Doa Istighosah Latin dan Artinya, Bacaan untuk Memohon Pertolongan pada Allah

Senin, 15 Agustus 2022 08:45 Reporter : Andre Kurniawan
Doa Istighosah Latin dan Artinya, Bacaan untuk Memohon Pertolongan pada Allah Ilustrasi berdoa. ©Pixabay/SuleymanKarakas

Merdeka.com - Doa Istighosah sebaiknya diketahui umat muslim. Doa istighosah adalah doa untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT agar bisa terlepas dari cobaan atau musibah.Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari ujian dan cobaan. Namun, tidak semua orang mendapatkan tingkat ujian yang sama. Masing-masing memiliki tingkatannya sendiri-sendiri, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Hal ini juga telah dijelaskan dalam hadis dari Mush’ab bin Sa’id (seorang tabi’in) dari ayahnya, ia berkata,

"'Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?' Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, 'Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.'" (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ad Darimi, dan Ahmad).

Dalam menghadapi ujian dalam hidup hendaknya kita bersabar sambil terus berusaha. Selain berusaha dan bersabar, Anda juga bisa memanjatkan doa istighosah jika dirasa cobaan hidup begitu berat.

Ibnu Taimiyah berkata bahwa makna istighotsah adalah meminta bantuan (pertolongan), atau meminta dihilangkan kesulitan. Tentu saja, doa istighosah harus ditujukan hanya kepada Allah SWT, dan bukan kepada makhluk, karena ini bisa berujung pada kesyirikan.

Lalu, bagaimana bacaan doa istighosah tersebut? Berikut kami sampaikan doa istighosah latin dan artinya yang bisa Anda amalkan saat sedang dilanda kesulitan.

2 dari 4 halaman

Doa Istighosah

Berikut adalah doa istighosah yang bisa Anda amalkan sesuai dalam buku “Panduan Praktis Istighotsah” oleh Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU):

1. BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM (1 kali)
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

2. Membaca Surat Al Fatihah (1 kali)

3. ASTAGHFIRULLAHAL‘ADHIIM (3 kali)
“Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

4. LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL ‘ALIYYIL ADHIIM (3 kali)
“Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

5. ALLAHUMMA SHALLII ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN (3 kali)
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya.”

6. LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZHZHOOLIMIIN (40 kali)
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim.”

7. YAA ALLAHU YAA QADIIM (33 kali)
“Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permualaan.”

8. YAA SAMII’U YAA BASHIIR (33 kali)
“Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat.”

9. YAA MUBDI’U YAA KHAALIQ (33 kali)
“Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tidak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta.”

10. YAA HAFIIZHU YAA NASHIIRU YAA WAKIILU YAA ALLAH (33 kali)
“Wahai Dzat yang memelihara dari keburukan dan kebinasaan, wahai Dzat Yang Maha Menolong, wahai Dzat yang menjamin rizki para hamba dan mengetahui kesulitan-kesulitan hamba, ya Allah.”

3 dari 4 halaman

11. YAA HAYYU YAA QAYYUUMU BIRAHMATIKA ASTAGHIITS (33 kali)
“Wahai Dzat Yang Hidup, yang terus menerus mengurus makhluknya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan-MU.”

12. YAA LATHIIF (41 kali)
“Wahai Dzat yang Maha Lembut.”

13. ASTAGHFIRULLAHAL’AZHIIMA INNAHU KAANA GHAFFARAA (33 kali)
“Aku mohon ampung kepada Allah Yang Maha Agung, sunggu Allah Dzat Yang Maha Pengampun.”

14. ALLAHUMMA SHALLII ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN QAD DHAAQAT HIILATII ADRIKNII YAA ALLAH (3 kali)
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sungguh telah habis daya dan upayaku maka tolonglah kami, Ya Allah Ya Allah Ya Allah.”

