Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kumpulan Hadits Tentang Anak Yatim, Ketahui Keutamaannya

Kumpulan Hadits Tentang Anak Yatim, Ketahui Keutamaannya Anak yatim Kediri bermain dolanan tempo dulu. ©2015 merdeka.com/imam mubarok

Merdeka.com - Allah SWT telah memberikan tuntunan hidup berupa Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman yang sempurna. Hal ini dikarenakan di dalamnya terkandung hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan yang bertalian dengan urusan di dunia dan akhirat.

Kita menyadari perlunya hubungan sesama hamba Allah dan melaksanakan tugas-tugas hidup lantaran kita tidak bisa melepaskan diri dari masyarakat. Bahkan saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya, karena keterbatasan kemampuan manusia.

Agama Islam menempatkan akhlak dalam posisi yang sangat penting, karena akhlak merupakan salah satu ajaran pokok dalam Islam selain akidah dan syariah. Akhlak juga merupakan ajaran membina mental dan jiwa manusia untuk mencapai hakikat kemanusiaan yang tinggi.

Dalam Islam, Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW merupakan sumber akhlak dan moral atau pedoman hidup yang menerangkan tentang kriteria baik dan buruknya suatu perbuatan. Sumber tersebut menjadi dasar utama dalam membentuk akhlak manusia yang dinilai atas perbuatan yang dilakukan, apakah merupakan perbuatan baik atau sebaliknya.

Salah satu perbuatan baik yang dianjurkan baik oleh Al-Qur'an maupun Sunnah adalah memuliakan anak yatim. Berikut kumpulan hadits tentang anak yatim yang telah dirangkum merdeka.com melalui dream.co.id dan NU Online pada Kamis, (11/11/2021).

Hadits Tentang Anak Yatim dan Keutamaannya

1. Mengasuh Anak YatimRasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengasuh tiga anak yatim, dia bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluar setiap pagi dan sore menghunus pedangnya untuk berjihad fisabilillah. Dan kelak disurga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana kedua jari ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Ibnu Majah)

Dari hadits tentang anak yatim di atas menjelaskan tentang ganjaran bagi orang-orang yang berkenan mengasuh anak-anak yatim. Sehingga Rasulullah sendiri berkenan untuk menyanding orang tersebut di surga nantinya.

Selain itu, Rasulullah juga berkata bahwa barang siapa di dalam rumahnya terdapat anak yatim yang diasuh dengan baik, penuh kasih sayang, maka rumah tersebut sebaik-baikn rumah kaum muslimin. Betapa keutamaan ini merupakan tambang yang amat besar untuk dijadikan saran pencari mutiara surga.

2. Pahala Menyantuni Anak Yatim“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.” (HR. Bukhari)

Hadits tentang anak yatim di atas menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.

Hadits Tentang Anak Yatim dan Keutamaan Lainnya

3. Terpenuhi Semua Kebutuhan Hidupnya bagi Orang yang Menyantuni Anak Yatim“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)

Jika kita mempunyai kesempatan menyantuni anak yatim, jangan pernah sia-siakan. Tidak hanya jaminan surga di akhirat, Allah Ta’ala pun menjanjikan kepada orang yang menyantuni anak yatim akan terpenuhi semua kebutuhan hidupnya. Menyantuni anak yatim seperti berinfak di jalan Allah, maka Allah akan melipatgandakan harta hamba-Nya.

4. Mendapat Perlindungan di Hari Kiamat bagi Orang yang Menyantuni Anak Yatim“ Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran, di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengazab orang yang mengasihi anak yatim, dan bersikap ramah kepadanya, serta bertutur kata yang manis. Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan memaklumi kelemahannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diberikan Allah kepadanya.” (HR. AT – Thabrani)

Hadits tentang anak yatim di atas menjelaskan bahwa tidak semua orang akan selamat di hari kiamat atau akhirat nanti. Orang-orang yang menyantuni anak yatim lah yang akan mendapatkan balasan di akhirat dengan dipermudahnya atau dillindunginya ia saat hari kiamat.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP