Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berawal dari Hobi, Mahasiswi Cirebon Ini Rintis Bisnis Kue Almond hingga Bisa Punya Karyawan

Berawal dari Hobi, Mahasiswi Cirebon Ini Rintis Bisnis Kue Almond hingga Bisa Punya Karyawan

Berawal dari Hobi, Mahasiswi Cirebon Ini Rintis Bisnis Kue Almond hingga Bisa Punya Karyawan

Dari kecil dirinya memang suka berjualan dan membuat olahan makanan. Dirinya punya mimpi untuk membuka toko kue

Seorang mahasiswi asal Cirebon, Jawa Barat, berhasil merintis usaha kue kering almond hingga memiliki karyawan. Sebelumnya perempuan bernama Imel Alghi Dwi Agistri ini sudah melalui serangkaian percobaan hingga kerap mengalami kegagalan.

Walau saat awal memulai usahanya tak selalu berjalan mulus, namun ketekunan dan fokus memperbaiki kesalahan menjadi kunci keberhasilannya sekarang. Ia pun menjalani usaha ini sembari meneruskan studinya.

Tak sekadar mencari pendapatan, Imel rupanya membawa misi khusus melalui usaha kue kering almond tersebut.

Foto: Liputan6

Berawal dari Hobi, Mahasiswi Cirebon Ini Rintis Bisnis Kue Almond hingga Bisa Punya Karyawan
Manfaatkan Peluang Pasar

Manfaatkan Peluang Pasar

Kunci usahanya bisa bertahan usai memulai pada 2022 adalah mencari peluang pasar.

Foto: Liputan6

Dirinya sempat melakukan riset di wilayah Cirebon, dan belum menemukan pesaing di produk yang sama.

Dari sana ia semakin terpacu untuk membuat produk bernama Hi Bake Almond Crispy itu, dengan rasa yang tak kalah dengan produk mahal.

"Kebetulan saya riset untuk produk almond crispy sendiri yang dari Cirebon belum ada,” kata mahasiswi jurusan Manajemen Bisnis Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon itu, mengutip Liputan6.

Mampu Produksi 70 sampai 100 Kemasan Almond dalam Sehari

Imel mengaku dalam sehari bisa memproduksi kue kering almond sebanyak 70 sampai 100 kemasan. Kue ini memiliki berat 100 gram, dengan harga Rp25 ribu setiap bungkusnya.

Saat ini produknya sudah mendapat izin edar dari dinas terkait, termasuk sertifikat halal. Kemasannya mampu bersaing dengan produk serupa dan rasa yang tak kalah lezat.

"Kalau di luaran harga bisa di atas Rp 35 ribu dengan gramasi yang sama bahkan rasa saya berani bersaing berbeda. Selama dua tahun saya juga melengkapi persyaratan administrasi di Pemkab Cirebon dan Alhamdulillah izin sampai sertifikasi halal sudah ada,” katanya.

Berawal dari Hobi, Mahasiswi Cirebon Ini Rintis Bisnis Kue Almond hingga Bisa Punya Karyawan

Produknya Laris Manis setelah Sempat Alami Kegagalan

Produk miliknya diketahui juga laris manis. Produknya selalu terjual baik di kampus, maupun instansi karena rasa dan kualitasnya memenuhi standar.

"Tiap ada kegiatan pemerintah atau kampus Alhamdulillah produk saya selalu ada dan termasuk laris karena harganya terjangkau," ujarnya.

Walau demikian, kegagalan dan lika liku dunia usaha juga pernah ia alami. Beberapa kondisi di antaranya produk yang rusak saat dikirim ke luar kota, sampai berulang kali mengganti kemasan.

"Saya pernah mencoba kirim kirim produk ke luar kota pakai ekspedisi hasilnya kurang memuaskan karena kondisi almond crispy banyak yang remuk. Jadi saya fokus ke jualan offline dulu sambil mencari cara bisa jualan online tanpa risiko produk rusak," katanya.

Miliki Karyawan dan Punya Misi Khusus

Berkat kegigihannya, usahanya kini semakin berkembang. Demi melayani permintaan yang meningkat, Imel berhasil mempekerjakan 3 karyawan.

Dia saat ini memiliki beberapa varian rasa produk kue kering almond, mulai dari cokelat, vanila, green tea dan pisang, bisa didapatkan di sejumlah toko seperti toko daud, kedai kopi super dog, showroom batik Trusmi dan toko oleh-oleh.

Dulunya Hobi

Sementara itu, ibu Imel, Ade Sri Sumartin mengatakan bahwa sang putri memang sudah memiliki bakat berjualan sejak kecil. Dahulu, Imel kerap berjualan mesti sudah dilarang oleh orang tuanya.

"Dari kecil memang maunya jualan. Pernah ketika itu di kampungnya ada kegiatan tarkam kebetulan ayahnya Imel jadi plt kepala desa malah anak ini jualan di lokasi tarkam. Sempat dilarang tapi susah," terang sang ibu.

Hobi Imel semakin terasah tatkala masuk di bangku SMK. Produk cokelat sampai nuget premium dengan merek Mel’s Food pernah dibuatnya.

"Selain bahannya premium nugget si Imel dijual Rp 15.000 dan harga segitu untuk sekelas warga di perkampungan kami terbilang mahal. Tapi dari situ Imel tidak menyerah dan sekarang bikin almond crispy," ujar Imel.

Ingin Mengenalkan Almond

Adapun sang ibu terus mendoakan yang terbaik bagi karier dan kegemaran putrinya di bidang usaha kuliner.

Imel juga mengatakan bahwa dirinya memiliki mimpi ingin membuka toko kue, dengan berbagai produk unggulan. Dan ia juga ingin menamatkan gelar pendidikannya, agar bisa fokus meraih mimpinya.

Hal ini karena dirinya memiliki mimpi untuk mengenalkan almond ke kalangan yang lebih luas. 

“Kue almond sendiri kebanyakan produksi luar Cirebon seperti Bandung. Itupun harganya terbilang mahal kalau saya ingin produk almond crispy menyentuh semua kalangan terutama masyarakat bawah," tambahnya

Mencicipi Roti Sele Samahani Jajanan Sederhana Khas Aceh, Dibuat tanpa Pengawet Laku Ribuan Porsi per Hari
Mencicipi Roti Sele Samahani Jajanan Sederhana Khas Aceh, Dibuat tanpa Pengawet Laku Ribuan Porsi per Hari

Roti Sele Samahani ini jadi pendamping kopi yang nikmat.

Baca Selengkapnya
Banyak Sedekah Jadi Kunci Sukses Adibayu Bisnis Kentang, Kantongi Omzet Rp2,5 Miliar
Banyak Sedekah Jadi Kunci Sukses Adibayu Bisnis Kentang, Kantongi Omzet Rp2,5 Miliar

Memperluas jejaring dan perbanyak sedekah menjadi kunci yang Adibayu yakini menjadi perantara kesuksesannya saat ini.

Baca Selengkapnya
Serunya Berburu Kuliner di Bojonegoro, Beli Stik Daun Kelor hingga Pentol Makin Praktis Pakai QRIS
Serunya Berburu Kuliner di Bojonegoro, Beli Stik Daun Kelor hingga Pentol Makin Praktis Pakai QRIS

Pembayaran menggunakan QRIS mencegah peredaran uang palsu dan tak perlu repot menghitung kembalian

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Olah Limbah Kulit Ikan Pari dengan Modal Rp1,5 Juta, Ardi Kini Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan
Olah Limbah Kulit Ikan Pari dengan Modal Rp1,5 Juta, Ardi Kini Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan

Ardiyansyah atau yang akrab disapa Ardi, mulai merintis usaha kerajinan tangan dari kulit pada 2013 dengan bekal ilmu yang didapat saat kuliah.

Baca Selengkapnya
Kisah Sukses Deni Saputra Rintis Usaha Kopi, Modal Rp500.000 dan Kini Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan
Kisah Sukses Deni Saputra Rintis Usaha Kopi, Modal Rp500.000 dan Kini Raup Omzet Rp50 Juta per Bulan

"Untuk mengelola kafe, saya dibantu oleh 5 karyawan. Sedangkan pengelolaan kebun kopi dibantu 3 orang," kata Deni.

Baca Selengkapnya
Karyawan Bobol Gudang Sembako Milik Bosnya, Mentega Senilai Rp200 Juta Raib Dicuri
Karyawan Bobol Gudang Sembako Milik Bosnya, Mentega Senilai Rp200 Juta Raib Dicuri

Ada ratusan dus mentega yang berhasil digasak dengan nilai kerugian mencapai Rp 200 juta

Baca Selengkapnya
Dulu Jualan di Kaki Lima, Kini Eks Pegawai BUMN Ini Sukses Punya Pabrik Kerupuk Kulit, Omzet Rp700 Juta Perbulan
Dulu Jualan di Kaki Lima, Kini Eks Pegawai BUMN Ini Sukses Punya Pabrik Kerupuk Kulit, Omzet Rp700 Juta Perbulan

Kisah pengusaha kerupuk kulit yang memulai bisnis dengan berjualan di pinggir jalan hingga dapat omzet ratusan juta.

Baca Selengkapnya
Kelezatan Semangkuk Mi Kipas Khas Cirebon, Cara Masaknya Unik dan Curi Perhatian
Kelezatan Semangkuk Mi Kipas Khas Cirebon, Cara Masaknya Unik dan Curi Perhatian

Wajib dicicipi saat mampir Cirebon dan lihat cara memasaknya yang unik

Baca Selengkapnya
Mengunjungi Pasar Jatinegara yang Jadi Surganya Kue Kering untuk Lebaran, Ada Varian Donat Almond sampai Kacang Mete
Mengunjungi Pasar Jatinegara yang Jadi Surganya Kue Kering untuk Lebaran, Ada Varian Donat Almond sampai Kacang Mete

Aneka kue kering asin sampe kue basah manis ada di Pasar Jatinegara

Baca Selengkapnya