15. ALLAHUMMA SHALLII SHALAATAN KAAMILATAN WA SALLIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADILLADZII TANHALLU BIHIL’UQADU WA TANFARIJU BIHILKURABU WA TUQDHAA BIHILHAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIRRAGHAA-IBU WA HUSNULKHAWAATIMI WA YUSTASQALGHAMAAMU BI WAJHIHILKARIIMI WA ‘ALAA AALIHI WA SHAHBIHI FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI’ADADI KULLI MA’LUUMIN LAK (1 kali)
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

16. YAA BADII’U (41 kali)
“Wahai Dzat yang menciptakan makhluk tanpa ada contoh sebelumnya.”

17. HASBUNALLAHU WA NI’MAL WAKIIL(U) (41 kali)
“Cukup bagi kami Allah, dan Dia sebaik-baik penolong”

18. ALLAHU AKBARU YAA RABBANAA WA ILAAHANAA WA SAYYIDANAA ANTA MAULAANAA FANSHURNAA ‘ALAL QAUMIL KAAFIRIIN (33 kali)
“Allah maha besar maha mulia, Wahai Tuhan kami, sesembahan kami, tuan kami, Engkau-lah penolong kami, menangkan kami atas orang¬orang kafir”

4 dari 4 halaman

19. HASHSHANTUKUM BILHAYYILQAYYUUMILLADZII LAA YAMUUTU ABADAN WA DAFA’TU ‘ANKUMUS SUU-A BI-ALFI ALFI ALFI LAA HAULA WA LAA QUWWTA ILLAA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIIM(I) (33X)
Aku mohonkan pemeliharaan untuk kalian kepada Dzat yang maha hidup dan terus menerus mengatur hamba-Nya yang tidak pernah mati selamanya, dan aku tolak dan hindarkan dari kalian segala keburukan dengan sejuta bacaan “La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adzim.”

20. ALHAMDULILLALLADZII ‘AN’AMA ‘ALAINAA WA HADAANAA ‘ALAA DAINIL ISLAAM (33 kali)
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat dan petunjuk kepada agama Islam.”

21. BISMILLAHI MAASYAA-ALLAHU LAA YASUUQUL KHAIRA ILLALLAHI BISMILLAHI MAASYAA-ALLAHU LAA YASHRIFUS SUU-A ILLALLAHU BISMILLAHI MAASYAA-ALLAHU MAA KAANA MIN NI’MATIN FAMINALLHI BISMILLAHI MAASYAA-ALLAHU LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL’ALIYYIL ‘AZHIMM(I)
“Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada yang menyingkirkan keburukan kecuali la. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tidak ada kenikmatan melainkan dari Allah. Dengan nama Allah yang segala sesuatu terjadi dengan kehendak-Nya, tiada daya untuk berbuat kebaikan kecuali dengan pertolongan Allah dan tiada kekuatan untuk menghindar dari perbuatan maksiat kecuali dengan perlindungan Allah yang maha Mulia dan maha agung.”

22. SA-ALTUKA YAA GHAFFAARU ‘AFWAN WA TAUBATA WA BILQAHRI YAA QAHHAARU KHUDZ MAN TAHAYYALAA (33 kali)
“Ya Allah, aku memohon ampunan dan taubat yang diterima kepada-Mu Ya Allah yang maha pengampun, dan dengan kekuatan dan kekuasaan-Mu Wahai Dzat yang maha mengalahkan, tundukkan dan hukumlah orang yang melakukan tipu muslihat dan ingin mencelakai kami.”

23. YAA JABBAARU YAA QAHHAARU YAA DZAL BATH-SYISY SYADIIDI KHUDZ HAQQANAA WA HAQQAL MUSLIMIINA MIMMAN ZHALAMNAA WAL MUSLIMIINA WA TA’ADDAA ‘ALAINAA WA ‘ALALMUSLIMIIN (33 kali)
“Wahai Dzat yang maha mengalahkan, maha menundukkan, Dzat yang keras azab-Nya, ambilkan hak-hak kami dan hak-hak umat Islam dari orang-orang yang menzhalimi kami dan menzhalimi umat Islam, yang telah menganiaya kami dan menganiaya umat Islam.”

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini