7 Macam Puisi Lama yang Wajib Diketahui, Lengkap dengan Contohnya
Merdeka.com - Sejak lahir hingga sekarang, kesusastraan Indonesia semakin perkembangan. Salah satu karya sastra yang banyak diminati adalah puisi. Semua dari kita sudah mengenal puisi, baik sebagai pembacanya atau malah memiliki hobi menulis puisi. Saat ini siapapun bisa membuat puisi sebagai bentuk ekspresi diri. Dalam puisi selalu ada pesan yang bisa dipetik, maka tak heran bila puisi bisa jadi salah satu media untuk menyampaikan pesan baik pesan yang berisi pujian maupun pesan yang berisi kritikan.
Puisi merupakan susunan kata-kata yang dipilih dan dirangkai untuk menimbulkan efek dan daya sentuh, tentunya dengan maksud yang lebih luas. Kata-kata atau lebih luas lagi bahasa sesungguhnya memiliki kekuatan-kekuatan, daya pukau dan daya sentuh yang luar biasa.
Biasanya kekuatan-kekuatan ini lah yang dieksplorasi penyair untuk mengungkapkan maksud dan gagasannya agar dapat menyentuh perasaan, imajinasi maupun pikiran dari pembacanya.Dalam membuat puisi ada aturan-aturan tertentu yang harus diikuti seperti rima, jumlah baris dan juga makna yang tersirat dalam puisi tersebut.
Aturan ini memang tidak begitu ditegakkan pada puisi-puisi modern, namun bagi puisi-puisi lama hal itu merupakan suatu aturan yang harus diikuti. Berbicara mengenai puisi lama, mungkin masih banyak dari kita yang belum mengetahui mengenai jenis-jenisnya.
Berikut 7 macam puisi lama yang wajib diketahui lengkap dengan contohnya yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Minggu, (12/7/2020)
1. Mantra
Macam puisi lama yang pertama adalah mantra. Mantra merupakan sejenis puisi tua yang terkadang dianggap memiliki kekuatan ghaib seperti halnya sebuah doa. Karya sastra ini memiliki aturan rima dan irama yang terkenal dengan sifatnya yang misterius. Puisi jenis ini kerap menggunakan majas metafora, contohnya berikut ini:
InsyaAllah… Wabarakallah…Nangis jangan sejadi-jadinyeMarah jangan sengamuk-ngamuknyeOtak jangan selupe-lupenye.
2. Syair
Macam puisi lama berikutnya adalah syair. Syair yang berasal dari Arab dengan ciri khas terdiri dari 4 baris dalam 1 bait dengan sajak a-a-a-a. Syair biasanya berisi tentang sebuah cerita dengan nasehat didalamnya. Contohnya berikut ini:
Apabila engkau kesulitanDan menerima segala cobaanMemohonlah kepada TuhanPasti Tuhan mengabulkan
3. Pantun
Selain syair, macam puisi lama lainnya adalah pantun yang hingga kini tetap populer dan dikenal luas oleh masyarakat. Umumnya, pantun memiliki ciri khas bersajak a-b-a-b, 1 bait terdiri dari 4 baris, setiap baris terdapat 8 sampai 12 kata dan 2 baris awal merupakan sampiran, 2 baris berikutnya adalah isi. Pantun sendiri juga memiliki jenis-jenis seperti pantun jenaka, pantun anak, pantun nasehat dan lain-lain. Contoh pantun:
Pergi ke pantai siang bolongPakai motor punya si ParmanJanganlah kau suka berbohongJika tidak ingin dijauhi teman
4. Karmina
Macam-macam puisi lama selanjutnya adalah karmina. Karmina sering disebut sebagai pantun kilat karena ia merupakan sebuah pantun namun isinya pendek. Biasanya karmina hanya memiliki dua baris ditiap baitnya, terdiri atas 8 sampai 12 suku kata ditiap baris, baris pertama sampiran dan baris kedua adalah isi serta bersajak a-a. Contoh:
Pak Sulam pergi ke CinaSelamat malam buat yang di sana
5. Gurindam
Jika karmina adalah pantun kilat atau pantun singkat, maka gurindam adalah syair singkat. Gurindam biasanya berisi suatu nasehat dengan aturan 2 baris ditiap baitnya dan bersajak a-a dan tiap baris adalah isi. Contoh:
Jika belajar besungguh-sungguh Keberhasilan akan kau rengkuhJangan hanya pandai saja di benak Namun juga harus pandai di tindakKalau engaku tidak tahu Maka harus cari ilmu
6. Talibun
Talibun merupakan pantun yang lebih panjang dari pantun pada umumnya. Memiliki baris yang lebih panjang seperti 6 baris, 8 baris, 10 baris dan seterusnya. Contoh:
Burung elang terbang tinggiMembidik mangsa di daratan JawaMakanan hilang di tengah rawaWahai kalian para muda mudiJangan lengah dan terperdayaDengan rayuan sesat dunia
7. Seloka
Macam puisi lama berikutnya adalah seloka yang berisikan pepatah maupun perumpamaan yang mengandung sindiran, senda gurau bahkan ejekan. Seloka merupakan bentuk puisi Melayu yang ditulis dalam 4 baris atau lebih. Contoh:
Sudah bertemu kasih sayang Duduk terkurung malam siang Hingga setapak tiada renggang Tulang sendi habis berguncang
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya