Cocok untuk Liburan, Kawah Papandayan Tawarkan Panorama Sisa Letusan Masa Silam
Merdeka.com - Wisata kawah Papandayan di Kecamatan Cisurupan, menjadi tempat yang direkomendasikan saat berkunjung ke Kabupaten Garut. Hamparan panorama alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Tak sampai di situ, udara sejuk dengan topografi perbukitan kapur cukup menarik minat untuk diabadikan.
Wisata kawah Papandayan memang banyak didatangi wisatawan, terutama saat libur panjang seperti Lebaran. Kebanyakan pengunjung ingin merasakan sensasi sejuk dari lokasi yang merupakan sisa erupsi di masa silam tersebut.
Tak perlu khawatir, harga tiket yang dijual di lokasi juga sangat terjangkau dengan sejumlah fasilitas penunjang yang tersedia. Berikut informasi selengkapnya.
Melihat Kawah Papandayan

Kawasan gunung Papandayan
©2016 Merdeka.com/didi syafirdi
Mengutip YouTube Liputan6, kawah putih Papandayan banyak dijadikan tujuan untuk dikunjungi para wisatawan. Di sana, kepulan asap dari area kawah menjadi sensasi yang sayang untuk dilewatkan.
Untuk menuju lokasi, pengunjung bisa berjalan di jalur hiking yang telah tersedia di lokasi dengan jarak yang tak terlalu jauh.
"Alhamdulillah tempatnya sangat bagus, di sini kita bisa menadaburi alam dan mengagumi ciptaan-Nya," kata salah seorang pengunjung bernama Zahra Syifaun di lokasi.
Bisa Berkemah hingga Berenang di Kolam Air Panas
Zahra mengatakan jika lokasi kawah Papandayan cocok dijadikan tempat untuk berfoto. Di sana banyak spot yang menarik, salah satunya di kawasan puncak bukit.
"Tadi sempat foto di puncak, di bawah. Tempatnya bagus," lanjutnya.
Selain itu, pengelola juga menyediakan fasilitas untuk berkemah hingga berenang di air panas. Dinginnya udara di lokasi seakan terobati saat memanjakan diri di kolam-kolam yang tersedia.
Bagi para penggemar kamping, di lokasi juga tersedia fasilitas untuk berkemah melalui penyewaan tenda.
"Ada peningkatan 20 persen di libur Lebaran ini. Untuk wisata alam, pengunjung banyak menikmati hiking serta kolam terapi air panas," ujar Manajer Operasional PT AIL Kawah Papandayan, Dedi Sitepu.
Tiket Rp30 Ribu

Gunung Papandayan
©2016 Merdeka.com/didi syafirdi
Dedi menambahkan, tiket masuk ke wisata kawah papandayan tidak ada kenaikan di momentum libur hari Lebaran, yaitu tetap sebesar Rp30 ribu. Rata-rata pengunjung banyak dari kalangan keluarga hingga pecinta alam.
"Pengunjung kebanyakan untuk hiking sekitar 80 persen, sisanya mereka para pendaki, jadi anak muda yang senang mendaki belum begitu ramai, mungkin belum ada waktu," kata Dedi, mengutip dari ANTARA.
Mengutip laman sejarah BNPB, kawah yang terbentuk di lokasi merupakan sisa erupsi besar gunung Papandayan tahun 1923. Saat itu erupsi yang terjadi bertipe uap, dan menghasilkan dua cekungan yakni danau Kawah Baru dan Kawah Nangklak yang eksotis.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya