Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arti Jazakallahu Khairan, Berikut Penerapannya dalam Kehidupan

Arti Jazakallahu Khairan, Berikut Penerapannya dalam Kehidupan Ilustrasi masjid. ©2019 Merdeka.com/Free Images

Merdeka.com - Barang kali akhir-akhir ini kita sering mendengar beberapa orang mengucapkan kata Jazakallahu Khairan dalam berbagai kesempatan. Sebelum mengungkapkan kalimat tersebut, alangkah lebih baik jika kamu memahami artinya terlebih dahulu agar terasa lebih bermakna.

Jazakallahu Khairan merupakan ungkapan terimakasih kepada orang yang berbuat baik termasuk juga bentuk syukur kepada Allah SWT. Sebagaimana maksud sesungguhnya Jazakallahu Khairan berarti semoga Allah membalasmu dengan balasan terbaik. Ungkapan rasa syukur telah dijelaskan dalam QS.Ibrahim ayat 7 dengan arti sebagai berikut:

"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan kalian memberitahukan, "Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti kamu akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih," (QS. Ibrahim: 7).

Lebih jauh berikut ini informasi mengenai arti Jazakallahu Khairan, lengkap dengan penerapannya dalam kehidupan telah dirangkum melalui Liputan6.com:

Arti Jazzakallahu Khairan dan Penerapannya dalam Kehidupan

Saat mendengar Tabarakallah dari orang lain, hendaknya umat Islam juga memberikan tanggapan dengan ucapan yang baik pula. Balasan ucapan yang tepat untuk tabarakallah adalah jazakallah khair.

Jazakallah khair adalah sebuah ucapan yang berarti Allah SWT akan membalasmu dengan kebaikan. Ucapan lain yang juga dapat menjadi balasan dari istilah tabarakallah adalah barakallah fii atau yang berarti semoga Allah memberkahimu.

Kedua ucapan tersebut juga sama-sama memiliki doa dan pujian yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Hal tersebut dapat bermakna bahwa umat Islam bukanlah makhluk yang sempurna tanpa karunia dan berkah dari Allah SWT atas kemampuan serta akal manusia.

Ucapan Jazakallahu Khairan dalam Hadits

Dari Thalhah bin ‘Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang telah mendapatkan kenikmatan dari seseorang, maka sebutlah (pelaku kebaikan karena kebaikannya). Siapa saja yang menyebutnya, berarti dia telah berterima kasih padanya. Dan barangsiapa yang menyembunyikan kebaikannya, maka berarti dia telah mengkufurinya (tidak berterima kasih kepadanya).” (HR. Ath-Thabrani dan dinilai hasan oleh Al-Albani)

Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang telah mendapatkan kebaikan dari seseorang, lalu ia berkata kepada pelaku kebaikan tersebut, “Jazaakallahu khairan”, berarti ia telah sampai pada derajat memujinya (telah berterima kasih kepadanya dengan memujinya).” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban, dinilai shahih oleh Al-Albani)

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP