Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Fakta Oliebollen yang Tengah Viral, Kudapan Belanda yang Mirip Odading

4 Fakta Oliebollen yang Tengah Viral, Kudapan Belanda yang Mirip Odading Oliebollen. ©2023 TWitter @jastairvine/ Merdeka.com

Merdeka.com - Kudapan asal Belanda bernama oliebollen tengah jadi perbincangan di media sosial Twitter. Salah satu warganet membagikan kisahnya usai mencicipi kue ini di Amsterdam, Belanda, pada momen perayaan tahun baru. Alih-alih memiliki cita rasa yang khas, warganet ini justru familiar dengan rasanya.

Seperti diceritakan akun @jastairvine, Minggu (1/1), temannya yang orang Sunda ini sempat diajak kekasihnya mengantre berjam-jam untuk mendapatkan kue ini. Setelah mencicipinya ia langsung kesal lantaran kue tersebut memiliki rasa mirip odading khas Jawa Barat.

“Temenku lagi liburan di Amsterdam, diajakin pacarnya (bule) antri kue yang cuma dijual pas holidays season, namanya Olliebollen. Ceritanya dia udah ngantri 2 jam dingin2 kena salju, pilek, keanginan dll, pas sampe gilirannya : “odading ieu mah kehed! (ini tuh odading)”” tulis akun tersebut.

Sebenarnya apa oliebollen itu? Berikut 4 faktanya seperti yang berhasil dirangkum oleh Merdeka.

Merupakan Roti yang Digoreng

tantri setyorini

Oliebollen © Sbs.com.au

Merujuk laman pengetahuan makanan foodcrumbles, oliebollen sendiri merupakan makanan khas Belanda yang sejenis dengan roti goreng. Kudapan ini terbuat dari tepung dan ragi yang digoreng hingga mengembang.

Secara tekstur, oliebollen memiliki tekstur bagian luar yang sedikit renyah dan lembut di dalam. Rasanya pun sedikit manis, dan penikmatnya biasa menambahkan taburan gula putih di atas oliebollen saat disajikan.

Beberapa penjual oliebollen di Belanda juga menambahkan beberapa isian, seperti kismis di dalamnya. Seperti odading, makanan ini banyak disukai ketika baru selesai dimasak.

Hidangan Khas Tahun Baru

Masih dari laman yang sama, makanan ini sebenarnya merupakan sajian khas yang hanya ada di saat pergantian tahun. Biasanya, keluarga di Belanda mulai membuat oliebollen beberapa hari sebelum tahun baru.

Sebagai kudapan rumahan, liebollen juga biasa ditambahkan isian lain, seperti apel dan cokelat, sehingga lebih terasa nikmat.

Sementara itu, tak seperti oliebollen, odading bisa didapatkan di berbagai kesempatan dan banyak dijual di hampir setiap kota di Jawa Barat. Cita rasa dari Odading juga cenderung polos, dengan sedikit rasa manis.

Di wilayah Bandung, odading bisa ditemukan dengan mudah di penjual-penjual jajanan gorengan maupun cakwe.

Popular di Beberapa Negara Eropa

ilustrasi odading

Odading ©Shutterstock

Dikutip dari tasteatlas, oliebollen ternyata cukup popular di beberapa negara Eropa. Selain di Belanda, makanan ini juga biasa dikonsumsi oleh masyarakat di Belgia juga Jerman sesaat sebelum makan.

Resepnya sendiri dipercaya pertama kali dikenalkan oleh suku Jerman, sekitar tahun 1667 dan menyebar hingga ke Belanda, sampai satu tahun kemudian nama makanan ini resmi dicatat di kamus Bahasa Belanda dengan nama olibol.

Memiliki rasa yang lezat, makanan ini biasanya dibuat dengan beberapa bahan utama, seperti tepung, ragi, garam, air, telur, dan gula. Seluruh adonan diaduk dan dibentuk mirip roti sebelum akhirnya digoreng.

Beberapa dari warga di Eropa juga biasa menyajikan ini bersamaan dengan kopi di musim dingin.

Berangkat dari Mitos Masyarakat Pagan

Di laman SBS, diceritakan bahwa makanan ini berasal dari masyarakat Jerman zaman Pagan saat masyarakat Eropa masih menyembah dewa. Ketika itu makanan sejenis ini disajikan untuk melindungi warga dari dewi pagan Perchta yang konon dikenal jahat.

Ia akan terbang ke banyak daerah, dan mencari orang-orang yang ditemuinya untuk membelah isi perut. Demi menghindari hal itu, masyarakat kemudian memakan makanan ini karena Perchta tidak suka makanan berminyak.

Makanan ini tidak disukai Perchta karena dianggap mengandung residu dari proses pembuatannya yang digoreng.

Kemudian beberapa cerita juga menyebut jika kue oliebollen dibawa oleh kalangan Yahudi yang melarikan diri ke Belanda dari Portugal.

Jika dilihat dari bahan, rasa dan proses pembuatannya yang digoreng, olibollen sepintas sedikit mirip dengan Odading. Yang membedakan ialah di isiannya dan cara mendapatkannya.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP