Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Membuat Anak Panah dari Bambu, Cocok untuk Latihan Memanah

Cara Membuat Anak Panah dari Bambu, Cocok untuk Latihan Memanah ilustrasi memanah. ©artemistop50.com

Merdeka.com - Memanah sudah ada sejak lama. Pada tahun 1676 atas prakarsa Raja Charles II dari Inggris, panahan mulai dipandang sebagai salah satu cabang olahraga.

Di Indonesia sendiri Persatuan panahan resmi dibentuk pada 12 Juli 1953 di Yogyakarta. Meski terlihat mudah, olahraga panahan membutuhkan kesabaran dan fokus yang tinggi. Jika kamu baru saja mencoba olahraga ini, sebagai pemula tentu kamu harus rajin berlatih. Jangan buru-buru untuk membeli anak panah, kamu bisa lebih hemat dengan membuatnya sendiri.

Bahan dasar untuk membuat anak panah pun sangat mudah ditemukan yakni bambu. Pada dasarnya cara membuat anak panah tidak terlalu sulit. Sebagai salah satu unsur utama selain busur panah, anak panah juga memiliki fungsi penting yakni sebagai peluru dalam panahan.

Berikut ini informasi lengkap mengenai cara membuat anak panah dari bambu yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Kamu perlu menyiapkan beberapa bahan dan peralatan sebagai cara membuat anak panah, sebagai berikut:

  • Batang kayu atau bambu lurus untuk panah, panjang sekitar 80 cm.
  • Bahan mata panah: batu, logam, plastik, dan lain-lain (Memiliki sifat keras)
  • Bulu penyeimbang (dari kertas, plastik, bulu unggas, kain, maupun bahan lainnya)
  • Alat pemotong kayu: kapak, pisau, seperangkat alat pengasah (kecil dan besar) dan amplas.
  • Cara Membuat Anak Panah dari Bambu

     

    1. Siapkan batang kayu paling lurus untuk membuat anak panah. Pastikan kondisi batang kayu harus kering dan mati. Panjang anak panah yang baik adalah setengah dari panjang busur, atau sepanjang tarikan busur saat ditarik ke belakang. Anak panah tidak dapat berfungsi dengan baik jika panjangnya tidak mencapai panjang busur ketika ditarik ke belakang dengan tarikan yang maksimal.
    2. Raut batang kayu di semua bagian hingga halus. Untuk meluruskan batang kayu dapat dilakukan dengan cara dipanaskan di atas bara api (jangan sampai kayu hangus dan terbakar). Tahan atau jepit kayu agar tetap lurus meskipun sudah dingin.
    3. Buatlah takik kecil menggunakan alat pahat yang berfungsi sebagai tempat tali busur. Takik ini juga dikenal sebagai nock (pegangan tali busur).
    4. Tajamkan ujung kayu. Kamu bisa merautnya dengan ketajaman sesuai yang kamu inginkan. Untuk mengeraskan ujung kayu, kamu bisa memanaskannya di atas bara api. Hal ini berlaku bagi anak panah sederhana yang tidak menggunakan mata panah yang keras.
    5. Membuat mata panah. Jika kamu tetap ingin membuat mata panah, maka gunakan bahan-bahan yang keras seperti disebutkan pada alat dan bahan. Gunakan batu kecil atau palu untuk mengikis bahan mata panah hingga runcing.
    6. Kemudian, pasang mata panah ke ujung anak panah. Caranya, buat takik pada kayu kemudian masukkan mata panah buatan kamu ke dalam takik tersebut. Ikat mata panah dalam takik dengan kawat atau tali yang kuat.
    7. Terakhir, buat sayap atau fletching dari bulu unggas, plastik, dan lain-lain. Bagian ini berguna untuk meningkatkan daya luncur anak panah nantinya. Ikat fletching dengan ujung belakang anak panah menggunakan benang tipis.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP