Jenis-Jenis Pompa Air untuk Sumur, Berikut Cara Penggunaannya
Merdeka.com - Pompa merupakan salah satu jenis mesin fluida yang berfungsi untuk memindahkan zat cair dari suatu tempat ke tempat lain yang diinginkan. Selain itu, pompa juga berfungsi untuk mengubah tenaga mekanis dari suatu sumber tenaga penggerak menjadi tenaga kinetis atau kecepatan. Tenaga ini berguna untuk mengalirkan cairan dan mengatasi hambatan yang ada di sepanjang aliran.
Tentu saja dalam kehidupan sehari-hari kita membutuhkan pompa untuk sanitasi seperti mandi, mencuci, membersihkan rumah dan lain-lain. Pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kebanyakan orang memperolehnya langsung dari sumber air yang digali seperti sumur atau pun pasokan air dari PDAM.
Dalam pompa air dibutuhkan untuk mengalirkan air secara merata dengan tekanan yang cukup ke seluruh area rumah seperti tangki air (tandon), keran-keran air dan kamar mandi.
Ada beragam jenis pompa air yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Sebelum membeli pastikan kamu mencari tahu terlebih dahulu mengenai kekurangan dan kelebihan yang dimiliki serta bagaimana cara menggunakannya.
Agar kamu tidak lagi kebingungan di bawah ini ada informasi mengenai jenis-jenis pompa air untuk sumur, berikut cara penggunaannya:
1. Pompa Air Celup
Jenis pompa air yang pertama adalah pompa air celup. Pompa jenis ini sesuai dengan namanya, dapat bekerja dengan cara dicelupkan ke dalam air. Daya pancar air maksimal yang dapat dihasilkan dari pompa celup rata-rata 5 meter sesuai tipe pompa celup yang digunakan.
Pompa air ini mungkin lebih sering digunakan pada mesin pompa air di akuarium. Pompa air celup ini berfungsi untuk menyedot air dan mengalirkannya ke dalam alat penyaring air. Cara kerjanya hampir sama seperti mesin pompa air pada umumnya yang memanfaatkan daya centrifugal dari kipas.
2. Pompa Air Diesel

bukalapak.com
Jenis pompa air berikutnya adalah pompa air diesel. Pada dasarnya, jenis pompa satu ini cukup jarang digunakan untuk keperluan rumah tangga. Jenis pompa air diesel ini lebih sering digunakan untuk keperluan pertanian atau perkebunan.
Cara kerjanya sendiri cukup berbeda karena mesin ini menggunakan bahan bakar bensin atau solar. Lebih cocok digunakan sebagai mesin pompa air cadangan di rumah. Keuntungan mesin pompa air diesel yang bisa kamu rasakan saat memakainya adalah dayanya yang bisa digunakan untuk menyedot air dalam jumlah besar.
3. Pompa Air Sumur Dalam

bukalapak.com
Jenis pompa air selanjutnya adalah pompa air sumur dalam. Pompa air jenis ini digunakan untuk menghisap air dengan kedalaman lebih dari 9 meter. Ciri utama dari pompa air sumur dalam adalah adanya Jet Injector yang berfungsi untuk menguatkan daya pancar dari air yang dihisap.
Pompa air sumur dalam terdiri dari dua jenis, yaitu pompa air semi jet (semi jet pump) dan pompa air jet (jet pump). Jenis pompa air semi jet pump digunakan untuk sumur yang memiliki kedalaman air hingga 11 meter dan tinggi 9 meter. Sedangkan mesin jet pump biasanya digunakan untuk sumur yang sangat dalam dengan kedalaman maksimal 20 meter.
Perbedaan utama dari keduanya adalah pada keberadaan tabung yang dapat menambah kekuatan pada daya hisap dan daya dorong pompa jet. Pada pompa air jet terdapat tabung, sedangkan semi jet tidak. Maka dari itulah kamu perlu mengatur dengan baik pemasangan mesin pompa air sesuai dengan jenis dan fungsinya. Jika ingin kinerja mesin lebih maksimal, kamu juga harus memperhatikan sambungan dan jalur pemasangan mesin.
4. Pompa Air Sumur Dangkal

bukalapak.com
Selain pompa air sumur dalam, jenis pompa air lainnya adalah pompa air sumur dangkal. Di mana jenis pompa air ini biasnaya hanya digunakan untuk penggunaan ringan. Pompa air sumur dangkal hanya memiliki daya hisap maksimal untuk kedalaman 9 meter saja.
Selain itu, pompa air sumur dangkal ini hanya mempunyai daya dorong yang biasa, yaitu mencapai ketinggian 7 meter saja dari posisi pompa air. Untuk menghitung kedalaman air sumur, kamu harus melakukannnya pada saat musim kemarau agar lebih tepat.
5. Pompa Air Booster

bukalapak.com
Selanjutnya, ada pompa air booster yang merupakan salah satu jenis pompa air yang penggunaannya cukup berbeda dengan jenis pompa lainnya. Pompa air booster ini tidak memiliki daya hisap dan umumnya digunakan hanya sebagai pendorong air saja.
Biasanya pompa air dipasang dekat atau di dalam sumber air. Pompa booster dipasang di tengah instalasi pipa air. Hal ini karena pompa booster adalah pompa air penunjang yang berfungsi untuk memperkuat daya dorong aliran air di dalam instalasi pipa air dalam rumah.
Umumnya booster pump digunakan untuk mendorong distribusi air pada tandon air yang posisinya cukup tinggi. Jadi fungsi utama pompa air booster ini memang hanya sebagai pendukung daya dorong saja. Selain itu, pompa ini juga digunakan jika daya dorong air dirasa masih kurang optimal khususnya jika terpasang alat yang memerlukan pasokan air yang stabil seperti alat pemanas air (water heater).
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya