Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berenang di Mata Air Cihunjuran Pandeglang Sambil Melihat Situs Purbakala, Gambarkan Sisa Kehidupan Megalitikum

Berenang di Mata Air Cihunjuran Pandeglang Sambil Melihat Situs Purbakala, Gambarkan Sisa Kehidupan Megalitikum

Berenang di Mata Air Cihunjuran Pandeglang Sambil Melihat Situs Purbakala, Gambarkan Sisa Kehidupan Megalitikum

Tempatnya asri berada di kawasan Gunung Pulosari, dengan cerita masa lampau yang masih menjadi misteri.

Ada sebuah destinasi wisata menarik bernama Mata Air Cihunjuran di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten. Sembari berenang, pengunjung bisa melihat situs purbakala yang diduga peninggalan zaman megalitikum atau batu besar.

Lokasi mata air Cihunjuran terletak persis di Kampung Cihunjuran, Desa Pulosari, Kecamatan Mandalawangi, dengan jarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Kabupaten Pandeglang. Rutenya cukup mudah dilalui, dengan kondisi jalan yang baik.

Kawasan ini cocok jadi wisata alternatif bagi keluarga yang ingin mengunjungi wisata alam, dengan nilai sejarah seputar kehidupan masyarakat di masa lampau. Lokasinya juga belum banyak diketahui, sehingga terbilang hidden gems.

Gambar: Youtube Mang Dhepi

Berenang di Mata Air Cihunjuran Pandeglang Sambil Melihat Situs Purbakala, Gambarkan Sisa Kehidupan Megalitikum
Berenang di Kolam Purba

Berenang di Kolam Purba

Pemandian Cihunjuran merupakan kawasan wisata air, dengan dua kolam berukuran besar serta kecil.

Untuk kolam besar, merupakan sumber air utama sehingga biasa digunakan warga dan pengunjung untuk berenang. Sedangkan kolam kecil menjadi tempat untuk warga memanfaatkan kebutuhan sehari-hari, termasuk mencuci pakaian.

Ukuran kolamnya juga luas, dan bisa menampung banyak orang dengan bagian dasar bebatuan dan dinding kolam yang terbuat dari semen.

Airnya Jernih dan Dingin

Walau dasar kolam bukan keramik dan hanya bebatuan, namun kondisi airnya benar-benar jernih dan tidak terdapat adanya sampah.

Menurut informasi dari warga sekitar, sumber air berasal dari Gunung Pulosari yang ada di kawasan tersebut. Karena langsung dari mata air, maka kondisinya segar dan cocok untuk dipakai berendam.

Tak hanya itu, kawasan di sini juga berada di kaki Gunung Pulosari, sehingga banyak terdapat pepohohan rindang.

Ada Situs Menhir sampai Makam Aki Jangkung Angling Darma

Ada Situs Menhir sampai Makam Aki Jangkung Angling Darma

Tak jauh dari kolam utama, terdapat deretan bebatuan besar yang menurut asal usulnya peninggalan zaman purba megalitikum.

Bebatuan ini berderet di tebing, dan bisa disaksikan secara langsung.

Lalu ada juga sisa menhir atau batu berukuran panjang ke atas (vertikal), yang menurut sejarahnya merupakan sarana ibadah dari orang-orang zaman purba.

Dalam kanal Youtube Mang Dhepi Channel, disebutkan bahwa di lokasi juga terdapat makam leluhur di sana. Dalam versi Sunda, sosok yang dimakamkan di sana adalah Aki Jangkung. Sedangkan versi Hindu, yang dimakamkan di sana adalah Angling Dharma.

Dalam Kitab Mahabarata, Angling Dharma merupakan tokoh utama keturunan ketujuh dari  Arjuna. Sosoknya dikenal arif dan mengayomi masyarakat hingga dikukuhkan menjadi pemimpin Kerajaan Malawapati, Pati, Jawa Tengah.

Dalam Kitab Mahabarata, Angling Dharma merupakan tokoh utama keturunan ketujuh dari Arjuna. Sosoknya dikenal arif dan mengayomi masyarakat hingga dikukuhkan menjadi pemimpin Kerajaan Malawapati, Pati, Jawa Tengah.

Diduga Bekas Kerajaan Salakanagara

Dari penuturan warga setempat, kawasan sumber mata air di Gunung Pulosari merupakan bekas Kerajaan Salakanagara yang merupakan kerajaan tertua di Pulau Jawa.

Mengutip jurnali UIN Banten, kerajaan ini terletak di barat Pulau Jawa, dengan pemimpin pertamanya adalah Dewawarman I yang berasal dari India. Ini bisa dibilang sebagai kerajaan peletak budaya Sunda pertama, dengan ajaran agama Hindu dari negeri asalnya.

Dari asal usulnya, kerajaan ini berdiri di abad ke-1, atau sekira tahun 130 sampai 365 masehi. Walau begitu, masih perlu penelitian sejarah guna membuktikan kebenarannya. Ini juga untuk membuktikan situs-situs yang ada di pemandian tersebut benar-benar peninggalan Salakanagara.

Dari asal usulnya, kerajaan ini berdiri di abad ke-1, atau sekira tahun 130 sampai 365 masehi. Walau begitu, masih perlu penelitian sejarah guna membuktikan kebenarannya. Ini juga untuk membuktikan situs-situs yang ada di pemandian tersebut benar-benar peninggalan Salakanagara.

Banyak Didatangi Peziarah

Banyak Didatangi Peziarah

Selain berenang, para pengunjung diketahui banyak yang mencari tahu tentang cerita sejarah di situs tersebut.

Tak sedikit dari mereka yang berziarah ke makam Aki Jangkung atau Angling Dharma, sebagai leluhur di pulau Jawa.

Di sana juga banyak ditemukan batu lumpang, sisa permukiman warga purba sampai keramik dengan motif yang bukan dari Indonesia. Ini turut menjadi dugaan bahwa dahulu, warga purba di Cihunjuran sudah berinteraksi dengan masyarakat luar nusantara.

Terdapat juga deretan warung di sana, sehingga pengunjung bisa bersantai sekaligus mengisi perut setelah berenang.

Melihat Peninggalan Masa Lampau di Situs Batu Panjang Panjalu Ciamis, Konon Penuh Misteri
Melihat Peninggalan Masa Lampau di Situs Batu Panjang Panjalu Ciamis, Konon Penuh Misteri

Sampai sekarang belum diketahui secara pasti kisah dari bebatuan yang penuh misteri ini.

Baca Selengkapnya
Kisah Mata Air Campaka Surga Tersembunyi di Bandung, Dulu Disinggahi Sunan Kalijaga
Kisah Mata Air Campaka Surga Tersembunyi di Bandung, Dulu Disinggahi Sunan Kalijaga

Airnya jernih dengan pemandangan hutan dan bukit yang memanjakan. Lokasi ini cocok untuk healing dari hiruk pikuk perkotaan.

Baca Selengkapnya
Kini Diapit Kebun Tebu, Ini Potret Saluran Air Bukti Kemasyhuran Kota Majapahit
Kini Diapit Kebun Tebu, Ini Potret Saluran Air Bukti Kemasyhuran Kota Majapahit

Selain saluran air, ada juga sumur kuno yang ditemukan secara tidak sengaja oleh warga.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Saluran Pipa Air Bersih Disetop Caleg Gagal, Walkot Cilegon Gandeng Pengelola PLTU Jawa 9&10 Bantu Warga
Saluran Pipa Air Bersih Disetop Caleg Gagal, Walkot Cilegon Gandeng Pengelola PLTU Jawa 9&10 Bantu Warga

Warga Cisuru, Cilegon, Banten kerap mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih

Baca Selengkapnya
Bikin Geleng-Geleng, Turis di Bali Masuk Pura Besakih Pakai Celana Dalam, Diusir Marah-Marah
Bikin Geleng-Geleng, Turis di Bali Masuk Pura Besakih Pakai Celana Dalam, Diusir Marah-Marah

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/3) dan rombongan turis itu berasal dari Rusia.

Baca Selengkapnya
Potret Daerah Terluar Kerajaan Majapahit, Ada Situs Parwati yang Mengalirkan Air Suci
Potret Daerah Terluar Kerajaan Majapahit, Ada Situs Parwati yang Mengalirkan Air Suci

Daerah-daerah terluar kerajaan ini punya ciri khusus yang unik

Baca Selengkapnya
Kisah Mata Air Cigempol di Tengah Sawah Sumedang, Berusia Lebih dari 100 Tahun
Kisah Mata Air Cigempol di Tengah Sawah Sumedang, Berusia Lebih dari 100 Tahun

Menurut cerita, mata air Cigempol sudah kurang lebih 100 tahun membantu kesuburan Desa Nagrak hingga petani bisa panen sampai 3 kali

Baca Selengkapnya
Berwisata ke Pantai Krui Lampung, Merasakan Sensani Deburan Ombak Kuat Cocok bagi Peselancar
Berwisata ke Pantai Krui Lampung, Merasakan Sensani Deburan Ombak Kuat Cocok bagi Peselancar

Letaknya yang tak jauh dari Samudra Hindia membuat deburan ombak di Pantak Krui sangat pas untuk berselancar.

Baca Selengkapnya
Cerita Warga Purwakarta yang Rumahnya di Samping Makam, Buka Pintu dan Jendela Kamar Langsung Lihat Kuburan
Cerita Warga Purwakarta yang Rumahnya di Samping Makam, Buka Pintu dan Jendela Kamar Langsung Lihat Kuburan

Sang pemilik mengaku jika makam sudah ada sejak masa lampau.

Baca Selengkapnya