40 Nasehat untuk Anak Perempuan Sebelum Menikah, Inspiratif dan Penuh Makna

Selasa, 4 Oktober 2022 08:10 Reporter : Novi Fuji Astuti
40 Nasehat untuk Anak Perempuan Sebelum Menikah, Inspiratif dan Penuh Makna Ilustrasi pernikahan. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Pada hakikatnya pernikahan bukan hanya perkara cinta, tetapi lebih daripada itu. Banyak sekali hal yang semestinya ditanyakan pada diri sendiri dulu sebelum memutuskan untuk menikah.

Benarkah keinginan menikah karena diri sendiri atau karena memenuhi tuntutan orang lain. Karena menikah bukan suatu yang main-main, maka setiap orang wajib hukumnya menyiapkan diri dari berbagai aspek, mulai dari kesiapan secara finansial maupun kesiapan mental.

Bagi orang tua yang memiliki anak perempuan, tentu bukan hal mudah melepaskan anak perempuan yang sangat dicintai untuk hidup dengan laki-laki lain. Maka dari itu, tak sedikit orang tua yang benar-benar selektif memilih suami untuk putrinya. Tak hanya membekali sang anak dengan restu, tetapi juga dengan nasehat untuk anak perempuan sebelum menikah.

Berikut ini lebih jauh informasi mengenai nasehat untuk anak perempuan sebelum menikah, inspiratif dan penuh makna telah dirangkum dari berbagai sumber lain:

2 dari 3 halaman

Nasehat untuk Anak Perempuan Sebelum Menikah yang Inspiratif

1. Apa yang membuat pernikahan orang tua dulu langgeng berpuluh-puluh tahun? Karena mereka jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama. Itulah yang terjadi. Maka, kesedihan apa pun, ujian seberat apa pun bisa dilewati dengan baik. – Tere Liye

2. Pernikahan bagaikan sidik jari, keduanya berbeda namun sama-sama indah.

3. Pasanganmu adalah rezekimu, pilihan adalah takdirmu. Maka janganlah memandang kepada selain milikmu dan janganlah membanding-bandingkan dengan yang bukan milikmu.

4. Jatuh cintalah kepada dia yang bisa membuat kamu menjadi diri sendiri. Dia yang membuat kamu merasa nyaman setiap saat. Dia yang mampu membuatmu sadar bahwa kamu berhak bahagia.

ilustrasi pernikahan
©shutterstock.com/Yuri Arcurs

5. Suami istri adalah partner dalam pernikahan, bukan seperti pembantu dan majikan. Keduanya harus ikhlas berbagi peran agar rumah tangga bisa seiring sejalan.

6. Tinggal bersama orang tua ataupun mertua, keduanya punya ujian yang sama, yaitu bagaimana berusaha untuk tetap menghormati orang tua atau mertua di saat hati dan pikiran tak sejalan dengan mereka.

7. Adalah kemustahilan bila berharap sebuah hubungan selamanya diisi sama yang manis-manis doang. Sebuah hubungan pun perlu yang namanya ujian.

8. Dalam pernikahan, yang terpenting adalah sah, bukan wah. Yang wajib adalah mahar, bukan mahal.

9. Pernikahan adalah pelangi antara dua hari dari berbagai perasaan, cinta, kesedihan, kebahagiaan, kejujuran, kepercayaan, rahasia, rasa hormat, dan bekerja sama untuk mencapai surga.

10. Jangan menjadi istri yang baktinya hanya ketika suami sedang banyak uang, namun harus hadir pula ketika suami sedang banyak masalah dan berada di titik terendahnya.

11. Pernikahan itu seperti menentukan sepatu, kamu yang lebih tahu sepatu mana yang pas tempat kamu berpijak untuk melanjutkan hidup.

12. Jangan bandingkan pernikahanmu dengan orang lain, setiap rumah tangga pasti ada kesulitannya masing-masing.

13. Tidak ada keluarga sempurna, terkadang ribut, berdebat, bahkan tidak saling sapa dan bicara. Namun keluarga tetaplah keluarga, tempat pulang, dan keluarga adalah orang yang tahu baik buruknya kita.

14. Jika engkau ingin istrimu jadi guru bagi anakmu, maka engkau pun harus jadi guru bagi anakmu.

15. Lelaki harus bekerja keras karena harus membahagiakan dua ibu, yakni ibunya dan ibu dari anak-anaknya.

16. Pernikahan adalah selalu bersama dan tetap dalam satu tujuan, meski dengan cara yang terkadang berbeda.

17. Bongkahan es itu akan meleleh tatkala sinar mentari selalu menyinarinya tanpa lelah. Begitu pula dengan hati ini, yang akan selalu berbunga ketika kau sirami dengan cinta dan perhatian.

18. Kecup kening istrimu dan cium tangan suamimu, nyatakan pernyataan lahir batin dengan tulus. Lalu katakan semoga rumah tangga kita semakin solid, hubungan kita semakin hangat dan dianugerahi rezeki yang berkah.

19. Ini bukan akhir pencarian. Ke depan, akan banyak sekali hal baru yang akan kamu temui. Salah satunya, mencari celah untuk bisa menerima perbedaan. Ini tidak mudah, tapi kita mesti lebih bijak.

20. Kebanyakan orang-orang habis menikah itu lupa, sebenarnya esensi pernikahan itu kalau mau didalami yang pasti nggak ada bosannya. Karena ada rasa ketakutan, rasa selalu ingin memiliki, dan ada berbagai macam perasaan yang cuma bisa kita rasain sama pasangan kita.

3 dari 3 halaman

Nasehat untuk Anak Perempuan Sebelum Menikah yang Penuh Makna

21. Pernikahan adalah ibadah, dan setiap ibadah bermuara pada cinta-Nya sebagai tujuan. Sudah sewajarnya setiap upaya meraih cinta-Nya dilakukan dengan sukacita.

22. Pernikahan yang sukses adalah jatuh cinta sering kali dan selalu terhadap orang yang sama.

23. Pernikahan itu sekali seumur hidup. Pasangan yang kamu pilih adalah pasanganmu sampai mati. Salah atau benar, itulah pasanganmu. – Anggun Prameswari

24. Pernikahan bagaikan rantai dari cincin emas, diawali dengan secercah sinar terang dan diakhiri oleh keabadian.

25. Pernikahan seperti mosaik yang kita buat dengan pasangan kita, jutaan momen kecil yang menjadi kisah cinta.

26. Ada empat persyaratan dalam setiap pernikahan yang membahagiakan. Yang pertama adalah iman, dan sisanya adalah kepercayaan. - Elbert Hubbard

27. Dua jiwa namun satu pikiran, dua hati namun satu perasaan.

28. Cinta tidak menciptakan pernikahan. Pernikahan yang sadar, terencana, menciptakan cinta. Hal yang sama terjadi dalam semua hubungan.

29. Kenali masalahnya, ketahui risikonya, dan pelajari solusinya. Ini modal kamu untuk bisa punya pernikahan yang bahagia nanti.

30. Bukan karena kurangnya cinta, tapi kurangnya persahabatan yang membuat pernikahan tidak bahagia. – Friedrich Nietzsche

31. Aku tak pernah menunggumu. Kamu tak pernah sengaja datang. Tapi kita sengaja dipertemukan Tuhan. Entah untuk saling duduk berdampingan atau saling memberi pelajaran. Entah untuk saling mengirim undangan pernikahan, atau duduk bersama di pelaminan. - Rohmatikal Maskur

32. Pernikahan bagaikan melihat daun yang jatuh di musim gugur: Selalu berubah dan semakin indah setiap hari.

33. Pernikahan adalah latihan untuk menjadi sahabat yang antusias dan penuh semangat.

34. Seperti sepasang sepatu, berdua namun tetap satu. Karena satu saja tidak akan berguna.

35. Kita jatuh cinta bukan karena menemukan orang yang sempurna, melainkan karena melihat kesempurnaan pada orang yang tidak sempurna.

36. Dalam perhitungan cinta, satu tambah satu sama dengan tak terhingga. Sedangkan dua kurang satu sama dengan nol.

37. Salah satu sumber kebahagiaan yang terbesar adalah bangun pagi dan melihat wajahmu.

38. Bukalah matamu lebar-lebar sebelum pernikahan, dan setengah tertutup sesudahnya. – Benjamin Franklin

39. Tidak ada persahabatan yang lebih indah, bersahabat, dan menyenangkan selain pernikahan yang baik.

40. Mencintai seseorang memberikan kita kekuatan, dicintai memberikan kita keberanian.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini