Manfaat dan Efek Samping Bekam, Penting Diketahui
Merdeka.com - Bekam merupakan salah satu terapi kesehatan tertua di dunia, berusia ribuan tahun dan telah dipraktikkan oleh berbagai macam peradaban besar kuno di dunia. Seperti Mesir, Persia, Babilonia, Cina, India, Yunani dan Romawi. Praktik bekam masih berlangsung hingga hari ini, dan begitu banyak penelitian yang telah mempublikasikan manfaat bekam dari aspek kesehatan.
Tidak mengherankan jika bekam merupakan terapi yang diterima oleh semua kalangan dan bangsa dengan manfaat yang terbukti baik, serta teknis pelaksanaan yang mudah dan sederhana. Secara medis, semakin banyak penelitian yang telah mengevaluasi manfaat bekam pada berbagai macam penyakit.
Namun, meskipun demikian bekam tak lantas bebas dari efek samping. Sebelum melakukan bekan terlebih dahulu kenali manfaat dan efek samping bekam, penting diketahui telah dirangkum dari Healthline dan berbagai sumber lainnya:
1. Mengatasi Migran
Manfaat dan efek samping bekam yang pertama dapat mengatasi migrain. Pada area kepala terdapat sekitar 100 titik bekam yang paling baik.
Selain itu, darah yang keluar saat melakukan bekam kepala ini akan membuat berbagai gangguan di area kepala seperti migrain bisa diatasi dengan baik secara aman tanpa menggunakan bahan kimia. Kamu bisa mendapatkan manfaat bekam di kepala ini dengan pendampingan dari ahlinya.
Namun, meskipun begitu efek samping yang mungkin akan kamu alami adalah adanya tanda memar berbentuk bulat.
2. Mengatasi JerawatManfaat dan efek samping bekam berikutnya adalah dapat mengatasi jerawat. Penyebab jerawat sendiri karena menumpuknya darah kotor atau mati pada area wajah.

©2012 Merdeka.com
Maka dari itu, bekam dipercaya dapat membuat penumpukkan darah kotor yang ada di sekitar wajah akan sangat mudah untuk dikeluarkan yang kemudian akan diganti dengan sel darah merah baru sehingga jerawat bisa diatasi dan dicegah agar tidak timbul kembali.
Namun metode bekam ini bisa jadi membawa efek samping seperti perasaan terbakar di area kulit yang dibekam atau bisa jadi mengalami infeksi.
3. Melancarkan Peredaran DarahManfaat dan efek samping bekam juga akan mengeluarkan darah kotor yang sudah tidak berfungsi dan jika didiamkan maka akan berdampak tidak baik untuk tubuh. Dengan lancarnya aliran darah, maka gumpalan darah patogen akan hilang dan peredaran darah dalam tubuh akan kembali teratur.
Manfaat bekam ini memang salah satunya untuk melancarkan peredaran darah, bahkan tidak hanya pada kepala saja tapi bagian-bagian tubuh lainnya. Efek samping yang mungkin akan dirasakan sesaat setelah melakukan metode bekam selain luka memar, kulit juga akan terasa terbakar.
4. Mengeluarkan Racun dari Dalam TubuhMetode bekam dan efek samping ini akan membersihkan darah dari segala macam racun dan juga sel darah yang sudah mati atau tidak berfungsi.
Ini bisa terjadi karena secara umum kesehatan tubuh dapat dipengaruhi oleh kondisi sel darah merah yang juga sehat. Dengan bersihnya darah yang mengalir di dalam tubuh, maka berbagai penyakit bisa dihindari dan kualitas kesehatan tubuh semakin meningkat.
Metode Bekam yang Aman dan Efektif
Setelah mengetahui manfaat dan efek samping bekam untuk kesehatan, kamu juga perlu tahu mengenai bagaimana proses melakukan bekam.
Bekam atau Chupping Therapy merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia. Berdasarkan tekniknya, bekam dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu bekam basah dan bekam kering. Bekam basah melibatkan sayatan tipis di permukaan kulit yang akan membuat darah pekat keluar akibat tekanan pada kop. Para terapis menyebutnya darah kotor.
Sedangkan bekam kering dilakukan tanpa sayatan. Kop diletakkan begitu saja di atas kulit, lalu disedot agar tekanannya negatif sehingga permukaan kulit yang tertutup kop seperti tertarik. Baik bekam basah maupun kering, keduanya meninggalkan bekas lingkaran berwarna ungu kehitaman. Dalam praktiknya, metode ini menggunakan peralatan yang sangat sederhana, yaitu plastik atau kop dan sebuah pompa vakum.
Saat ini, sejumlah negara Barat terus melakukan penelitian ilmiah terkait dengan manfaat dan efek samping bekam. Namun, seiring dengan hal itu, perkembangan metode itu melesat sehingga muncullah ahli dan klinik bekam di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya