Kumpulan Doa Rezeki agar Dimudahkan dan Dilancarkan, Mudah Dihafalkan
Merdeka.com - Doa rezeki ini bisa Anda baca setiap hari. Membaca doa rezeki agar segala urusan dimudahkan dan dilancarkan oleh Allah SWT. Dalam Islam, kita diperintahkan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT. Karena doa bukan sekadar sarana untuk berkeluh kesah dan meminta kepada Yang Maha Kuasa.
Doa juga bisa menjadi penghubung antara kita dengan Allah SWT, serta bukti keimanan seseorang kepada-Nya. Bahkan disebutkan dalam suatu hadis bahwa doa dapat berpengaruh terhadap takdir kita. Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Yang dapat menolak takdir hanyalah doa. Yang dapat menambah umur hanyalah amalan kebaikan." (HR. Tirmidzi).
Ketika berdoa, kita bisa meminta dan memohon apa saja. Termasuk meminta kemudahan dalam kehidupan di dunia. Doa rezeki adalah salah satu contohnya, agar kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam mencari rezeki di dunia.
Dalam artikel berikut, kami akan menyampaikan beberapa doa rezeki yang bisa Anda panjatkan, dilansir dari rumaysho.com.
Doa Rezeki
Doa memiliki banyak manfaat bagi umat Islam. Bahkan dikatakan bahwa Allah SWT paling dekat dengan orang-orang yang berdoa.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186).
Doa akan kemudahan rezeki mungkin menjadi salah satu doa yang sering dipanjatkan oleh kaum muslimin. Oleh karena itu, doa rezeki bisa menjadi bacaan yang Anda lafalkan setiap hari. Berikut beberapa doa rezeki tersebut:
Doa Rezeki setelah Subuh
Berikut adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap setelah salam dari solat Subuh,
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, dan Ahmad).
Doa Rezeki dari Hadis Ali
Hadis dari ‘Ali menyebutkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa rezeki berikut ini,
Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.
Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi).
Doa Rezeki dari Riwayat Thoriq
Dari Thoriq bin Asy-yam radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Jika seseorang baru masuk Islam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau salat, lalu beliau memerintahkannya untuk membaca do’a berikut: “Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii (Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku).” (HR. Muslim).
Doa Rezeki dari Ayat Al Maidah
Rabbana anzil 'alaina ma'idatam minas sama'i takunu lana 'idal li' awwalina wa akhirina wa ayatam minka warzuqna wa anta khairur raziqin.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu, berikanlah kami rezeki dan Engkaulah Pemberi rezeki yang paling utama." (QS. Al Maidah: 114).
Tiga Cara Allah Kabulkan Doa
Terdapat hadis yang menjelaskan tentang doa yang kita panjatkan. Hadis tersebut berasal dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah dengan satu doa, melainkan pasti Allah memberikannya kepadanya, atau Allah menghindarkannya dari kejelekan yang sebanding dengan doanya, selama ia tidak mendoakan dosa atau memutuskan silaturahim.” Lalu seseorang berkata, “Kalau begitu, kita akan memperbanyak doa.” Beliau bersabda, “Allah lebih banyak memberi (dari apa yang kalian minta).” (HR. Tirmidzi).
Diriwayatkan juga oleh Al-Hakim dari Abu Sa’id, dan ia menambahkan, “Atau Allah menyimpan untuknya berupa pahala yang sebanding dengan doa tersebut.” (HR. Ahmad; Al-Hakim).
Dalam hadis tersebut terdapat beberapa faedah, termasuk bagaimana Allah SWT mengabulkan doa seorang muslim. Tiga cara Allah SWT dalam mengabulkan tersebut adalah (1) dikabulkan, (2) ditunda dan diselamatkan dari bala sesuai dengan kadarnya, (3) disimpan untuk hari kiamat, dan jadi pahala untuknya.
Dalam hadis tersebut juga dijelaskan bahwa apa yang dimiliki oleh Allah SWT tidak akan berkurang ketika doa seseorang telah dipenuhi, walau begitu banyak doanya. Dan kita dianjurkan untuk serius (mengharap-harap) dalam berdoa karena lebih menampakkan ketundukan dan menunjukkan kelemahan manusia di hadapan-Nya.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya