6 Cara Membuat Presentasi yang Baik dan Efektif, Mudah Dimengerti
Merdeka.com - Presentasi merupakan sebuah komunikasi. Hovland, Janis dan Kelly (1982), mendefinisikan komunikasi sebagai sebuah proses di mana seorang individu mengirimkan rangsangan untuk mengubah perilaku individu lain. Berdasarkan pengertian tersebut, terdapat 3 komponen dasar dari sebuah komunikasi yakni pemberi pesan (komunikator), media yang digunakan dan penerima pesan (audiens).
Presentasi yang hebat terjadi apabila audiens memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator melalui pemilihan media yang tepat, sehingga audiens terinspirasi untuk menentukan atau memilih langkah terbaik. Sedangkan presentasi yang luar biasa terjadi apabila audiens dapat mengubah keyakinannya atas pengaruh komunikator melalui media yang ditampilkan.
Sedangkan presentasi yang buruk terjadi apabila komunikator tidak mampu menjelaskan pesan yang sama. Artinya hanya dimengerti diri sendiri dan tidak mengoptimalkan media yang dipergunakan sehingga audiens tidak paham pesan yang diterimanya.
Untuk mecegah hal tersebut, jika kamu hendak presentasi pastikan kamu mempersiapkan presentasimu dengan baik dan konsep yang matang. Artinya kamu memahami betul apa yang hendak kamu sampaikan. Lebih jauh berikut ini informasi legnkap mengenai 6 cara membuat presentasi yang baik dan efektif, mudah dimengerti telah dirangkum dari Liputan6.com dan pusbindiklat.lipi.go.id:
1. Jumlah Slide Jangan Terlalu Banyak
Cara membuat presentasi yang baik dan benar pertama adalah dengan tidak membuat slide terlalu banyak. Pastikan penyampaian dan penjelasan yang kamu berikan dapat dimengerti oleh para audiens. Dalam hal ini, kemampuan menarik minat audiens dibutuhkan untuk membuat presentasi kamu berhasil memikat banyak orang.

©Shutterstock.com/Andresr
2. Pilih Font Simpel dan Ukuran yang Pas Agar Mudah Dibaca Audiens
Cara membuat presentasi yang baik dan benar berikutnya adalah dengan memilih font simpel dan ukuran yang pas agar mudah dibaca audiens. Memilih gaya font yang tepat, seperti Helvetica atau Arial, membantu menyampaikan pesan yang kamu bawakan dalam presentasi.
Hindari font yang sempit dan font yang menyertakan tepi mewah, seperti kali. Kamu juga harus memperhatikan apakah font yang kamu pilih bisa dibaca dari jarak yang jauh. Sama seperti pemilihan font, ukuran font juga memiliki peranan yang sangat penting sebagai cara membuat presentasi yang baik. Memilih ukuran font yang tepat membantu menyampaikan pesan dari presentasimu.
Dirangkum dari Microsoft, kamu bisa berpatokan pada pengukuran berikut dalam menentukan ukuran font di layar komputer. Sebelumnya kamu harus mengaktifkan terlebih dahulu mode layar penuh pada tab tampilan, lalu dalam grup tampilan presentasi, klik peragaan slide.
Pengukuran tersebut menunjukkan ukuran font pada layar komputer kamu, bukan saat diproyeksikan pada layar untuk audiens dalam mode layar penuh.
3. Kalimat dalam Presentasi Harus Singkat, Berupa Poin Penting
Cara membuat presentasi yang baik dan benar selanjutnya adalah membuat poin dan kalimat singkat saja. Gunakan poin atau kalimat singkat, dan cobalah untuk mempertahankan masing-masing satu baris artinya, tanpa kalimat-kalimat teks yang panjang. Sebab, kalimat yang panjang tentunya mengganggu konsentrasi audiens dari mendengarkan kamu karena membaca kalimat di slide presentasi.
4. Gunakan Grafik dan Label
Selanjutnya, kamu juga bisa memasukkan berbagai grafik art guna membantu menyampaikan presentasi. Cara membuat presentasi yang baik dan benar satu ini bisa digunakan grafik untuk membantu bercerita. Hal ini sangat baik untuk menarik minat audiens pada presentasi kamu.
Namun jangan sekali-kali membebani audiens dengan menambahkan terlalu banyak grafik ke slide. Hal ini tentunya akan membuat presentasi kamu menjadi membosankan. Agar presentasi kamu lebih mudah dimengerti, kamu bisa menggunakan teks yang cukup untuk membuat elemen label dalam bagan atau grafik dipahami. Dengan begitu, tidak hanya menarik, presentasi kamu juga akan lebih efektif tersampaikan kepada para audiens.
5. Gunakan Warna-Warna yang Menarik pada Background Slide
Membuat latar belakang slide tetap halus dan konsisten. Hal ini dilakukan agar audiens lebih nyaman melihat presentasimu. Namun jangan pilih yang terlalu mencolok agar tidak mengaburkan pesan presentasimu.
Pilih template yang menarik, konsisten, atau tema yang tidak terlalu mencolok atau menarik perhatian. Kamu tentunya tidak ingin latar belakang atau desain malah mengalihkan pesan presentasi.
Masih seputar warna dan latar belakang, kamu bisa menggunakan kontras tinggi antara warna latar belakang dan warna teks. Tema secara otomatis mengatur kontras antara latar belakang yang terang dengan teks berwarna gelap atau latar belakang gelap dengan teks berwarna terang. Hal ini sangat penting dalam cara membuat presentasi yang baik agar audiens tidak merasa terganggu saat melihat slide presentasi.
6. Pastikan Kembali Mulai dari Pemilihan Font hingga EYD dalam Setiap Kalimat
Terakhir, untuk mendapatkan dan mempertahankan rasa hormat dari audiens, selalu periksa ejaan dan tata bahasa dalam presentasi kamu. Hal ini kerap kali dianggap sepele, padahal adanya kesalahan kecil seperti ini sering sekali diperhatikan oleh audiens.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya