang kamu buat sudah tertutup rata.
Jika proses melumuri semua kerangka sudah selesai, maka langkah selanjutnya adalah proses pengeringan adonan bubur kertas dan lemb kanji. Namun jangan mengeringkannya dengan cara dijemur. Sebab, penjemuran tersebut akan menyebabkan patung ini menjadi retak.
Apabila seluruh patung sudah mengering, maka kamu bisa melanjutkan prosesnya ke bagian pewarnaan. Tapi, jangan lupa untuk memberi alas sebelum melakukan pengecetan dengan cat semprot.
4. Tahap Terakhir
Untuk memulai proses pewarnaan, kamu bisa mewarnai patung dengan lapisan dasar yaitu warna hitam untuk warna yang lebih gelap, atau putih jika warna lapisan selanjutnya lebih cerah.
Selanjutnya, setelah cat semprot tersebut sudah mengering, kamu bisa mulai mengecatnya dengan warna lain sesuai selera
Nah, setelah seluruh tahapan cara membuat patung dari bubur kertas di atas selesai, tunggu hingga cat mengering, dan patung dari bubur kertas milikmu siap dipajang di tempat yang sudah kamu siapkan.
(mdk/nof)