Di Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terdapat sebuah sungai yang mencuri perhatian. Lokasinya berada di kolong jembatan Jalan Raya Rumpit. Warga setempat biasa menjulukinya sebagai “Sungai Setan”.
Advertisement
Mengutip YouTube Adrasa.ID, Selasa (31/10), sungai ini memang memiliki nama yang seram. Jika dalam bahasa Sunda, lokasi itu bernama Leuwi Jurig.
Posisinya yang berada di tengah semak belukar, dengan bebatuan cadas yang memenuhi lokasi membuat destinasi tersebut semakin menakutkan.
Walau begitu, banyak warga luar daerah yang rela mendatangi lokasi karena memiliki panorama yang indah.
Advertisement
Dalam bahasa Indonesia, jurig memiliki arti setan, sedangkan leuwi artinya bagian sungai terdalam. Airnya begitu jernih dan berwarna kehijauan. Ini membuatnya asyik untuk dikunjungi.
Di beberapa titiknya terdapat area yang cukup luas, sehingga bisa menikmati pemandangan Sungai Leuwi Jurig dengan leluasa.
Menurut informasi yang diperoleh, Leuwi Jurig memiliki kedalaman hingga 10 meter. Itu mengapa lokasi ini sebaiknya tidak berenang jika tidak jago dan hanya bisa dinikmati keindahannya.
Advertisement
Untuk menikmati keindahannya, disarankan melakukan kunjungan saat musim kemarau atau kering. Ini agar keindahan sungai dengan panorama air hijaunya bisa terlihat dengan jelas.
Selain itu, saat musim hujan, air yang menggenang di sungai akan semakin meningkat volumenya dan membahayakan keselamatan siapapun yang datang.
Advertisement
Lokasi ini benar-benar menenangkan, dan menghasilkan suara pepohonan yang asri dan rindang.
Ini yang kemudian membuat lokasi tersebut cocok untuk dikunjungi sebagai lokasi bersantai.
Sebenarnya penamaan Sungai Setan berasal dari terjemahan bahasa Sunda yakni Leuwi Jurig.
Advertisement
Tidak banyak sumber yang mengulas tentang lokasi yang berpotensi menjadi destinasi wisata tersebut.
Namun disebutkan jika salah satu alasan penamaan Leuwi Jurig adalah karena lokasi Jembatan Rumpit dekat dengan tanjakan yang rawan kecelakaan.
Ini diduga karena kondisi jalan yang menanjak dan dipenuhi tikungan tajam.
Sebelum mulus seperti sekarang, jalan di dekat Leuwi Jurig juga memiliki kontur yang kurang baik.