Mengenal Jenis Triplek dan Ukurannya, Perhatikan Sebelum Membeli
Merdeka.com - Triplek tentu bukan menjadi barang baru dalam dunia furnitur. Tren penggunaan triplek sebagai bahan baku berbagai furnitur kini semakin dilirik banyak orang.
Furnitur berbahan triplek kerap dipilih karena memiliki berbagai keunggulan. Selain desainnya yang cantik dan minimalis, furnitur berbahan triplek juga terlihat lebih ringan sehingga mudah saat harus dipindah-pindah.
Triplek merupakan material yang dihasilkan dari olahan kayu. Sebagai material kayu dalam bentuk lembaran, triplek memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan kayu solid. Sehingga material triplek memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan dari segi bentuknya salah satunya seperti yang sudah disebutkan sebelumnya yang kerap kali dimanfaatkan sebagai bahan dasar furnitur.
Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis dalam bidang furnitur berbahan triplek atau apapun yang terbuat dari triplek, maka tak ada salahnya jika kamu mulai mencari tahu sebanyak mungkin informasi mengenai jenis triplek dan ukurannya. Hal ini penting dilakukan agar kamu tidak salah memilih triplek.
Berikut ini informasi lengkap mengenai jenis triplek dan ukurannya yang telah dirangkum merdeka.com melalui repository.usu.ac.id.
1. Melaminto

©2021 Merdeka.com/Youtube: Tukang Jadi-jadian
Jenis triplek yang pertama adalah papan melaminto yang juga kerap disebut dengan istilah decorative plywood. Bahan melaminto merupakan salah satu jenis kayu lapis yang dipakai untuk menghias dan mempercantik papan kayu.
Melaminto mempunyai permukaan yang dilapisi oleh melanin dan polyester dan membuat tekstur luarnya menjadi mulus dan rapi.
Triplek jenis ini memiliki ukuran panjang dan lebar mulai dari 40 cm sampai 244 cm. Sementara, untuk ketebalannya terbilang cukup variatif mulai dari 3mm sampai dengan 18 mm untuk yang paling tebal.
2. Multiplek
Jenis triplek berikutnya adalah papan kayu multiplek yang dibuat dari lapisan kayu yang sudah dipress dengan mesin bertekanan tinggi dan membuat teksturnya menjadi rapat dan solid. Kayu multiplek juga mempunyai pori-pori yang sangat kecil dan termasuk ke dalam triplek yang tahan terhadap air.
Ukuran standar dari triplek yang ada di Indonesia adalah 2400 mm x 1120 mm. Ukuran ini dihitung berdasarkan setiap lembar yang ada dan telah menjadi strandar yang ada sejak lama.
3. Teakblock
Jenis triplek selanjutnya adalah teakblock. Jenis yang ini dibuat dari lembaran papan kayu jati yang telah ditumpuk menjadi satu.
Karena dibuat dari kayu jati yang kuat dan tahan terhadap rayap menjadikan papan teakblock mempunyai harga yang cukup tinggi. Kayu teakblock juga umumnya dipakai sebagai pelapis papan kayu karena tahan terhadap benturan dan perubahan kondisi cuaca.
4. Medium Density Fiberboard atau MDF

©2021 Merdeka.com/Youtube: Tukang Jadi-jadian
Selain teakblock, jenis triplek lainnya adalah medium density fiberboard atau MDF. Bahan ini adalah kayu lapis yang dibuat dari hasil campuran serat kayu lunak dan keras yang ditempel bersama dengan memakai lem.
Papan MDF mempunyai pori-pori yang rapat dan membuatnya sangat cocok untuk menjadi material utama furnitur seperti meja kecil maupun rak buku.
5. Blockboard atau Triplek Meranti
Jenis triplek selanjutnya adalah blockboard atau triplek meranti disebut juga triplek meranti. Papan jenis ini dibuat dari tiga buah susunan kayu yang berbeda-beda.
Lapisan luar dari blockboard terbilang cukup tipis namun didukung dengan lapisan dalam yang tebal dan dibuat dari kayu akasia yang kuat dan solid.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya